Segel Satu Kos, Lurah Paupire Imbau Pemilik Kos Awasi Aktivitas Penghuni - FloresPos Net

Segel Satu Kos, Lurah Paupire Imbau Pemilik Kos Awasi Aktivitas Penghuni

- Jurnalis

Senin, 3 Februari 2025 - 15:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lurah Paupire Kecamatan Ende Tengah, Agustinus Donatus Male

Lurah Paupire Kecamatan Ende Tengah, Agustinus Donatus Male

ENDE, FLORESPOS.net-Pemerintah Kelurahan Paupire, Kecamatan Ende Tengah, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada akhir tahun lalu mengambil langkah tegas menyegel sebuah kos kosan di wilayah kelurahan ini.

Pemerintah kelurahan bersama Bhabinkambtimas dan Babinsa di wilayah ini mengambil langkah itu setelah menerima laporan dari warga di sekitar.

Warga menyampaikan bahwa kos kosan itu tidak diawasi oleh pemilik dan aktivitas penghuninya sering mengganggu kenyamanan dan meresahkan warga sekitar.

Lurah Paupire Kecamatan Ende Tengah, Agustinus Donatus Male kepada Florespos.net, Senin (3/2/2025) di ruang kerjanya mengatakan tindakan itu dilakukan pada 17 Desember 2024 lalu.

Baca Juga :  Kepala BNPB Suharyanto Tinjau Warga Terdampak Erupsi Gunung Lewotobi di Flores Timur

Bangunan kos yang disegel tersebut dari gedek berlokasi di RT 02, RW 02 kompleks Reli TV Kelurahan Paupire.

Kos-kosan itu, kata lurah, menurut laporan dari Ketua RT dan RW serta warga selama ini tidak diawasi sehingga aktivitas penghuninya mengganggu kenyamanan warga.

“Awalnya sudah ditegur oleh warga dan RT setempat tapi tidak direspon maka kita ambil langka segel dulu baru minta pemiliknya menghadap. Selama ini pemiliknya juga tidak berada di kos – kosan itu,”katanya.

Dikatakannya, bahwa menurut laporan dari Ketua RT dan warga setempat penghuni kos- kosan tidak diawasi sehingga keluar masuk pada malam hari dan kerap kali mengganggu ketenangan warga.

Baca Juga :  SMAK Syuradikara Umumkan Kelulusan dengan Wisuda Purna Siswa, Ini Alasannya

“Warga merasa terganggu dan tidak nyaman maka melaporkan ke pemerintah. Kita mau hubungi pemilik tetapi selama ini tidak mengetahui pemiliknya,” katanya.

Lurah Paupire juga mengimbau kepada pemilik kos-kosan di wilayah ini bertanggungjawab mengawasi pemilik untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan.

“Pemilik kos harus bertanggungjawab awasi penghuninya, jangan hanya pikir sisi bisnisnya saja. Kita awasi bersama untuk cegah hal yang tidak diinginkan,” katanya. *

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Damkar Sikka Bantu Padamkan Api di Sekitar Bandara Frans Seda Maumere
Jumlah Korban Jiwa Gempa Flores Capai 135 Orang
Kebakaran Lahan Kebun, Api Hampir Merambah Masuk ke Areal Bandara Frans Seda Maumere
Kondisi Memprihatinkan, Pasar Batu Cermin Mesti Direhabilitasi Segera
Ketika Air Mata Menjadi Berita: Membaca Kembali Gagasan Walburgus Abulat tentang Jurnalisme Terlibat
Dewan Dorong Pemkab Manggarai Barat Selamatkan Pisang Marmi
Istri Bupati Sikka Berbagi Kasih Bersama Anak-Anak Disabilitas Alma Maumere
PT MSJ dan PT SMS Salurkan Bantuan ke 22 Titik, Ringankan Beban Korban Gempa Nagekeo
Berita ini 5,110 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 22:14 WITA

Damkar Sikka Bantu Padamkan Api di Sekitar Bandara Frans Seda Maumere

Selasa, 8 September 2026 - 20:23 WITA

Jumlah Korban Jiwa Gempa Flores Capai 135 Orang

Selasa, 8 September 2026 - 20:09 WITA

Kebakaran Lahan Kebun, Api Hampir Merambah Masuk ke Areal Bandara Frans Seda Maumere

Selasa, 8 September 2026 - 17:49 WITA

Kondisi Memprihatinkan, Pasar Batu Cermin Mesti Direhabilitasi Segera

Selasa, 8 September 2026 - 15:16 WITA

Ketika Air Mata Menjadi Berita: Membaca Kembali Gagasan Walburgus Abulat tentang Jurnalisme Terlibat

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Jumlah Korban Jiwa Gempa Flores Capai 135 Orang

Selasa, 8 Sep 2026 - 20:23 WITA