4 Skenario Indonesia Lolos Piala Dunia 2026 Jelang Lawan China, Wajib Menang di GBK - FloresPos Net

4 Skenario Indonesia Lolos Piala Dunia 2026 Jelang Lawan China, Wajib Menang di GBK

- Jurnalis

Rabu, 4 Juni 2025 - 12:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemain Timnas Indonesia berpose jelang laga Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Bahrain. Laga antara Timnas Indonesia vs Bahrain digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (25/3/2025).(KOMPAS.com/Adil Nursalam)

Pemain Timnas Indonesia berpose jelang laga Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Bahrain. Laga antara Timnas Indonesia vs Bahrain digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Selasa (25/3/2025).(KOMPAS.com/Adil Nursalam)

JAKARTA, FLORESPOS.net-Tim Nasional (Timnas) Indonesia akan menghadapi China di laga lanjutan Grup C putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.

Pertandingan kedua negara bakal digelar di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, Kamis (5/6/2025) pukul 20.45 WIB.

Laga melawan China perlu dimaksimalkan oleh anak asuh pelatih Patrick Kluivert demi memperbesar peluang lolos ke putaran final atau putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia.

Syarat langsung lolos ke putaran final adalah finish di urutan kedua Grup C. Bila hal tersebut sukar digapai, Indonesia masih memiliki kans tampil di putaran keempat asalkan finish di peringkat tiga atau empat.

Lalu, bagaimana skenario Indonesia lolos putaran final atau putaran empat Kualifikasi Piala Dunia 2026?

Skenario Indonesia lolos Piala Dunia 2026 Merujuk pada laman resmi AFC, Indonesia masih memiliki dua laga sisa di Grup C, yakni melawan China pada Kamis (5/6/2025) dan tandang ke Jepang pada Selasa (10/6/2025).

Saat ini, Ole Romeny, dkk bercokol di posisi keempat klasemen sementara Grup C dengan raihan sembilan poin.

Jumlah poin tersebut didapat setelah menaklukkan Bahrain 1-0 dan Arab Saudi 2-0 serta menahan imbang Australia 0-0, Bahrain 2-2, dan Arab Saudi 1-1. Indonesia juga unggul atas Bahrain dan China yang secara berurutan duduk di peringkat lima dan enam dengan raihan enam poin.

Namun, Skuad Garuda masih harus mengejar ketertinggalan dari Jepang, Australia, dan Arab Saudi yang masing-masing bercokol di urutan satu hingga tiga.

Jepang saat ini duduk di posisi teratas klasemen dengan perolehan 20 poin, sedangkan Australia berada di urutan kedua berkat torehan 13 poin.

Baca Juga :  Malam Ini China Vs Indonesia: STY Sebut 2 Faktor Kunci Penentu Hasil Akhir

Sementara itu, Arab Saudi berada di peringkat tiga dengan catatan 10 poin. Berdasarkan hitung-hitungan tersebut, lawan yang memungkinkan untuk dikejar oleh Pasukan Garuda adalah Arab Saudi karena selisihnya hanya satu poin. Indonesia juga berpeluang menyalip Australia di urutan kedua apabila memaksimalkan dua laga yang tersisa.

Dilansir dari Kompas TV, Rabu (26/3/2025), berikut skenario Indonesia lolos Piala Dunia 2026:

1.Indonesia menang dua kali Dari sisi Indonesia, Pasukan Garuda wajib mengalahkan China dan Jepang di dua laga sisa Grup C.

Jika anak asuh pelatih Patrick Kluivert mampu membawa pulang enam poin, mereka akan memperoleh 15 poin. Jumlah tersebut cukup untuk bersaing dengan Australia di perebutan posisi kedua.

Namun, skenario ini cukup berat karena lawan terakhir yang bakal dihadapi Indonesia adalah sang pemuncak klasemen, Jepang. Terlebih, laga pamungkas Grup C bakal dihelat di Suita City Football dan Jepang belum pernah menelan kekalahan.

2.Australia kehilangan poin Peluang Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 juga ditentukan oleh Australia yang akan menjamu Jepang pada Kamis (5/6/2025) dan tandang ke Arab Saudi lima hari setelahnya.

Jika Socceroos, julukan Timnas Australia, menelan kekalahan dari Jepang dan Arab Saudi, maka peluang Indonesia lolos ke Piala Dunia tahun depan semakin terbuka.

Asa juga masih terjaga jika Australia hanya mampu meraih satu hasil imbang dan satu kali kalah. Dengan begitu, Australia mengantongi 14 poin yang masih memungkinkan untuk dikejar oleh Indonesia.

3.Hasil Arab Saudi melawan Bahrain dan Australia Nasib Indonesia ke Piala Dunia juga ditentukan oleh hasil Arab Saudi vs Bahrain pada Kamis (5/6/2025) dan Australia pada Selasa (10/6/2025).

Baca Juga :  Polres Ende Dapat Penghargaan Pembuat Konten Produk Kreatif, Ipda Heru : Motivasi Bagi Kami

Saat ini Arab Saudi mengoleksi 10 poin. Jika tim ini menang dua kali, total poinnya menjadi 16 yang berarti lebih tinggi dari Indonesia saat ini.

Agar tetap unggul, Indonesia perlu berharap supaya Arab Saudi mendapatkan maksimal empat poin dari dua laga terakhir dengan satu menang dan satu seri.

4.Lolos ke putaran keempat kualifikasi Jika target lolos langsung ke putaran final terlalu sulit karena harus bersaing dengan Australia dan Arab Saudi, Indonesia masih berpeluang lolos ke putaran keempat Piala Dunia.

Fase tersebut merupakan jalur bagi Indonesia untuk memastikan satu tempat di Piala Dunia tahun depan. Skenario lolos ke putaran keempat tidak begitu berat.

Dilansir dari Bola Sport, Kamis (22/5/2025), hal tersebut mungkin diraih jika Thom Haye, dkk mampu menumbangkan China di GBK.

Selain itu, peluang lolos ke putaran keempat semakin terbuka apabila Bahrain kehilangan poin saat berhadapan dengan Arab Saudi di hari yang sama. Bahrain tak harus menelan kekalahan dari Arab Saudi. Hasil imbang kedua negara sudah cukup untuk menyelamatkan Indonesia supaya tidak gugur di kualifikasi Piala Dunia.

Jika Indonesia mampu mengalahkan China dan partai Bahrain vs Arab Saudi imbang, Skuad Garuda akan mengoleksi 12 poin.

Jumlah tersebut tidak mungkin dikejar oleh China dan Bahrain yang duduk di posisi lima dan enam dengan satu laga sisa.*

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Kompas.com

Berita Terkait

Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon
Pelni Siapkan Alternatif Transportasi untuk Layani Penumpang Terdampak Insiden KM Lawit di Ende
DPRD Usul Pemkab Ende Jual Kendaraan dan Ratusan Alat Berat Tidak Produktif Untuk Pembangunan Daerah
94 Sarjana Pendidikan Keagamaan Katolik STIPAS Ruteng Berjanji Setia Jalani Tugas Sebagai Katekis dan Guru Agama Katolik
Bupati Yosef Tanggapi Kritik Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Ende, Meski Tanpa Mobil Prokopim Tetap Jalankan Tugas
Kepala Bulog Cabang Ende Kunjungi RPK dan Mitra, Pedagang Mengaku Senang Bekerjasama
Anggota Komisi XI DPR RI Julie Laiskodat Bersama LPS Peduli, Salurkan Seribu Paket Sembako di Sikka
Komisi 1 DPRD Ende Sebut Usulan Anggaran untuk Pilkades dan PKK Tidak Rasional
Berita ini 110 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:41 WITA

Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:34 WITA

Pelni Siapkan Alternatif Transportasi untuk Layani Penumpang Terdampak Insiden KM Lawit di Ende

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:12 WITA

DPRD Usul Pemkab Ende Jual Kendaraan dan Ratusan Alat Berat Tidak Produktif Untuk Pembangunan Daerah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:20 WITA

94 Sarjana Pendidikan Keagamaan Katolik STIPAS Ruteng Berjanji Setia Jalani Tugas Sebagai Katekis dan Guru Agama Katolik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:12 WITA

Bupati Yosef Tanggapi Kritik Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Ende, Meski Tanpa Mobil Prokopim Tetap Jalankan Tugas

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Ratusan Penumpang KM Lawit Lanjutkan Pelayaran dengan KM Egon

Sabtu, 31 Okt 2026 - 11:41 WITA

Bentara Net

BENTARA NET: Melampaui Reruntuhan

Sabtu, 31 Okt 2026 - 11:29 WITA