KBRI Vatikan: Konklaf Paus Dimulai 7 Mei, Ada 135 Kardinal Berhak Memilih dan Dipilih - FloresPos Net

KBRI Vatikan: Konklaf Paus Dimulai 7 Mei, Ada 135 Kardinal Berhak Memilih dan Dipilih

- Jurnalis

Selasa, 29 April 2025 - 08:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi tradisi Konklaf adalah pemilihan Paus baru.(canva.com)

Ilustrasi tradisi Konklaf adalah pemilihan Paus baru.(canva.com)

VATICAN CITY, FLORESPOS.net– Para kardinal yang berkumpul di Vatikan pada Senin (28/4/2025) pagi telah menyepakati jadwal pelaksanaan konklaf, yakni pemilihan paus baru, yang akan dimulai pada Rabu (7/5/2025).

Kesepakatan ini diambil dalam pertemuan Kongegrasi Umum kelima yang dihadiri oleh sekitar 180 kardinal dari total 252 kardinal. Dari jumlah tersebut, lebih dari 100 kardinal memiliki hak pilih dan dipilih, atau yang dikenal sebagai kardinal elektor, demikian pernyataan dari KBRI Takhta Suci (KBRI Vatikan).

Saat ini, mereka telah berada di Roma untuk mempersiapkan konklaf yang dijadwalkan berlangsung di Kapel Sistina, Vatikan. Sebagaimana diatur dalam Konstitusi Apostolik, hanya kardinal yang berusia 80 tahun ke bawah yang berhak menjadi kardinal elektor.

Sebagai hasilnya, dari 252 kardinal yang berasal dari 90 negara, terdapat 135 kardinal yang memenuhi kriteria sebagai kardinal elektor, termasuk Ignatius Kardinal Suharyo dari Indonesia.

Baca Juga :  Arti Cincin Nelayan yang Dikenakan Paus Leo XIV saat Pelantikan Hari Ini

Dari jumlah tersebut, sekitar 110 kardinal dipilih oleh Paus Fransiskus selama masa kepemimpinannya yang berlangsung 12 tahun. Sedangkan 6 kardinal terpilih di masa Paus Yohanes Paulus II dan 24 kardinal lainnya dipilih oleh Paus Benediktus XVI.

Menurut ketentuan Konstitusi Apostolik, seorang kardinal dapat terpilih menjadi paus jika memperoleh dua pertiga suara dari jumlah kardinal elektor yang hadir.

Pemilihan paus akan dilakukan dengan empat kali pemungutan suara setiap harinya, dua kali pada pagi dan dua kali pada siang hari.

Sejak 1492, konklaf pertama kali digelar di Kapel Sistina, dan sejak 1878, konklaf selalu diadakan di lokasi yang sama. Sebelumnya, konklaf dilakukan di beberapa tempat seperti Viterbo, Italia, dan Avignon, Perancis, serta di Roma namun tidak di Kapel Sistina, melainkan di Kompleks Basilika Lateran.

Baca Juga :  Tim Melki-Johni di Ngada Siap Berjuang untuk Kemenangan

Kata “konklaf” sendiri berasal dari bahasa Latin, yaitu “cum” yang berarti “dengan” dan “clave” yang berarti “gembok”.

Oleh karena itu, konklaf secara harfiah berarti “terkunci”, menggambarkan para kardinal yang berada di ruang tertutup yang terkunci rapat, tanpa akses ke dunia luar, tanpa komunikasi, dan tanpa media.

Dengan dimulainya persiapan konklaf ini, seluruh dunia kini mengalihkan perhatiannya ke Vatikan untuk menyaksikan proses pemilihan paus yang akan menggantikan Paus Fransiskus, yang meninggal pada 21 April 2025 dan dimakamkan pada Sabtu (26/4/2025) di Basilika Santa Maria Maggiore.*

Penulis : Redaksi

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Kompas.com

Berita Terkait

Alat Berat Tak Bisa Lewat, Warga Desa Egon Gahar Gotong Royong Bersihkan Ruas Jalan Waigete-Galit
Ordo Karmel Distribusikan 3,7 Ton Beras ke Lokasi Terdampak Gempa Flores di Reok Barat dan Reok
Paroki Reo Terus Distribusi Bantuan Gempa Flores, Prioritaskan ke Wilayah Terpencil
Warga Aeramo Tetap Berkebun dan Produksi Garam di Tengah Waspada Gempa Susulan
Pemkab Manggarai Timur Ungkap Fakta Penanganan Bantuan di Lamba Leda Utara
5 Perusahaan Kalimantan Gelar Pengobatan Gratis 5 Hari untuk Korban Gempa Nagekeo
Songsong 40 Tahun Yayasan Bina Daya St. Vinsensius (Yasbida), Komunitas Panti Dymphna Gelar Berbagai Kegiatan
Dirjen Dukcapil RI Gandeng Dukcapil Nagekeo, Layani Penggantian Dokumen Kependudukan Gratis untuk Korban Gempa
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:26 WITA

Alat Berat Tak Bisa Lewat, Warga Desa Egon Gahar Gotong Royong Bersihkan Ruas Jalan Waigete-Galit

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:47 WITA

Ordo Karmel Distribusikan 3,7 Ton Beras ke Lokasi Terdampak Gempa Flores di Reok Barat dan Reok

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:19 WITA

Paroki Reo Terus Distribusi Bantuan Gempa Flores, Prioritaskan ke Wilayah Terpencil

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:15 WITA

Warga Aeramo Tetap Berkebun dan Produksi Garam di Tengah Waspada Gempa Susulan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:01 WITA

5 Perusahaan Kalimantan Gelar Pengobatan Gratis 5 Hari untuk Korban Gempa Nagekeo

Berita Terbaru

Opini

Mutiara dari Syiar Maulid Nabi untuk Flores yang Terluka

Selasa, 25 Agu 2026 - 19:46 WITA