Keuskupan Ruteng dan Labuan Bajo Bangga Festival Golo Koe Maria Asumpta Masuk Top 10 Kharisma Event Nusantara - FloresPos Net

Keuskupan Ruteng dan Labuan Bajo Bangga Festival Golo Koe Maria Asumpta Masuk Top 10 Kharisma Event Nusantara 

- Jurnalis

Senin, 24 Februari 2025 - 09:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Festival Golo Koe Maria Asumpta Labuan Bajo sudah tercatat masuk 10 besar dari 110 festival di negeri ini.

Festival Golo Koe Maria Asumpta Labuan Bajo sudah tercatat masuk 10 besar dari 110 festival di negeri ini.

RUTENG, FLORESPOS.net-Keuskupan Ruteng, Keuskupan Labuan Bajo, dan Pemerintah daerah setempat memberi apresiasi tinggi dan bangga dengan masuk 10 besarnya (top 10) Festival Golo Koe Labuan Bajo dalam Karisma Event Nusantara (KEN) tahun 2025 ini dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI.

Festival Golo Koe Maria Asumpta Labuan Bajo, Mabar, Flores, NTT, berada pada urutan 6 dari Top 10 yang keseluruhan sebanyak 110 festival yang diadakan di seluruh negeri ini.

Menurut Direktur Puspas Keuskupan Ruteng, RD. Marthin Chen dalam komunikasi per telepon, Senin (24/02/2025) pgi, respons Keuskupan Ruteng sebagai penyelenggara sebelumnya, sangat bahagia dan berbangga atas apresiasi terhadap festival ini.

“Festival ini bisa dilaksanakan atas kerja sama intensif seluruh paroki, Pemda Mabar, pelaku UMKM, komunitas seni budaya dan lintas agama, pelaku pariwisata dan pencinta lingkungan hidup,” katanya.

Melalui festival ini Gereja terlibat aktif untuk mewujudkan pariwisata yang mengabdi kesejahteraan masyarakat lokal dan berakar dalam budaya dan spiritualitas setempat yang inklusif dan ramah lingkungan.

Baca Juga :  Aktivis Masyarakat Adat Desak Kementerian Kehutanan Evaluasi SK 357 Tahun 2016

Dikatakan, tiga event festival yang diprakarsai keuskupan dan didukung penuh pemerintah tiga kabupaten dan elemen lain selama ini, yakni Golo Koe Labuan Bajo, Mabar, Festival Golo Curu Ruteng, Manggarai, dan Lembah Sanpio Kisol, Manggarai Timur, menjadi program bersama dua keuskupan.

Hal itu merupakan keinginan  dua Uskup, yakni Mgr. Sipri Hormat dan Mgr. Maksimus Regus sebagai penanggung jawab utama keuskupan setempat.

Sedangkan Sekjen Keuskupan Labuan Bajo, RD. Frans Nala mengatakan, pihaknya sangat bergembira mendapat informasi bahwa Festival Golo Koe masuk top 10 KEN tahun 2025 ini.

“Ini buah kerja keras banyak pihak, terutama Keuskupan Ruteng yang telah menginisiasi festival ini pada tahun 2022,”katanya.

Panitia penyelenggara bisa mengadakan festival atas  dukungan penuh Pemda Mabar, juga Pemprov dan  Kemenparekraf.

Baca Juga :  Vatikan Belum Ketuk Palu Tetapkan Uskup Keuskupan Labuan Bajo

Juga lembaga-lembaga lain dan para pihak yang tidak bisa disebutkan satu per satu yang telah berkontribusi membentuk dan mengarahkan festival bercorak religi dan budaya ini hingga masuk KEN tahun 2024 dan tahun ini langsung masuk top 10.

Tentu rasa sukacita ini menyiratkan tanggung jawab besar agar penyelenggaraan festival ini lebih baik lagi tahun ini.

Karena itu, sebagai penyelenggara, pihaknya, tetap mengharapkan dukungan banyak pihak dalam kerja  kolaboratif agar Festival Golo Koe tahun 2025 berdampak lebih besar lagi bagi umat dan masyarakat.

Informasi masuk Top 10 Festival Golo Koe dalam KEN 2925 seperti yang tersebar  di pelbagai media tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Pariwisata No SK/13/HK.01.02/MP/2025 tentang Penetapan 110 Karisma Event Nusantara 2025. SK tersebut ditandatangani Menteri Pariwisata Widiyanti Putri per 3 Februari 2025. *

Penulis : Christo Lawudin

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

Komisi IV Serahkan Naskah Akademik Ranperda Pengelolaan DAS ke Ketua DPRD NTT
Wendy Menang Meyakinkan, Pemilihan Ketua RT 01 Wae Sambi Terapkan Metode TPS Keliling
Program GENTING, Pemkab Ende Libatkan Stakeholder Terkait Jadi Orang Tua Asuh
Wujudkan Lingkungan Bersih, Rutan Bajawa Gelar Deklarasi Zero Halinar
Gubernur NTT Apresiasi LPK Musubu Stikes Santa Elisabeth Lela Kirim Tenaga Kesehatan ke Jepang
WALHI NTT Menilai Polres Sumba Timur Mandek Tangani Kasus Tambang Emas Ilegal
Selama Empat Tahun, LPK Musubu Kirimkan 71 Tenaga Kesehatan Asal NTT ke Jepang
WALHI NTT Sebutkan, Komodo Diperdagangkan, Manggarai Timur Jadi Ladang Perburuan Satwa Dilindungi
Berita ini 186 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 20:34 WITA

Komisi IV Serahkan Naskah Akademik Ranperda Pengelolaan DAS ke Ketua DPRD NTT

Selasa, 21 April 2026 - 12:43 WITA

Wendy Menang Meyakinkan, Pemilihan Ketua RT 01 Wae Sambi Terapkan Metode TPS Keliling

Selasa, 21 April 2026 - 11:51 WITA

Program GENTING, Pemkab Ende Libatkan Stakeholder Terkait Jadi Orang Tua Asuh

Selasa, 21 April 2026 - 06:55 WITA

Gubernur NTT Apresiasi LPK Musubu Stikes Santa Elisabeth Lela Kirim Tenaga Kesehatan ke Jepang

Selasa, 21 April 2026 - 06:50 WITA

WALHI NTT Menilai Polres Sumba Timur Mandek Tangani Kasus Tambang Emas Ilegal

Berita Terbaru

Aloysius Wisu Parera

Opini

Perempuan Manggarai: Memulihkan Mahkota yang Retak

Selasa, 21 Apr 2026 - 12:56 WITA

Opini

Ketika “Kartini” Menjadi Simbol yang Berebut Makna

Selasa, 21 Apr 2026 - 12:07 WITA