Pelajar SMKN 1 Lembor Selatan Antusias Ikuti Seminar AIDS - FloresPos Net

Pelajar SMKN 1 Lembor Selatan Antusias Ikuti Seminar AIDS

- Jurnalis

Senin, 21 Juli 2025 - 13:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa dan para guru SMKN 1 Lembor Selatan pose bersama pengurus KPAD Manggarai Barat.

Siswa dan para guru SMKN 1 Lembor Selatan pose bersama pengurus KPAD Manggarai Barat.

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Ratusan pelajar Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Lembor Selatan, Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) NTT antusias mengikuti seminar sehari yang bertajuk “Perlindungan Perempuan dan Anak” di sekolah tersebut pekan lalu.

Kegiatan yang diisi dengan sosialisasi mendalam tentang HIV-AIDS itu bertujuan untuk membekali generasi muda memahami komprehensif tentang hak-hak perempuan dan anak, serta meningkatkan kesadaran akan bahaya dan pencegahan HIV-AIDS.

Hadir sebagai narasumber  adalah Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Manggarai Barat, Bernadus Barat Daya, Ketua Bidang Kepemudaan dan Antarlembaga DPC Pemuda Katolik Mabar, Kristoforus Toni Harjo, serta anggota DPRD Mabar, Inosensius Peni.

Barat Daya menekankan pentingnya pengetahuan yang akurat tentang penularan, pencegahan, dan penanganan HIV-AIDS.

Dia mengajak para pelajar untuk .jadi agen perubahan di lingkungan mereka dengan menyebarkan informasi yang benar dan menghilangkan stigma terhadap penderita.

“Pendidikan adalah kunci untuk melawan penyebaran HIV-AIDS. Kalian sebagai generasi muda memiliki peran vital dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari diskriminasi dan penuh kepedulian,” ujarnya.

Sedangkan Toni Harjo membawakan materi yang mengedukasi siswa tentang berbagai bentuk kekerasan dan eksploitasi yang kerap menimpa perempuan dan anak. Juga mendorong siswa-siswi berani menyuarakan kebenaran dan tidak menjadi korban atau pelaku dari bentuk-bentuk kekerasan itu.

Baca Juga :  Stabil, Harga Beras di Manggarai Barat

“Perlindungan perempuan dan anak adalah tanggung jawab kita bersama. Kalian harus tahu hak-hak kalian dan berani laporkan jika melihat atau mengalami ketidakadilan,” tegasnya.

Sementara Peni memberikan pemahaman soal kerangka kebijakan Pemerintah Daerah  untuk melindungi perempuan dan anak  serta upaya penanggulangan HIV AIDS di tingkat daerah.

Wakil rakyat asal PAN itu juga  mengajak para pelajar aktif berpartisipasi dalam mengawal implementasi kebijakan tersebut dan tidak ragu untuk memanfaatkan saluran pengaduan yang tersedia.

“Peran serta masyarakat, terutama kaum muda, sangat dibutuhkan dalam memastikan bahwa hak-hak perempuan dan anak benar-benar terpenuhi dan terlindungi,” katanya.

Kata dia, kegiatan yang dihadiri pelajar SLTA ini sangat bermanfaat bagi generasi muda, mengingat Manggarai Barat sebagai destinasi pariwisata super prioritas. Ia mengusulkan agar kegiatan serupa dilaksanakan  sekali lagi di sekolah yang lain di Kecamatan Lembor ketika ia reses di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Siswa SMAS St. Gregorius Reo Antusias Ikuti Workshop Memotret Realita Lewat Lensa dan Pena

Antusiasme pelajar SMKN 1 Lembor Selatan saat itu  terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan selama sesi diskusi.

Mereka menunjukkan keingintahuan yang tinggi tentang bagaimana cara mencegah HIV-AIDS, bagaimana melaporkan kasus kekerasan, serta peran mereka sebagai remaja dalam mewujudkan lingkungan yang aman dan nyaman.

Plt. Kepala SMKN 1 Lembor Selatan,  Yohanes Sumio Edamura, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi mendalam kepada KPA Mabar, Pemuda Katolik, dan Anggota DPRD Manggarai Barat atas inisiatif dan kolaborasi dalam menyelenggarakan kegiatan yang sangat bermanfaat ini.

“Seminar ini adalah bekal berharga bagi siswa-siswi kami. Kami berharap mereka tidak hanya menjadi pelajar yang cerdas, tetapi juga warga negara yang peduli dan bertanggung jawab terhadap isu-isu sosial di sekitar mereka,” pungkasnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan pemahaman para pelajar SMKN 1 Lembor Selatan mengenai pentingnya perlindungan perempuan dan anak, serta bahaya HIV-AIDS, sehingga mereka dapat menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan sosial yang lebih sehat, aman, dan inklusif. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Menteri Koperasi Paparkan Tiga Fungsi Utama Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih
11.030 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih Selesai Dibangun di Indonesia
Presiden Minta Agar Koperasi Bisa Mengejar Ketertinggalan Dari BUMN dan Badan Usaha Swasta
Gubernur Laka Lena Harap Koperasi di NTT Mulai Masuk ke Sektor Produktif
Bupati Sikka Minta Koperasi Desa Merah Putih Jangan Jadikan Simpan Pinjam Sebagai Prioritas
Sehat, 119 Koperasi Desa Merah Putih di Manggarai Barat
Wakil Menteri Pariwisata Berkunjung ke Detusoko-Ende, Nando Watu: Kita Tangkap Momentum
Pemkab Ende Gelar “PESTA” Sambut Harla Pancasila, Jadi Momentum Perkuat Persatuan
Berita ini 88 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:18 WITA

Menteri Koperasi Paparkan Tiga Fungsi Utama Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:00 WITA

11.030 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih Selesai Dibangun di Indonesia

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:52 WITA

Presiden Minta Agar Koperasi Bisa Mengejar Ketertinggalan Dari BUMN dan Badan Usaha Swasta

Sabtu, 30 Mei 2026 - 11:31 WITA

Gubernur Laka Lena Harap Koperasi di NTT Mulai Masuk ke Sektor Produktif

Jumat, 29 Mei 2026 - 18:04 WITA

Sehat, 119 Koperasi Desa Merah Putih di Manggarai Barat

Berita Terbaru

Bentara Net

BENTARA NET: Idul Adha dan Harmoni Kehidupan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 07:27 WITA