Pencarian Hari Keduabelas Korban Tenggelamnya KM Putri Sakinah di Labuhan Bajo–Tim SAR Gunakan Multi Beam Sonar - FloresPos Net

Pencarian Hari Keduabelas Korban Tenggelamnya KM Putri Sakinah di Labuhan Bajo–Tim SAR Gunakan Multi Beam Sonar

- Jurnalis

Selasa, 6 Januari 2026 - 15:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Tim SAR Gabungan resmi memperpanjang pencarian 2 Warga Negara Asing (WNA) asal Spanyol yang menjadi korban tenggelamnya Kapal Wisata KM Putri Sakinah di Labuan Bajo pada hari Jumat tanggal 26 Desember 2026.

Perpanjangan Operasi SAR bertambah 3 hari yang dimulai pada pada tanggal 5 sampai 7 Januari 2026, yang dilaksanakan dikarenakan adanya penemuan korban ke dua pada hari Minggu tanggal 4 Januari 2026 di hari terakhir masa perpanjang pertama di hari kesepuluh.

“Pada pagi hari ini Pukul 06.30 Wita, Tim SAR Gabungan telah berangkat melakukan pencarian ke lokasi sesuai rencana operasi. Pada pencarian hari ini dikerahkan sebanyak 168 personil,” terang Fathur Rahman Kepala Kantor SAR Maumere selaku SMC (SAR Mission Coordinator).

Baca Juga :  SMA PGRI Larantuka Gelar Kegiatan Pesta Emas, Kepsek Arnoldus Sebut Temu Alumni Jadi Titik Sentral

Fathur menyebutkan, para personil yang terlibat merupakan unsur gabungan dari Basarnas, TNI-Polri, KSOP Labuan Bajo, Balai TNK Komodo, P3KOM, Grahawisri, BPBD Manggarai Barat hingga komunitas dive Labuan Bajo dan unsur gabungan lainnya.

Tim SAR Gabungan juga mengerahkan 18 alat utama untuk menyisir pulau-pulau yang berada di kawasan Taman Nasional Komodo (TNK) Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat.

“Tim SAR Gabungan baik dari Ditpolairud Polda NTT juga melakukan penurunan alat yaitu ROV dan Sonar, serta pengerahan Multi Beam Sonar dari ITB Bandung dan Multi bam Sonar dari Distrik Navigasi Kupang,” ungkapnya.

Baca Juga :  Penjabat Bupati, Pastor Paroki dan Umat Antusias Ikuti Launching Buku 150 Tahun Paroki Katedral Maumere

Fathur menerangkan, pengerahan alat ini dilakukan guna bisa mendeteksi keberadaan badan kapal KM Putri Sakinah yang tenggelam dan kemungkinan berada di sekitar lokasi kejadian.

Lanjutnya, walaupun cuaca pada saat pencarian mendung serta hujan, akan tetapi tidak membuat semangat pencarian padam.

Ia menyebutkan, adapun proses pencarian kedua korban masih terus dilaksanakan Tim SAR Gabungan hingga pada sore hari. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Peningkatan Kualitas Pengawasan dan Komitmen Hadirkan Layanan Perijinan yang Lebih Baik di Manggarai Barat
BPN Akan Redistribusi Lahan Eks HGU Nangahale Seluas 415 Hektare untuk Seribu Kepala Keluarga
Ketua TP PKK Sikka Pesan Jaga Kelestarian Ekosistem Bawah Laut di Teluk Maumere
Melangkah Bersama, Pulihkan Bumi: Festival Golo Koe Labuan Bajo Maria Assumpta Nusantara 2026 Resmi Diluncurkan
Bantuan PKH Dipotong, Anamaria Datangi Kantor Cabang dan Ini Jawaban BRI
Kolaborasi Weekend at Parapuar x PENTAS, Rayakan Senja dan Musik di Alam Terbuka
Kafe Literasi Jadi Ruang Belajar dan Pusat Aktifitas Literasi yang Inklusif
Tim URC Burung Hantu Polres Ende Ungkap 7 Kasus Kejahatan
Berita ini 66 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:55 WITA

Peningkatan Kualitas Pengawasan dan Komitmen Hadirkan Layanan Perijinan yang Lebih Baik di Manggarai Barat

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:28 WITA

BPN Akan Redistribusi Lahan Eks HGU Nangahale Seluas 415 Hektare untuk Seribu Kepala Keluarga

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:06 WITA

Ketua TP PKK Sikka Pesan Jaga Kelestarian Ekosistem Bawah Laut di Teluk Maumere

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:26 WITA

Melangkah Bersama, Pulihkan Bumi: Festival Golo Koe Labuan Bajo Maria Assumpta Nusantara 2026 Resmi Diluncurkan

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:12 WITA

Kolaborasi Weekend at Parapuar x PENTAS, Rayakan Senja dan Musik di Alam Terbuka

Berita Terbaru