Ibu Hamil dan Anak-anak Masih Minum Air Kubangan, Mayestatis: Pemda Sikka Jangan Tunggu Laporan - FloresPos Net

Ibu Hamil dan Anak-anak Masih Minum Air Kubangan, Mayestatis: Pemda Sikka Jangan Tunggu Laporan

- Jurnalis

Selasa, 8 Oktober 2024 - 22:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potret Hidup Sebagian Warga Sikka, Ibu Hamil dan Anak-anak Masih Minum Air Kubangan

Potret Hidup Sebagian Warga Sikka, Ibu Hamil dan Anak-anak Masih Minum Air Kubangan

MAUMERE, FLORESPOS.net-Pemerintah Kabupaten Sikka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), diminta segera distribusi air bersih bagi warga yang tengah mengalami krisis air.

“Segera distribusi air bersih bagi warga yang kini mengalami krisis air,” kata Maria Angelorum Mayestatis, Anggota DPRD Sikka dari Partai Golkar, Selasa (8/10/2024).

Mayestatis menegaskan itu menyusul ada kasus ibu hamil dan anak-anak di Desa Reroroja, Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka yang konsumsi air kubangan akibat krisis air bersih

“Saat ini kita berada di puncak Musim Kemarau. Sudah pasti warga butuh air. Pemkab jangan tunggu ada laporan baru distribusi air. Kasihan warga, apalagi ibu hamil dan anak-anak harus minum dari kubangan,” tegas Mayestatis.

Baca Juga :  KPPS dan Pengawas TPS Sambangi Orang Sakit Sukseskan Pilkada di Kecamatan Reok

Sebelumnya, diberitakan Florespos.net, ada sebagian warga Kabupaten Sikka kini tengah berjuang mendapatkan air bersih untuk dikonsumsi dan penuhi kebutuhan hidup lainnya.

Kondisi ini dialami warga Dusun Magelo’o, Desa Reroroja, Kecamatan Magepanda di pesisir pantai utara Kabupaten Sikka.

Setiap hari–pagi dan petang, warga setempat mulai anak-anak, orang dewasa hingga ibu hamil harus turun naik tebing membawa jerigen menuju bantaran aliran sungai Magepanda guna mencari air bersih.

Mayestatis mengatakan, kebutuhan air bersih menjadi prioritas bagi ibu hamil dan anak-anak. Karena jika air yang dikonsumsi tidak sehat, maka akan berdampak pada kesehatan baik ibu maupun anak dalam kandungannya.

Baca Juga :  Suster Marselina Bicara Soal Tantangan, Sekolah Internasional dan Harapan SMA Bhaktyarsa

“Untuk ibu hamil misalnya, ketika mendekati masa partus, ketiadaan air apalagi musim kemarau saat ini, jelas beresiko bagi bumil dan janin dalam kandungannya. Apalagi untuk dapatkan air kubangan, mereka harus turun naik bukit yang curam,” urainya.

Mayestatis juga mendesak Pemkab Sikka segera menetapkan status siaga darurat air bersih akibat kemarau, melakukan pendataan daerah yang rawan dan krisis air sehingga bisa diberikan bantuan air bersih.

“Jadi jangan tunggu laporan ada kasus baru kaget untuk turun distribusi air bersih ke warga,” tegas dia. *

Penulis : Shinto Koban

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

RAT ke-37 KSP Kopdit Hiro Heling, Jumlah Anggota 12.935 Orang, Aset Capai Rp42 Miliar
Mengenal Diri: Menemukan True Self di Balik Jubah
Kemandirian Fiskal Daerah Butuh Transformasi Ekonomi
Polres Sikka Diduga Sengaja Menyembunyikan Tersangka Utama Pembunuhan Noni
Perwakilan 10 Suku di Romanduru Kecewa Kinerja Polres Sikka Mengungkap Kasus Pembunuhan Noni
PAD Dinas Pertanian Nagekeo Tembus Rp226 Juta, Terkendala Gudang dan Truk Pengangkut Alsintan
Nilai Polres Sikka Tidak Mampu, Keluarga Korban Noni Minta Mabes Polri Ambil Alih Penanganan Kasusnya
Pempus Bantu 3 Unit Alat Panen Modern untuk Petani Nagekeo-Alat Ini Bukan untuk Dipajang
Berita ini 160 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 25 April 2026 - 19:27 WITA

RAT ke-37 KSP Kopdit Hiro Heling, Jumlah Anggota 12.935 Orang, Aset Capai Rp42 Miliar

Sabtu, 25 April 2026 - 19:22 WITA

Mengenal Diri: Menemukan True Self di Balik Jubah

Sabtu, 25 April 2026 - 08:31 WITA

Kemandirian Fiskal Daerah Butuh Transformasi Ekonomi

Jumat, 24 April 2026 - 20:41 WITA

Polres Sikka Diduga Sengaja Menyembunyikan Tersangka Utama Pembunuhan Noni

Jumat, 24 April 2026 - 16:29 WITA

PAD Dinas Pertanian Nagekeo Tembus Rp226 Juta, Terkendala Gudang dan Truk Pengangkut Alsintan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Mengenal Diri: Menemukan True Self di Balik Jubah

Sabtu, 25 Apr 2026 - 19:22 WITA

Bentara Net

BENTARA NET: Investasi Peradaban yang Tak Bisa Ditunda

Sabtu, 25 Apr 2026 - 08:37 WITA

Nusa Bunga

Kemandirian Fiskal Daerah Butuh Transformasi Ekonomi

Sabtu, 25 Apr 2026 - 08:31 WITA