Pemda Sikka Laksanakan Putusan Hukum–Bupati Pastikan Pasar Wuring Ditutup - FloresPos Net

Pemda Sikka Laksanakan Putusan Hukum–Bupati Pastikan Pasar Wuring Ditutup

- Jurnalis

Selasa, 9 Desember 2025 - 08:21 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago tetap bersikukuh akan melakukan penutupan Pasar Wuring yang dikelola CV.Bengkunis Jaya dan Pasar PNPM di lokasi yang berdekatan di Kelurahan Wolomarang, Kecamatan Alok Barat.

Rencana penutupan aktivitas Pasar Wuring dan Pasar PNPM di Kabupaten Sikka tersebut direncanakan akan dilaksanakan hari ini, Selasa (9/12/2025) meski mendapat penolakan dari pedagang.

Penegasan ini kembali disampaikan Bupati Sikka di hadapan puluhan pedagang yang menolak penutupan pasar Wuring dalam dialog yang digelar di Kantor Bupati Sikka, Senin, (8/12/2025).

“Besok (hari ini) kami tutup. Bapak mama mau ikut pemerintah, biarkan pemerintah yang mengatur. Jadi besok kami tutup, bapak mama mau datang tidur di sini (kantor bupati) silakan,” tegas Juventus.

Juventus mengatakan, keputusan pemerintah dilaksanakan untuk menindaklanjuti keputusan kasasi Mahkamah Agung (MA) yang menyatakan bahwa Pasar Wuring, yang dikelola oleh CV Bengkunis Jaya, merupakan pasar ilegal.

Baca Juga :  Sat Reskrim Polres Sikka Tangkap Anak Pencuri Sepeda Motor

Bupati Sikka berdalih, penutupan ini dilakukan semata-mata demi kepentingan dan kebaikan kolektif seluruh warga Kabupaten Sikka.

Meskipun demikian, ia menyatakan pemerintah tetap membuka diri terhadap masukan dan aspirasi para pedagang untuk proses perbaikan ke depan, khususnya terkait relokasi.

“Usul saran, keluh kesah bapak dan mama, kami terima untuk pembenahan Pasar Alok lebih baik di depan,” ucapnya.

Pernyataan tegas Bupati tersebut segera disambut dengan protes keras dan kekecewaan mendalam dari para pedagang.

Fokus utama keluhan mereka adalah kondisi Pasar Alok, lokasi relokasi yang ditetapkan pemerintah, yang dinilai tidak layak dan tidak mendukung aktivitas niaga mereka.

Para pedagang menyoroti kondisi fisik Pasar Alok yang minim penerangan dan dianggap tidak representatif untuk berdagang.

Baca Juga :  Obor Mas Jadi Pilot Project Implementasi Program Business Development Services di Indonesia

Ida salah seorang pedagang mengungkapkan, di Pasar Alok mereka yang menjual eceran harus bersaing langsung dengan pedagang partai besar atau grosir sehingga membuat dagangan mereka sulit terjual.

Dirinya juga mengungkapkan kekhawatiran serius terkait keamanan saat harus berdagang hingga malam hari dan risiko perampokan dalam perjalanan pulang.

Ia menegaskan, hasil berjualan di Pasar Wuring adalah sumber utama pendapatan untuk kebutuhan sehari-hari dan, yang terpenting, biaya pendidikan tinggi anak-anak mereka.

“Hasil jualan di pasar tersebut adalah sumber utama biaya pendidikan tinggi anak saya yang kini menempuh kuliah tahun pertama di Universitas Nusa Nipa,” ucap Ida.

Ida dan para pedagang berharap Pemerintah Kabupaten Sikka dapat mengambil kebijakan yang lebih bijak dan mempertimbangkan kembali nasib mereka sebelum secara definitif menutup pasar yang selama ini menjadi tumpuan ekonomi. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Peningkatan Kualitas Pengawasan dan Komitmen Hadirkan Layanan Perijinan yang Lebih Baik di Manggarai Barat
BPN Akan Redistribusi Lahan Eks HGU Nangahale Seluas 415 Hektare untuk Seribu Kepala Keluarga
Ketua TP PKK Sikka Pesan Jaga Kelestarian Ekosistem Bawah Laut di Teluk Maumere
Melangkah Bersama, Pulihkan Bumi: Festival Golo Koe Labuan Bajo Maria Assumpta Nusantara 2026 Resmi Diluncurkan
Bantuan PKH Dipotong, Anamaria Datangi Kantor Cabang dan Ini Jawaban BRI
Kolaborasi Weekend at Parapuar x PENTAS, Rayakan Senja dan Musik di Alam Terbuka
Kafe Literasi Jadi Ruang Belajar dan Pusat Aktifitas Literasi yang Inklusif
Tim URC Burung Hantu Polres Ende Ungkap 7 Kasus Kejahatan
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:55 WITA

Peningkatan Kualitas Pengawasan dan Komitmen Hadirkan Layanan Perijinan yang Lebih Baik di Manggarai Barat

Jumat, 5 Juni 2026 - 07:28 WITA

BPN Akan Redistribusi Lahan Eks HGU Nangahale Seluas 415 Hektare untuk Seribu Kepala Keluarga

Kamis, 4 Juni 2026 - 20:06 WITA

Ketua TP PKK Sikka Pesan Jaga Kelestarian Ekosistem Bawah Laut di Teluk Maumere

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:26 WITA

Melangkah Bersama, Pulihkan Bumi: Festival Golo Koe Labuan Bajo Maria Assumpta Nusantara 2026 Resmi Diluncurkan

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:12 WITA

Kolaborasi Weekend at Parapuar x PENTAS, Rayakan Senja dan Musik di Alam Terbuka

Berita Terbaru