RS Adonara Flotim Tak Punya Dokter Spesialis, Pasien Selalu Dirujuk ke RSUD Larantuka - FloresPos Net

RS Adonara Flotim Tak Punya Dokter Spesialis, Pasien Selalu Dirujuk ke RSUD Larantuka

- Jurnalis

Rabu, 12 Maret 2025 - 20:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Flores Timur, Ignasius Boli Uran meninjau dan menjenguk pasien rawat inap di Rumah Sakit Pratama Adonara, Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, NTT, Selasa (11/3/2025). (FOTO: WENTHO ELIANDO)

Wakil Bupati Flores Timur, Ignasius Boli Uran meninjau dan menjenguk pasien rawat inap di Rumah Sakit Pratama Adonara, Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, NTT, Selasa (11/3/2025). (FOTO: WENTHO ELIANDO)

ADONARA, FLORESPOS.net-Rumah Sakit (RS) Pratama Adonara di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang mulai beroperasi pada tahun 2024 lalu tidak mempunyai dokter spesialis.

Akibatnya, banyak pasien yang masuk dan rawat inap di rumah sakit terbesar di Pulau Adonara tersebut harus dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Larantuka, di Kota Larantuka.

“Di Rumah Sakit Adonara hanya ada dokter umum. Belum ada dokter spesialis,” ungkap sejumlah keluarga pasien rawat inap RS Adonara di hadapan Wakil Bupati Flores Timur, Ignasius Boli Uran, Selasa (11/3/2025).

Wakil Bupati Ignasius Boli Uran, Selasa (11/3/2025) sore, secara mendadak meninjau pelayanan dan kondisi RS Adonara yang terletak di Desa Narasaosina, Kecamatan Adonara Timur, Pulau Adonara.

Baca Juga :  Posko Pengungsian Mandiri Warga Terdampak Letusan Gunung Lewotobi di Desa Watotika Ile Butuh Air Bersih

Saat itu, Wakil Bupati Ignas Uran hendak kembali ke Larantuka setelah beberapa jam sebelumnya mengikuti aksi tanaman anakan tanaman pelindung di kawasan hutan lindung Gunung Ile Boleng di Kecamatan Ile Boleng.

Ketika tiba, Wakil Bupati Ignas Uran didampingi Anggota DPRD Flores Timur, Basir Kabesa Raya, hanya berjumpa dengan lima orang tenaga kesehatan (nakes) di rumah sakit terbesar di Pulau Adonara tersebut.

Sejumlah keluarga pasien itu, juga mengaku pelayanan dokter di RS Pratama Adonara kurang maksimal. Mereka berharap Pemerintah melalui Wakil Bupati yang berkunjung bisa menyikapi berbagai kekurangan di RS Adonara.

Kepala Sub Bagian Tata Usaha RS Pratama Adonara Stevanus Lamakelelang membenarkan hal itu. Dihadapan Wakil Bupati, Stefanus mengaku, salah satu kesulitan di RS Pratama Adonara, yakni kekurangan dokter umum dan tidak ada dokter spesialis.

Baca Juga :  Resmi Ditahan, Mantan Wabup Flotim Agus Boli Dititipkan di Rutan Larantuka

“Awalnya 4 dokter. Sekarang 2 dokter lulus PPPK dan penempatan di RUSD Larantuka. Sisa 2 dokter umum. Salah satunya selesai kontrak April ini dan kemungkinan tidak lanjutkan kontrak. Jadi bakal sisa 1 dokter saja. Selama ini, pasien butuh perawatan lebih lengkap, kita selalu rujuk ke RSUD Larantuka,” katanya.

Stefanus menambahkan selain mengenai dokter, juga perlu peningkatan status RS Pratama Adonara yang saat ini masing Tipe D. Dia mengaku, saat ini tengah mempersiapkan berbagai hal berkaitan dengan peningkatan tersebut.

Penulis : Wentho Eliando

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Damkar Sikka Bantu Padamkan Api di Sekitar Bandara Frans Seda Maumere
Jumlah Korban Jiwa Gempa Flores Capai 135 Orang
Kebakaran Lahan Kebun, Api Hampir Merambah Masuk ke Areal Bandara Frans Seda Maumere
Kondisi Memprihatinkan, Pasar Batu Cermin Mesti Direhabilitasi Segera
Ketika Air Mata Menjadi Berita: Membaca Kembali Gagasan Walburgus Abulat tentang Jurnalisme Terlibat
Dewan Dorong Pemkab Manggarai Barat Selamatkan Pisang Marmi
Istri Bupati Sikka Berbagi Kasih Bersama Anak-Anak Disabilitas Alma Maumere
PT MSJ dan PT SMS Salurkan Bantuan ke 22 Titik, Ringankan Beban Korban Gempa Nagekeo
Berita ini 522 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 22:14 WITA

Damkar Sikka Bantu Padamkan Api di Sekitar Bandara Frans Seda Maumere

Selasa, 8 September 2026 - 20:23 WITA

Jumlah Korban Jiwa Gempa Flores Capai 135 Orang

Selasa, 8 September 2026 - 20:09 WITA

Kebakaran Lahan Kebun, Api Hampir Merambah Masuk ke Areal Bandara Frans Seda Maumere

Selasa, 8 September 2026 - 17:49 WITA

Kondisi Memprihatinkan, Pasar Batu Cermin Mesti Direhabilitasi Segera

Selasa, 8 September 2026 - 15:16 WITA

Ketika Air Mata Menjadi Berita: Membaca Kembali Gagasan Walburgus Abulat tentang Jurnalisme Terlibat

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Jumlah Korban Jiwa Gempa Flores Capai 135 Orang

Selasa, 8 Sep 2026 - 20:23 WITA