MAUMERE, FLORESPOS.net-Universitas Nusa Nipa Maumere hingga tahun 2025 telah menelurkan berbagai doctor dimana para dosen yang tamatan S1 dikirim belajar mengambil S2 bahkan kuliah S3 di berbagai perguruan tinggi.
Para dosen tersebut bukan hanya melanjutkan kuliah di dalam negeri saja namun melanjutkan kuliah ke luar negeri ke berbagai negara di Eropa dan di Amerika Serikat.
“Terkait Sumber Daya Manusia (SDM) dosen, untuk saat ini yang posisi S3 tercatat 15 orang dosen tetapi dalam waktu dekat ini akan bisa mencapai 20 orang yang bergelar doctor,” sebut Rektor Universitas Nusa Nipa (Unipa) Maumere, Dr. Jonas K. G. D. Gobang, S. Fil., M.A, Sabtu (25/10/2025).
Gery sapaannya melanjutkan, sebanyak 250-an dosen sudah bergelar magister dan yang saat ini sedang on going menempuh pendidikan S3 itu juga kurang lebih sekitar 20-an orang yang memenangkan beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Ia menerangkan, beasiswa ini merupakan bantuan dari kementerian untuk studi lanjut S3 dan S3 yang mereka dapatkan melalui program LPDP itu baik di dalam maupun di luar negeri.
Lanjutnya, ada beberapa dosen Unipa yang akan berangkat studi ke luar negeri ke Denmark ke Skotlandia dan ke Australia dan yang sudah ada di luar negeri itu ada satu di Amerika, di Kansas University itu dari program studi pendidikan fisik.
“Yang membanggakan adalah dia tidak hanya sebagai mahasiswa disana tetapi dia diminta sebagai asisten dosen di Kansas University.Namanya Johannes Sudarmo Dua dan ada satu yang sudah berada di Australia dan yang lain itu mereka mengambil perguruan tinggi negeri di dalam negeri di berbagai bidang ilmu,” paparnya bangga.
Ketua Yayasan Pendidikan Tinggi Nusa Nipa, Drs.Sabinur Nabu menjelaskan, saat awal pendirian Unipa Maumere di tahun 2003 dirinya mendiskusikan pendirian Unipa bersama sejumlah guru besar seperti Prof.Dr.Alo Liliwer, Dr. Kamilus Demo dan lainnya.
Sabinus mengenang, mereka mengatakan kepada dirinya bahwa di Kabupaten Sikka saat itu hanya memiliki seorang doctor yakni Filimon da Lopez dan bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).
“Saya katakan nanti dari Unipa saya akan melahirkan putera-puteri asal Sikka untuk menjadi doctor bahkan sampai dengan bergelar professor,” ucapnya.
Sabinus mengaku bangga sebab hingga saat ini, sudah melahirkan hampir 41 doktor termasuk yang sedang on going menjadi doctor.
Selain itu kata dia, ada 2 lektor kepala yang mana satu sudah bersiap menjadi professor, guru besar dan kedua-duanya merupakan putera asal Kabupaten Sikka.
“Saya bangga dimana selama berdirinya Unipa sudah melahirkan berbagai putera-puteri Nian Tanah Sikka yang bergelar doctor bahkan nanti bisa menjadi guru besar,” ungkapnya. *
Penulis : Ebed de Rosary
Editor : Wentho Eliando










