Gading: Kapal Wisata Tidak Bayar Retribusi Sampah Adalah Kerugian Besar Bagi Manggarai Barat - FloresPos Net

Gading: Kapal Wisata Tidak Bayar Retribusi Sampah Adalah Kerugian Besar Bagi Manggarai Barat

- Jurnalis

Senin, 5 Januari 2026 - 18:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sewargading S. J. Putera

Sewargading S. J. Putera

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net– Sewargading S. J. Putera, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) NTT menilai sabagian kapal wisata yang beroperasi di perairan Mabar sejauh ini tidak membayar retribusi sampah adalah kerugian besar bagi Mabar.

Retribusi sampah adalah salah satu sumber penerimaan/ pemasukan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Mabar. Bayar retribusi sampah bagi kapal wisata yang beroperasi di perairan Mabar adalah kewajiban, ada aturan yang mengatur tentang hal itu.

Gading, sapaan Sewargading S. J. Putera mengatakan itu menanggapi media ini di Labuan Bajo belum lama berlalu.

Dilansir media ini sebelumnya, Pemkab Manggarai Barat Diminta Hentikan Aktivitas Kapal Wisata Yang Tidak Bayar Retribusi Sampah.

Menurut Gading, terkait ini tentu menjadi kerugian besar buat Mabar. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama DPRD Mabar akan segera merumuskan solusi kongkrit terkait ini.

Baca Juga :  369 PPPK Manggarai Barat Dapat SK, Bupati Edi: Istri Jangan Tipu Suami

Memang sangat disayangkan kalau seandainya betul terjadi tapi itu dibiarkan begitu saja. Tentunya ini sebuah kerugian besar bagi daerah kita.

Oleh karena itu, saya berharap para pihak punya komitmen yang sama membangun daerah ini dengan perannya masing-masing, termasuk membayar retribusi sampah. Tanggung jawab moral itu penting.

“Lu sudah cari makan di daerah ini, lu berkontribusi meningkat angka produksi sampah di daerah ini, minimal lu harus bersama pemerintah daerah ini dalam upaya penanganan sampah,” komentar Gading.

“Jangan bersih sampahnya daerah, pemerintah dan masyarakat Manggarai Barat. ASN kerahkan semua untuk bersihkan sampah. Kasihan. Kaya budak sampah saja kita ini,” sambungnya.

Baca Juga :  Gampang-gampang Susah Antisipasi Ledakan Penumpang Bandara Internasional Komodo

Dan mohon maaf, lanjut Gading, ini juga harus menjadi catatan juga buat pihak pusat yang tangani TNK (Taman Nasional Komodo) dan juga Pemerintah Pusat untuk serius mendiskusikan ini dengan Pemerintah Daerah (Mabar). Lakukan monitoring secara berkala.

Kapal yang ke dapatan buang sampah di perairan mesti diberi peringatan 1, 2, dan kali ketiga masih berbuat serupa kapal yang sama maka langsung di-blacklist, ketus Gading yang juga Ketua PKB Mabar itu.

Masih Gading, bahwa mereka (kapal wisata) itu yang menikmati alamnya sekaligus juga mendapatkan profit dari alam laut Mabar.

Namun,  sayangnya mereka juga yang berkontribusi merusak alam yang memberi keuntungan bagi mereka terkait sampah. Mereka merusak ekosistim laut, tambahnya. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Gebrakan Disnakertrans Sikka: Aula Kantor Camat Mego Jadi Pusat Sosialisasi dan Mini Job Fair
Camino Flores, Perjalanan Spiritual dan Karitatif
Pemda Flores Timur Diminta Lakukan Pendekatan ke OJK Agar Debitur Penyintas Lewotobi Diberikan Kemudahan
Pertamina Pantau SPBU di Ende, kondisi Pasokan BBM Berangsur Normal
PWI NTT Salurkan Bantuan untuk 13 Wartawan Terdampak Bencana Gempa Flores di Ende
Kesan dan Pesan Wisuda 35 Wisudawan–‘STIE Karya Ruteng Jadi Rumah Persemaian Aneka Nilai Kemanusiaan’
John Tuba Helan Kritisi Pemisahan Pemilu Nasional dan Daerah
Djafar Achmad Temui Direktur Utama PT Pelindo Bicara Soal Perhatian ke Pensiunan Pelabuhan se Indonesia
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:17 WITA

Gebrakan Disnakertrans Sikka: Aula Kantor Camat Mego Jadi Pusat Sosialisasi dan Mini Job Fair

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:52 WITA

Camino Flores, Perjalanan Spiritual dan Karitatif

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:18 WITA

Pertamina Pantau SPBU di Ende, kondisi Pasokan BBM Berangsur Normal

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:19 WITA

PWI NTT Salurkan Bantuan untuk 13 Wartawan Terdampak Bencana Gempa Flores di Ende

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:37 WITA

Kesan dan Pesan Wisuda 35 Wisudawan–‘STIE Karya Ruteng Jadi Rumah Persemaian Aneka Nilai Kemanusiaan’

Berita Terbaru

Opini

Tanah yang Menolak Dibungkam

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:14 WITA

Opini

Ketika Sekolah Tidak Lagi Memanusiakan Peserta Didik

Kamis, 15 Okt 2026 - 11:10 WITA

Advertorial

Camino Flores, Perjalanan Spiritual dan Karitatif

Rabu, 14 Okt 2026 - 20:52 WITA