Asam Satu Beach Larantuka ‘Tidur’ Sekian Tahun, Untung Ada Orang Setia Weri - FloresPos Net

Asam Satu Beach Larantuka ‘Tidur’ Sekian Tahun, Untung Ada Orang Setia Weri

- Jurnalis

Minggu, 6 April 2025 - 21:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beberapa Lopo di Asam Satu Beach Larantuka, Kabupaten Flores Timur. Gambar diambil pada Sabtu (5/4/2025) pagi. (FOTO: WENTHO ELIANDO)

Beberapa Lopo di Asam Satu Beach Larantuka, Kabupaten Flores Timur. Gambar diambil pada Sabtu (5/4/2025) pagi. (FOTO: WENTHO ELIANDO)

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Obyek wisata pantai Asam Satu Beach terletak di Weri, Kelurahan Weri, Kecamatan Larantuka, Kabupaten Flores Timur, NTT, ‘tidur’ lelap selama sekian tahun.

Salah satu obyek wisata pantai dengan bentangan pasir putih menawan serta pemandangan alam Pulau Adonara yang menakjubkan dalam Kota Larantuka ini dibiarkan terlantar begitu saja–tidak diurus baik.

Disaksikan Florespos.net, Jumat (4/4/2025) sore, lopo-lopo, gazebo, panggung pentas, serta fasilitas pendukung lain yang dibangun Pemerintah Daerah (Pemda) Flores Timur beberapa tahun silam itu tampak lapuk dan rusak.

Balon-balon lampu penerangan rusak dan hilang. Malam hari, obyek wisata yang mulai beroperasi sejak Tour de Flores pertama tahun 2016 itu, gelap gulita.

Beruntungnya, ada Kelompok Setia yang dikoordinir Yakobus Sinyo da Gomez menaruh perhatian dan kepedulian terhadap obyek wisata ini.

Ia pun tergerak dan bergerak membersihkan dan merapihkan fasilitas-fasilitas yang ada agar Asam Satu Beach kembali dibuka dan bisa dinikmati para pengunjung.

“Kami tergerak karena melihat begitu banyak fasilitas sudah dibangun tapi tidak bermanfaat. Saya lalu komunikasi dengan Dinas agar bisa diberi kesempatan urus dan kelola Asam Satu Beach,” ungkap Yakobus Sinyo da Gomez.

Baca Juga :  H-2 Pilkada Serentak, 5.000 Lebih Warga Terdampak Erupsi Lewotobi Mengungsi di Luar Flores Timur Terancam Tidak Bisa Coblos

Sinyo da Gomez baru beberapa pekan ini dipercayakan oleh Pemda Flores Timur melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan untuk mengelola salah satu kantong penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) tersebut.

Dia ditemui wartawan, Jumat (5/4/2025) sore saat dia sedang membersihkan dan merapihkan sejumlah fasilitas pendukung di Asam Satu Beach Larantuka.

“Asam Satu Beach ini awalnya diprakarsai dan dikelola orang muda Weri. Dalam perjalanan Pemda melalui dinas terkait masuk dengan bangun fasilitas pendukung. Dalam perkembangan tidak jalan maksimal. Sekarang dipercayakan kepada Kelompok Setia,” kata Sinyo da Gomez yang juga warga Weri itu.

Setelah mendapat kepercayaan itu per 1 April, Sinyo da Gomez dan dua orang rekannya mulai membersihan dan menata termasuk memperbaiki beberapa fasilitas pendukung yang rusak dan hilang.

“Kami mulai bersihkan dan perbaiki beberapa fasilitas yang rusak. Kami mulai sebelum Idul Fitri. Kami kejar untuk buka saat libur Idul Fitri. Sekarang belum terlalu bagus karena masih perlu dirapihkan dan diperbaiki,” katanya.

Baca Juga :  Debat Perdana Paslon Bupati dan Wabup Flotim Biasa-biasa Saja, Miskin Ide dan Strategi Konkrit

Fasilitas pendukung di Asam Satu Beach termasuk cukup lengkap. Di Asam Satu Beach, selain pantai pasir putih yang panjang, juga ada lopo-lopo, gazebo, panggung pentas, toilet, ruang ganti, sumur, air PAM, dan jaringan listrik.

“Fasilitas ini memang sebagian sudah rusak seperti lopo dan gazebo. Kami sudah mulai perbaiki. Intinya kami benahi dan siap menerima pengunjung,” kata Sinyo da Gomez.

“Kami optimis, dalam beberapa bulan ke depan pasti sudah berubah menjadi lebih baik. Kami juga sudah punya beberapa konsep pengelolaan agar Asam Satu Beach bisa lebih menarik dan memikat,” tambah dia.

Diakhir wawancara, Sinyo da Gomez mengajak warga Flores Timur khususnya dan dari luar terutama saat Semana Santa bisa mampir menikmati pasir putih, pemandangan alam Pulau Adonara, serta fasilitas di Asam Satu Beach.

Karcis masuk bagi pengunjung Rp 5.000 orang dewasa, Rp. 2.000 untuk anak dan toilet Rp 2.000. Juga tersedia sumur dan air PAM serta panggung pentas untuk acara-acara. *

Penulis : Wentho Eliando

Editor : Wall Abulat

Berita Terkait

Dorong Swasembada Pangan, Pemda Nagekeo Monitoring Cetak Lahan Desa Langedhawe
Wabup Gonzalo Buka Kemah Baksos Hilpelmas Kupang di Desa Waekokak
Final Soekarno Cup GP VBC Vs Lintas Lio, Antara Sahabat dan Lawan
Fista Resmikan PAUD Tunas Bangsa di Desa Bura Bekor, Dorong Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini
Sambut HUT RI ke-81, Disarpus Sikka Gelar Lomba Bertutur Guna Perkuat Literasi Generasi Muda
Aktivis di Ende Sebut Hukum Hanya Tajam di Jakarta Tetapi Tumpul di Daerah
Ikatan Guru Agama Tegaskan Jangan Jadikan Kantor Kemenag Sikka Seolah-Olah Rumah Pribadi
Kronologi Kejadian Perkataan Monyet Oleh Staf Serta Langkah yang Diambil Kemenag Sikka
Berita ini 238 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 20:18 WITA

Dorong Swasembada Pangan, Pemda Nagekeo Monitoring Cetak Lahan Desa Langedhawe

Jumat, 7 Agustus 2026 - 18:38 WITA

Wabup Gonzalo Buka Kemah Baksos Hilpelmas Kupang di Desa Waekokak

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:32 WITA

Final Soekarno Cup GP VBC Vs Lintas Lio, Antara Sahabat dan Lawan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:34 WITA

Fista Resmikan PAUD Tunas Bangsa di Desa Bura Bekor, Dorong Penguatan Pendidikan Anak Usia Dini

Jumat, 7 Agustus 2026 - 14:17 WITA

Sambut HUT RI ke-81, Disarpus Sikka Gelar Lomba Bertutur Guna Perkuat Literasi Generasi Muda

Berita Terbaru