Pelaku Penipuan Berkedok Pengobatan Tradisional Asal NTB Diciduk Polisi di Ende - FloresPos Net

Pelaku Penipuan Berkedok Pengobatan Tradisional Asal NTB Diciduk Polisi di Ende

- Jurnalis

Kamis, 16 Oktober 2025 - 12:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Polri melalui jajaran Polres Ende Polda NTT berhasil menggagalkan upaya pelarian dua pelaku penipuan berkedok pengobatan tradisional di Pelabuhan Ipi Ende pada Selasa (14/10/2025) malam.

Kedua pelaku H (31) dan N (37), diketahui berasal dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Keduanya diciduk dan diamankan sebelum kapal berangkat menuju Kupang.

Kapolres Ende, AKBP I Gede Ngurah Joni Mahardika melalui Kasihumas Polres Ende Ipda Heru Sutaban menjelaskan bahwa kasus ini terungkap setelah seorang perempuan SJ (33) warga Kampung Arubara, Kelurahan Tetandara, datang melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Ende atas dugaan penipuan yang menimpanya.

Peristiwa itu bermula pada Selasa (14/10/2025) sekitar pukul 18.00 WITA di rumah korban SJ di Kelurahan Tetandara, Kecamatan Ende Selatan. Kedua terlapor datang menawarkan minyak herbal dan mengaku mampu menyembuhkan penyakit yang diderita ayah korban. Mereka kemudian meminta korban menyiapkan emas dan uang tunai sebagai “syarat” pengobatan.

Baca Juga :  Tiga Tahun Terakhir, Hasil Tanaman Komoditi Petani Sokoria Selatan Turun Drastis

Percaya dengan ucapan pelaku, korban menyerahkan emas berupa kalung 2 gram, sepasang anting 2 gram, serta uang tunai sebesar Rp 1.000.000. Usai melakukan ritual pengobatan singkat, para pelaku buru-buru pamit dan berjanji akan kembali keesokan harinya untuk melanjutkan pengobatan.

Namun, korban mulai curiga saat teleponnya tak direspons oleh pelaku. Ketika memeriksa plastik hitam yang ditinggalkan pelaku dan disimpan di dalam lemari, korban mendapati isinya hanyalah beberapa batu tanpa nilai, bukan peralatan ritual seperti dijanjikan. Merasa tertipu, korban segera melaporkan kejadian itu ke Polres Ende. Total kerugian korban ditaksir mencapai Rp 8.500.000.

Hendak Kabur ke Kupang

Mendapat laporan tersebut, petugas Piket SPKT (dari Unit Reskrim dan Unit Intel) Polres Ende melakukan serangkaian tindakan penyelidikan dan, dari serangkaian tindakan penyelidikan tersebut diperoleh informasi bahwa kedua terlapor berencana kabur ke Kupang menggunakan kapal laut melalui pelabuhan Ipi Ende, atas informasi tersebut Petugas Piket SPKT segera melakukan koordinasi dengan Anggota Pos Polisi Kawasan Pelabuhan Laut Ipi Ende. Tak butuh waktu lama, kedua pelaku akhirnya berhasil diamankan saat sudah check in di loket pelabuhan dan bersiap naik kapal menuju Kupang.

Baca Juga :  Grup C Tuntas, Flores United FC Dampingi BMP Flotim ke 16 Besar

“Berkat kesigapan petugas di lapangan, kedua pelaku berhasil diamankan sebelum meninggalkan wilayah Ende. Saat ini keduanya sudah kami amankan di Polres Ende untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Ipda Heru.

Proses Hukum Berlanjut

Kedua pelaku kini tengah menjalani proses hukum di Polres Ende. Polisi mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan pengobatan atau hal-hal berbau mistik.

“Apabila masyarakat menemukan hal serupa, segera laporkan ke pihak kepolisian terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti,” tutup Ipda Heru.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Pemda Ngada Gelar Apel Gabungan, Tertib Aset dan Taat Pajak Kendaraan Dinas
Tembus Rp1,8 Triliun Dana Pusat Masuk Nagekeo TA 2026, Tertinggi Sepanjang Sejarah
Pelatihan dan Pencegahan Kekerasan  Terhadap Anak, Ini Kata Blandina Mamo Bena
FGD Pilot Project Tata Kelola Risiko: Langkah Strategis Penguatan Keselamatan Pariwisata Labuan Bajo
Ancaman Serius Akses Bagi Warga, Jalan Penghubung Lintas Utara-Selatan Flores Timur Tertimbun Material Lahar Dingin Lewotobi
Bupati Sikka Terbitkan Surat Edaran Gerakan 30 Menit Membaca, Wisata Literasi dan Sains
Hari Kartini di Kaki Gunung Lewotobi–‘Kebangkitan Perempuan Hebat Ile Bura’
Forum Anak Daerah Dukung Ngada Menjadi Kabupaten Layak Anak
Berita ini 53 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 16:37 WITA

Pemda Ngada Gelar Apel Gabungan, Tertib Aset dan Taat Pajak Kendaraan Dinas

Kamis, 23 April 2026 - 14:34 WITA

Tembus Rp1,8 Triliun Dana Pusat Masuk Nagekeo TA 2026, Tertinggi Sepanjang Sejarah

Kamis, 23 April 2026 - 07:38 WITA

Pelatihan dan Pencegahan Kekerasan  Terhadap Anak, Ini Kata Blandina Mamo Bena

Rabu, 22 April 2026 - 22:17 WITA

FGD Pilot Project Tata Kelola Risiko: Langkah Strategis Penguatan Keselamatan Pariwisata Labuan Bajo

Rabu, 22 April 2026 - 19:39 WITA

Bupati Sikka Terbitkan Surat Edaran Gerakan 30 Menit Membaca, Wisata Literasi dan Sains

Berita Terbaru