MBAY, FLORESPOS.net-Sejumlah warga Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Provinsi NTT, menolak program penutupan air pada irigasi Mbay yang digagas oleh Pemda Nagekeo.
Pasalnya, penutupan air ini akan berdampak negatif pada para petani yang sudah kesulitan ekonomi.
Para petani merasa resah dan tak berdaya karena penutupan air pada irigasi Mbay akan memperburuk kondisi ekonomi mereka.
“Saat ini, perputaran uang di Nagekeo sudah sulit, dan hewan ternak seperti babi dan kambing yang menjadi penopang ekonomi mereka telah diserang penyakit,” ujar Melki dan Eman warga Aeramo dan Warga Desa Tonggurambang Rabu (14/5/2025).
Pemerintah Diminta Anulir Keputusan
Warga berharap Pemda Nagekeo segera membatalkan keputusan penutupan air tersebut.
Menurut mereka, penutupan air tidak akan berdampak positif pada pendapatan mereka, malah akan membuat mereka semakin kesulitan.
Warga juga berharap Pemda dapat lebih bijak dalam mengelola anggaran dan mempertimbangkan kebutuhan para petani.
Disaksikan Florespos.net, Rabu (14/5/2025) Pemda Nagekeo komisi Irigasi dan para ketua P3A wilayah Kecamatan Aesesa, sedang mengikuti rapat terkait kajian ulang terkait penutupan air pada irigas Mbay. Sampai berita ini diturunkan rapat tersebut masih berlangsung. *
Penulis : Arkadius Togo
Editor : Willy Aran










