Tim K9 Mabes Polri dan Polda NTT Sisir Sungai Mencari 3 Korban Hilang di Mauponggo - FloresPos Net

Tim K9 Mabes Polri dan Polda NTT Sisir Sungai Mencari 3 Korban Hilang di Mauponggo

- Jurnalis

Kamis, 18 September 2025 - 15:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Tim K9 SAR Ditpolsatwa Mabes Polri bersama Tim K9 Polda NTT mulai melakukan pencarian 3 korban hilang akibat bencana banjir bandang yang melanda Kecamatan Mauponggo, Kabupaten Nagekeo.

Pencarian dilakukan dengan menyusuri aliran kali bekas banjir bandang pada Kamis (18/9/2025) mulai pukul 06.30 WITA.

Tim gabungan ini dilengkapi dengan 6 personel K9 Mabes Polri yang dipimpin oleh Iptu Erasmus Hermi Talaperuw, serta 5 personel K9 Polda NTT dipimpin Ipda Yosua Saragih.

Baca Juga :  Ditunda, Internasional Golo Mori Jazz 2024

Mereka mengerahkan empat anjing pelacak, masing-masing Felicia dan Karel (ras Belgia Malenoise) milik Mabes Polri, serta Bon (ras Belgia Malenoise) dan Mosa (ras Doberman) milik Polda NTT.

Kapolres Nagekeo AKBP Rachmat Muchamad Salihi, S.I.K., M.H. menyampaikan keberadaan Tim K9 sangat membantu upaya pencarian korban yang hingga kini masih dinyatakan hilang.

“Hari ini Tim K9 dari Mabes Polri dan Polda NTT mulai bergerak sejak pagi dengan menyisir kali bekas banjir bandang. Kami berharap dengan kemampuan anjing pelacak ini dapat mempercepat proses pencarian, sehingga korban yang masih hilang bisa segera ditemukan,” katanya.

Baca Juga :  Korban Bencana Banjir Bandang di Mauponggo Nagekeo Bertambah Menjadi 10 Orang

“Polres Nagekeo bersama seluruh unsur terkait akan terus berupaya maksimal demi memberikan kepastian kepada keluarga korban,” tegas Kapolres.

Selain Tim K9, pencarian juga didukung oleh personel Polres Nagekeo, TNI, BPBD, serta masyarakat setempat yang bahu membahu menyusuri aliran sungai dan titik-titik rawan tertimbunnya material banjir. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU
Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani
Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi
STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0
Patris Lali Wolo Sebut Anggaran Jembatan Pomakeke Aeramo Sudah Ada, Tapi Tidak Dieksekusi Pemprov NTT
Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende
Berita ini 129 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:57 WITA

Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:38 WITA

Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani

Selasa, 27 Oktober 2026 - 16:52 WITA

STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0

Berita Terbaru

Blasius Apen, Kepala Bidang (Kabid) Produksi Tanaman Pangan (PTP) pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Mabar

Nusa Bunga

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:11 WITA