Komunitas Cinta Laut Bersih Flores Konsisten Edukasi Nelayan Bersihkan Laut dari Sampah - FloresPos Net

Komunitas Cinta Laut Bersih Flores Konsisten Edukasi Nelayan Bersihkan Laut dari Sampah

- Jurnalis

Senin, 17 November 2025 - 19:34 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Komunitas Cinta Laut Bersih Flores (CLBF) selalu melakukan kegiatan pembersihan sampah terutama sampah plastik kepada para nelayan dan masyarakat umum.

Komunitas CLBF juga melakukan edukasi kepada para nelayan terutama yang menjual ikan di perusahaan Fajar Flores Flamboyan Fishindo (F4) dengan mewajibkan kapal ikan menyetor sampah dari kapal.

“Kapal ikan yang melaut diwajibkan menyiapkan karung untuk menampung sampah terutama sampah plastik bekas air mineral dan lainnya,” sebut Sopater,wakil ketua komunitas Cinta Laut Bersih Flores (CLBF), Senin (17/11/2025).

Ditemui usai kegiatan pembersihan sampah di TPI Alok Maumere, Sopater mengatakan, komunitas CLBF selalu melakukan sosialisasi ke nelayan agar mengumpulkan sampah plastik di kapal.

Selain itu kata dia, nelayan juga diajarkan untuk mengambil sampah plastik yang ditemukan di laut saat mereka sedang beraktifitas di laut agar bisa dibawa dan dibuang ke tempat-tempat sampah.

Baca Juga :  TPI Maumere Rusak Berat Akibat Gempa Flores, Pedagang Berjualan Hingga Pintu Masuk

“Jadi diusahakan tidak membuang sampah di laut agar laut tidak tercemar dan ikan serta biota laut tidak memakan sampah plastik tersebut,” ungkapnya.

Sopater mengatakan, pengaruh sampah plastik untuk laut ini sangat berbahaya karena sampah itu susah terurai di laut sehingga kapal-kapal ikan yang menjual ikan di perusahaan F4 wajib menyetor sampah saat mendarat.

Lanjutnya, kapal-kapal milik perusahaan ikan F4 juga awak kapal diwajibkan membuat dokumentasi mengumpulkan sampah di laut termasuk sampah yang mereka bawa ke darat.

“Kalau untuk kapal milik perusahaan kita sendiri, kapal itu wajib membawa sampah. Kalau tidak ada dokumentasi, kita biasanya kasih sanksi. Aturan ini sudah lama diterapkan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Kasat Reskrim Benarkan Pemeriksaan Seorang Anak Sebagai Saksi, Namun Dia Hanya Ketahui Kasus Pembunhan di Rubit dari Medias Sosial

Sopater mengharapkan agar para penjual ikan di TPI Alok juga bisa mengumpulkan sampah-sampah plastik yang mereka hasilkan dan meletakkannya di sebuah lokasi pengumpulan sampah.

Menurutnya komunitas CLBF mengharapkan agar bisa rutin melaksanakan kegiatan bersih-bersih sampah terutama di pesisir pantai dan laut bersama dinas dan instansi terkait atau lembaga lainnya yang peduli lingkungan.

“Kami selalu terbuka dan siap bila diajak terlibat dalam berbagai kegiatan bersih-bersih sampah terutama di pantai dan laut. Kami juga siap bersama segenap pihak melakukan edukasi kepada nelayan soal dampak sampah plastik bagi ekosistem laut,” pungkasnya. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU
Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani
Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi
STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0
Patris Lali Wolo Sebut Anggaran Jembatan Pomakeke Aeramo Sudah Ada, Tapi Tidak Dieksekusi Pemprov NTT
Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende
Berita ini 45 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:57 WITA

Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:38 WITA

Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:52 WITA

STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0

Berita Terbaru

Blasius Apen, Kepala Bidang (Kabid) Produksi Tanaman Pangan (PTP) pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Mabar

Nusa Bunga

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:11 WITA