LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Momen langka terjadi pada sidang paripurna DPRD Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di Labuan Bajo, Selasa (6/1/2026).
Di sela-sela sambutannya, Bupati Mabar, Edistasius Endi, mengajak para hadirin untuk menundukkan kepala guna melambungkan doa buat para korban tragedi KM. Putri Sakinah di perairan Taman Nasional Komodo (TNK) Mabar pekan terakhir Desember 2025 silam.
Bebagai kabar menyebutkan, kapal wisata KM. Putri Sakinah tenggelam di perairan TNK, 26 Desember 2025. Dari 6 penumpang asal Spanyol, 4 tewas, 3 sudah diketemukan, 1 belum (bukan 6 tewas, seperti dilansir media ini sebelumya).
Sehubungan dengan tragedi ini, dikabarkan pula bahwa proses pencarian korban oleh tim SAR Gabungan sudah berlangsung 12 hari, area pencarian yakni menyisiri perairan TNK.
Seperti diisyaratkan Bupati Endi, doa tersebut hanya dalam hati masing-masing hadirin. Doa dipimpin orang nomor satu Mabar itu berlangsung sekitar 5 menit dalam suasana hening.
Tidak hanya itu, Bupati Endi juga mengajak semua pihak untuk sama-sama memberi dukungan kepada keluarga korban peristiwa tenggelam kapal wisata KM. Puteri Sakinah.
“Serta memberikan kekuatan moril kepada siapapun yang ikut terlibat dalam proses pencarian, baik yang turun langsung ke lokasi pencarian maupun yang mendukung dengan caranya masing-masing, sembari berharap agar semua korban segera ditemukan.”
Rapat paripurna terbuka dan terbuka untuk umum itu dipimpin oleh Ketua DPRD Manggarai Barat Benediktus Nurdin, didampingi Wakil Ketua 1 Rikardus Jani dan Wakil Ketua 2 Sewargading S. J. Putra.
Hadir Wakil Bupati Mabar Yulianus Weng, Sekab Fransiskus Sales Sodo, pimpinan OPD lingkup Pemkab Mabar, unsur Forkopimda Mabar serta undangan lainnya.
Rapat berlangsung di ruang rapat utama DPRD Mabar tersebut adalah pembukaan masa sidang II tahun sidang 2025-2026. *
Penulis : Andre Durung
Editor : Wentho Eliando









