Tiga Mahasiswi Uniflor Diwisudakan Tanpa Skripsi - FloresPos Net

Tiga Mahasiswi Uniflor Diwisudakan Tanpa Skripsi

- Jurnalis

Minggu, 8 Desember 2024 - 17:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiga Mahasiswi Uniflor Diwisudakan Tanpa Skripsi

Tiga Mahasiswi Uniflor Diwisudakan Tanpa Skripsi

ENDE, FLORESPOS.net-Wisuda sarjana Universitas Flores (Uniflor) periode genap 2023-2024 berhasil menciptakan sejarah bagi kampus terbesar di daratan Flores-Lembata.

Salah seorang lulusan atau wisudawati atas nama Muzia Devia Sari dari Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia lulus dengan Indeks Prestasi Komulatif (IPK) sempurna alias 4,0.

Selain itu ada tiga lulusan lainnya diwisudakan tanpa skripsi. Ketiganya menyelesaikan tugas akhir melalui jalur Program Kreatif Mahasiswa Riset Sosial Humaniora (PKM RSH).

Mereka melakukan penelitian mengikuti program Kemendikbudristek dan berhasil menyelesaikan tugas penelitian sehingga nilai PKM RSH tersebut dikonversi atau rekognisi menjadi nilai skripsi.

Tiga sarjana baru yang diwisudakan tanpa skripsi dan mengikuti jalur PKM RSH itu antara lain Emarensiana Woe dan Syintia Fayudita Nato dari Prodi Pendidikan Matematika dan Novianti Puspita Sari dari Prodi Pendidikan Fisika.

Emerensiana Woe, S.Pd salah satu lulusan tanpa skripsi mengatakan ia memilih jalur PKM RSH sebagai jalur alternatif untuk melahirkan skripsinya.

Baca Juga :  Seribu Lebih Siswa di Ende Utara Mulai Terima Program MBG, Albinus: Sangat Membantu

Ia memanfaatkan program penelitian dan proyek kolaboratif dan berhasil menunjukkan kemampuannya dalam menerapkan teori matematika dalam kehidupan nyata.

“Saya percaya bahwa belajar tidak selalu harus di ruang kelas. Pengalaman lapangan dan kolaborasi dengan dosen serta teman-teman sangat membantu saya memahami konsep-konsep yang diajarkan,” katanya.

Dikutip dari publikasi.Uniflor.ac.id, Emerensiana mengatakan selama studi dia  bersama kedua rekannya terlibat dalam beberapa proyek penelitian yang berfokus pada guru penggerak di kota Ende.

Salah satu proyeknya meraih pendanaan hibah dari Kemendikbudristek RI melalui Program Kreativitas Mahasiswa Riset Sosial Humaniora (PKM-RSH).

Judul penelitian yang diangkat adalah Indentifikasi Permasalahan Guru Penggerak Terhadap Peningkatan Literasi dan Numerasi Siswa Sekolah Dasar di Ende.

Judul ini berhasil menarik perhatian Kemendikudristek RI. Proyek ini tidak hanya mengasah keterampilan analitisnya, tetapi juga membekalinya dengan pengalaman praktis yang sangat berharga.

Meskipun tidak menulis skripsi mereka tetap memenuhi semua persyaratan akademis lainnya dan meraih predikat pujian. Nilai dan bobot SKS di PKM-RSH memenuhi syarat minimal untuk rekognisi/konversi.

Baca Juga :  Polisi Tangkap Pelaku Pencabulan dan Rudapaksa di Ende 

Karya pengganti tugas akhir skripsi antara lain Karya Sastra, Penghargaan Film Internasional, Karya Ilmiah PKM, Juara Lomba Nasional dan Internasional, Juaran Pimnas, dan Publikasi Artikel Ilmiah.

Dosen Pembimbing PKM-RSH oleh Emma dan teman-teman dalah Lely Suryani, B.A. (Hons)., M.A. mengatakan bangga karena selain pintar di bidang akademik, Emma juga menguasai banyak soft skills yang juga dipelajarinya di UKM Jurnalistik Uniflor.

“Emma juga punya attitude yang sangat baik. Saya berharap Emma dapat sukses ke depannya, mengaplikasikan ilmunya di masyarakat,” tutup Lely.

Upacara wisuda dihadiri oleh keluarga, teman, dan rekan-rekan Emma, yang memberikan dukungan penuh.

Momen bahagia ini menjadi bukti bahwa dengan tekad dan kerja keras, setiap mahasiswa dapat mencapai impian mereka, meskipun harus melewati rintangan yang tidak terduga. *

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

TP PKK Kabupaten Sikka Gelar Trauma Healing untuk Anak-Anak Korban Gempa
Kantor Bupati Sikka Alami Kerusakan, Pimpinan Daerah Berkantor di Posko Tanggap Darurat BPBD
SiLPA Kabupaten Manggarai Barat 2026 Lebih dari Rp.102 Miliar
BRI Peduli Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Ngada dan Nagekeo
Dampak Gempa Bumi di Ende, 1.820 Rumah Warga Rusak, Pemerintah Mulai Salurkan Sembako
Tinjau Korban Gempa Flores di Riung, Kepala BNPB Pastikan Dukungan Terus Diberikan Sesuai Kebutuhan Masyarakat
Keluarga Besar PDI Perjuangan Kembali Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Korban Bencana
Korban Gempa Flores, Manggarai Barat 2 Meninggal, 21 Cedera
Berita ini 1,013 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:37 WITA

TP PKK Kabupaten Sikka Gelar Trauma Healing untuk Anak-Anak Korban Gempa

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:24 WITA

Kantor Bupati Sikka Alami Kerusakan, Pimpinan Daerah Berkantor di Posko Tanggap Darurat BPBD

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:15 WITA

SiLPA Kabupaten Manggarai Barat 2026 Lebih dari Rp.102 Miliar

Rabu, 19 Agustus 2026 - 09:33 WITA

BRI Peduli Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Flores di Ngada dan Nagekeo

Selasa, 18 Agustus 2026 - 22:00 WITA

Dampak Gempa Bumi di Ende, 1.820 Rumah Warga Rusak, Pemerintah Mulai Salurkan Sembako

Berita Terbaru

Nusa Bunga

SiLPA Kabupaten Manggarai Barat 2026 Lebih dari Rp.102 Miliar

Rabu, 19 Agu 2026 - 10:15 WITA