Songsong Festival Seni Pertunjukan, Dispar Flores Timur Gelar Workshop - FloresPos Net

Songsong Festival Seni Pertunjukan, Dispar Flores Timur Gelar Workshop

- Jurnalis

Jumat, 13 Juni 2025 - 11:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar kegiatan workshop bagi para guru seni selama dua hari, Jumat dan Sabtu (13-14/6/2025). Kegiatan berlangsung di Patris Corde Unio Keuskupan Larantuka.

Workshop tersebut digelar sebagai persiapan menuju Festival Seni Pertunjukan (Teater) Pelajar Tahun 2025.

“Workshop ini bermaksud memberi pembekalan terhadap para guru seni,” kata Kepala Dispar Flores Timur, Silvester Kabelen, Jumat (13/6/2025).

Sil Kabelen mengatakan, pembekalan itu sangat penting agar para guru seni dapat membimbing para pelajar SMP-SMA membaca masalah, menggali dan mengemasnya dalam bentuk pertunjukan.

Baca Juga :  Realisasi Anggaran 40 Persen, Upah HOK Pekerja Persiapan Sentra Pengembangan Sapi di Flores Timur Belum Dibayar

Menurut Sil Kabelen, melalui workshop ini diharapkan kualitas karya seni dari sekolah-sekolah bisa tergarap dan tersaji lebih baik. Ada kerangka tematik yang membingkai event pelajar nanti. Ada isu-isu kontekstual yang diproduksi darinya.

“Agar supaya karya-karya yang ditampilkan dalam festival nanti merupakan refleksi dari bagaimana remaja membaca dirinya,” katanya.

Kata Sil Kabelen, Festival Seni Pertunjukan Pelajar akan digelar awal Agustus tahun 2025. Festival tersebut merupakan bagian dari proses belajar (berkebudayaan).

Baca Juga :  SMA PGRI Larantuka Gelar Kegiatan Pesta Emas, Kepsek Arnoldus Sebut Temu Alumni Jadi Titik Sentral

“Pendidikan harus berpijak pada realitas obyektif-aktual. Mendekatkan remaja kita dengan masalah-masalahnya. Membantu mereka melihatnya dengan sikap kritis, membangun sikap mental yang sehat serta mengasah kemampuan untuk mengelolanya. Spirit dan kerja-kerja kreativitas dibangkitkan,” jelasnya.

Workshop tersebut menghadirkan Joned Suryatmoko, doktor teater dan pertunjukan lulusan universitas New York Amerika. Ia akan berbagi pengalaman dan menginspirasi 15 guru dari 15 sekolah di Flores Timur. *

Penulis : Wentho Eliando

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Tapak Sebagai Jejak, Tapak Sebagai Beban Antargenerasi (2)
Youth FREN Serahkan Buku Karya Anak Muda kepada Perpustakaan Kabupaten Sikka
Wabup Ngada Berni Dhey Harap Jaringan Irigasi Dapat Mendorong Peningkatan Produksi Pertanian
Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Tapak Untuk Keadilan Antargenerasi, Merawat Masa Depan NTT di Tengah Bencana Ekologi (1)
Kopi Turajaji, Endemik Flores yang Wajib Dijaga dan Sudah Tembus ke 8 Negara
Skema Peternakan Sapi Berubah Jadi Sub Sentra, Bupati Flotim Anton Doni Ajukan Anggaran Baru untuk Penyiapan Sarana Prasarana Pendukung
Krisis Ekologi di NTT Bukan Takdir, Hentikan Pembangunan yang Mengorbankan Ruang Hidup Rakyat
Launching Taman Pembibitan Kopi Turajaji di Detusoko, Bupati Ende Katakan Pemerintah Dukung
Berita ini 122 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 16:03 WITA

Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Tapak Sebagai Jejak, Tapak Sebagai Beban Antargenerasi (2)

Rabu, 23 September 2026 - 15:57 WITA

Youth FREN Serahkan Buku Karya Anak Muda kepada Perpustakaan Kabupaten Sikka

Rabu, 23 September 2026 - 11:14 WITA

Wabup Ngada Berni Dhey Harap Jaringan Irigasi Dapat Mendorong Peningkatan Produksi Pertanian

Rabu, 23 September 2026 - 11:02 WITA

Peringatan Hari Keadilan Ekologis 2026: Dari Tapak Untuk Keadilan Antargenerasi, Merawat Masa Depan NTT di Tengah Bencana Ekologi (1)

Rabu, 23 September 2026 - 10:38 WITA

Kopi Turajaji, Endemik Flores yang Wajib Dijaga dan Sudah Tembus ke 8 Negara

Berita Terbaru