FGK Maria Assumpta Keuskupan Labuan Bajo Masuk Festival Unggulan TOP Ten 2026 di Indonesia - FloresPos Net

FGK Maria Assumpta Keuskupan Labuan Bajo Masuk Festival Unggulan TOP Ten 2026 di Indonesia

- Jurnalis

Sabtu, 24 Januari 2026 - 19:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Festival Golo Koe (FGK) Maria Assumpta Keuskupan Labuan Bajo (KLB) yang puncaknya dilaksanakan di Waterfront City pada 15 Agustus 2025 lalu masuk Festival Unggulan Top Ten 2026 di Indonesia. Pencapaian ini terbilang luar biasa karena dinilai dari ratusan festival yang dilaksanakan selama tahun 2025 dari seluruh Indonesia.

Berita gembira ini disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) KLB RD. Frans Nala yang dihubungi media ini, Sabtu 24 Januari 2026.

“Ini pencapaian yang luar biasa karena yang terdaftar begitu banyak ada ratusan festival di seluruh Indonesia. Penilaian dengan mengikuti proses kurasi yang ketat dan berjenjang, dan festival Golo Koe meraih posisi unggul sepuluh besar,” kata Romo Frans.

Romo Frans mengaku sangat bangga karena pencapaian dan penghargaan serupa juga diraih KLB pada tahun sebelumnya.

“Lebih lagi karena ini kali kedua festival ini meraih posisi bergensi ini.Bukan hal yang mudah untuk mempertahankan posisi ini. Ini berkat kerja keras panitia, KLB, Pemkab Mabar dan paguyuban etnis,” katanya.

9 Agenda Utama Festival Golo Koe

Media ini mencatat, ada 9 agenda utama FGK Maria Assumpta KLB.
Pertama,: pameran ekonomi kreatif dan kuliner nusantara yang berlangsung di Waterfront City pada tanggal 10-13 dan 15 Agustus 2025 sejak pukul 18.00 hingga 23 Wita dengan mengusung tema/isi: ekonomi kreatif (UMKM), karya sosial, karya pendidikan, karya pastoral, dan komunitas lintas agama/etnik.

Baca Juga :  Kenali 101 Tumbuhan dan Satwa Liar di Taman Nasional Komodo

Kedua, pentas seni budaya nusantara dengan item kegiatan pentas seni suara: tunggal dan vocal grup, seni\tari/musik tradisional, seni tari kontemporer, dan seni teatrikal. Peserta: Komunitas adat/suku, sanggar, paroki, sekolah, Lembaga, lintas agama, dll.

Ketiga, kegiatan ekologis: berupa reboisasi, rehabilitasi terumbu karang, dan pembersihan sampah di wilayah Labuan Bajo pada tanggal 11 Agustus 2025.

Keempat, kegiatan sosial karitatif seperti pembagian sembako untuk kelompok rentan dan keluarga miskin/kurang mampu pada 11 Agustus 2025.

Kelima, kegiatan rohani dengan peserta para imam, biarawan/ti, umat, komunitas rohani, orang muda/pelajar yang bertempat di Aula Paroki Maria Bunda Segala Bangsa Wae Sambi pada 11 Agustus 2025.

Keenam, karnaval, budaya, dan selebrasi Maria Assumpta Nusantara bertempat di Waterfront City pada 12 Agustus 2025.

Baca Juga :  Surya Paloh: NTT Salah Satu Lumbung Suara Nasdem

Ada pun jenis kegiatan berupa karnaval budaya: Paroki, Paguyuban Etnik, Lembaga/Instansi, dll, dan selebrasi Maria: tarian kolosal Maria Assumpta Nusantara.

Ketujuh,teater budaya Manggarai dan pentas caci kolosal yang melibatkan pelajar/anak sekolah dengan lokasi Waterfront City pada Agustus 2025.

Kedelapan, prosesi Akbar Maria Assumpta Nusantara ke semua gereja paroki di Keuskupan Labuan Bajo sejak 9 Juli hingga 9 Agustus 2025, dan perayaan puncak pada tanggal 14 Agustus 2025 yang melibatkan peserta sekitar 15.000.

Ada pun kegiatan perayaan puncak meliputi: perarakan, doa, pujian, nyanyian, tarian yang bernuansa inkulturatif dengan dua sasaran yakni prosesi laut dengan menggunakan : kapal pinisi dan barisan motor ketinting, dan prosesi darat dengan 7 stasi tematis/kultural.

Kesembilan, Ekaristi Agung Pesta Maria Assumpta Nusantara yang berkarakter inkulturatif plus kor dan tari kolosal liturgis berlokasi di Waterfront City pada 15 Agustus 2025. Perayaan dipimpin Uskup Labuan Bajo dan diikuti ratusan imam.

Festival ditutup dengan pemukulan gong dan kembang api setelah perayaan Ekaristi, dan para pengunjung akan dihibur dengan pentas seni dan konser artis nasional Pice Kota.*

Penulis : Wall Abulat

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Pemandu Wisata Snorkeling, Kemenpar Gelar Pelatihan dan Sertifikasi
Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Perayaan Menuju Pelembagaan (3)
Kemenkes Tunjuk Labkesda Sikka Layani Pemeriksaan HPV DNA untuk Wilayah Flores dan Lembata
Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Tapak Sebagai Jejak, Tapak Sebagai Beban Antargenerasi (2)
Youth FREN Serahkan Buku Karya Anak Muda kepada Perpustakaan Kabupaten Sikka
Wabup Ngada Berni Dhey Harap Jaringan Irigasi Dapat Mendorong Peningkatan Produksi Pertanian
Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Tapak Untuk Keadilan Antargenerasi, Merawat Masa Depan NTT di Tengah Bencana Ekologi (1)
Kopi Turajaji, Endemik Flores yang Wajib Dijaga dan Sudah Tembus ke 8 Negara
Berita ini 343 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 17:53 WITA

Perkuat Kompetensi dan Keselamatan Pemandu Wisata Snorkeling, Kemenpar Gelar Pelatihan dan Sertifikasi

Rabu, 23 September 2026 - 17:31 WITA

Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Perayaan Menuju Pelembagaan (3)

Rabu, 23 September 2026 - 17:25 WITA

Kemenkes Tunjuk Labkesda Sikka Layani Pemeriksaan HPV DNA untuk Wilayah Flores dan Lembata

Rabu, 23 September 2026 - 16:03 WITA

Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Tapak Sebagai Jejak, Tapak Sebagai Beban Antargenerasi (2)

Rabu, 23 September 2026 - 11:14 WITA

Wabup Ngada Berni Dhey Harap Jaringan Irigasi Dapat Mendorong Peningkatan Produksi Pertanian

Berita Terbaru