Gedung Perpustakaan Daerah Nagekeo Mulai Digunakan - FloresPos Net

Gedung Perpustakaan Daerah Nagekeo Mulai Digunakan

- Jurnalis

Rabu, 7 Agustus 2024 - 19:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Perpustakaan Daerah Nagekeo Mulai Digunakan. Foto: Arkadius Togo

Gedung Perpustakaan Daerah Nagekeo Mulai Digunakan. Foto: Arkadius Togo

MBAY, FLORESPOS.net-Kantor Perpustakaan Daerah Kabupaten Nagekeo, di Nusa Tenggara Timur (NTT), yang dibangun tahun anggaran 2021 mulai digunakan.

Pembangunan gedung itu di mulai tahun anggaran 2021 dengan perencanaan anggaran Rp 15 miliyar. Tahap satu melalui Dana Alokasi Khusus sebesar Rp 10 milyar dan Tahap dua melalui Dana APBD Kabupaten Nagekeo sebesar Rp 5 Miliyar.

Sebelum digunakan digelar ritual adat masuk Gedung/Rumah Baru (Pui Lebha Beza Gha) Perpustakaan Daerah Nagekeo oleh Fungsionaris Suku Adat Dhawe yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah, Rabu (7/8/2024).

Staf Ahli Bupati Nagekeo Elias Tae dalam sambutan mewakili Pejabat Bupati Nagekeo menyampaikan rasa syukur dan terima kasih karena gedung baru yang dibangun pada tahun anggaran 2021 tersebut sudah mulai digunakan.

“Kita bersyukur kepada Tuhan atas segala anugerah. Kita berdoa kepada leluhur Suku Dhawe yang telah mendahului kita dan bersama kita saat ini. Karena Dhawe sejak awal telah memberi segala sesuatu untuk kepentingan masyarakat Nagekeo,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Elias Tae juga menyampaikan terimakasih kepada Lukas Mbulang yang sudah memberikan peneguhan kepada pemerintah khususnya kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

Menurutnya, yang disampaikan Lukas Mbulang sangat bermanfaat dalam hubungan dengan pembangunan yang berkaitan dengan sosial budaya yang menjadi kekuatan untuk pembangunan pembangunan lebih lanjut.

“Kebetulan dinas ini menangani rumah peradapan maka tempat ini menjadi tempat belajar, tempat mencari ilmu pengetahuan,” kata Elias Tae.

Baca Juga :  SDI Beiposo Juara Futsal Spensa Bajawa Cup VI 2024

Elias Tae menjelaskan, berkaitan dengan kegiatan budaya masuk rumah hari ini pemerintah pada posisi menjunjung tinggi pada nilai nilai budaya. Oleh karena itu pemerintah menyampaikan banyak terimakasih.

“Saya menyampaikan terimakasih kepada para penjabat yang telah berproses dalam pembangunan perpustakaan ini mulai dari Pak Nani Aoh, Pak Elias Djo hingga Pak Don. Terimakasih kepada Ibu Reinata Fernandes mantan Kadis yang dari awal berproses bersama dalam pembangunan ini,” katanya.

“Terimakasih kepada rekanan yang sudah membangun gedung ini, para pimpinan perangkat daerah dan para wartawan. Kami masih meminta dukungan apabila pada saat ini gedung ini mulai digunakan bisa mengajak anak-anak kita manfaatkan gedung ini. Jika ada hal-hal dari pemerintah yang perlu dibicarakan bersama masyarakat adat Suku Dhawe, maka mari kita sama-sama membicarakannya,” tambah Elias Tae.

Plt Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Serfulus Babo Nuwa dalam sambutan mengatakan, kegiatan tersebut telah resmi secara budaya karena gagasan utama perpustakaan ini adalah gagasan peradapan yang dimulai dengan Suku Dhawe yang telah menyerahkan tanah kepada pemerintah.

Ia menjelaskan, kantor tersebut dibangun mulai tahun anggaran 2021 dengan perencanaan anggaran Rp 15 miliyar yang dimulai dengan tahap satu melalui DAK Rp 10 miliar dan tahap dua melalui APBD Nagekeo Rp 5 miliyar.

Serfulus Babo mengatakan, banyak halangan dan tantangan yang dihadapi, namun pihaknya percaya jika bersama-sama dalam acara budaya ini pasti leluhur akan mendukung karena ini adalah rumah peradapan, rumah budaya orang Nagekeo.

Baca Juga :  Babak Delapan Besar Rampung, Ini Empat Tim Semi Final Askab Ende Cup

“Kami menyampaikan terimakasih kepada Pj Bupati, pimpinan OPD, asisten yang mendukung pembangunan perpustakaan. Kami menyampaikan penghargaan kepada Suku Dhawe yang penuh ketulusan hati mendukung dari awal dan sampai hari ini dan tentunya juga terus mendukung.”

“Kami menyampaikan permintaan maaf apabila ada kata kata kami yang salah, perbuatan kami yang salah kami menyampaikan permintaan maaf kepada leluhur, para mosalaki dan semua masyarakat Suku Dhawe,” kata Serfulus Babo.

Lukas Mbulang, salah tokoh adat Suku Dhawe mengatakan peristiwa tersebut luar biasa.

“Ini adalah kegiatan pemerintah. Kita dengan spirit awal membangun Nagekeo dengan spirit awal membangun Nagekeo dengan budaya karena kita lahir dari rahim budaya. Terimakasih banyak kepada para mosalaki yang telah melakukan ritual adat masuk rumah. Percaya tidak percaya nanti kita lihat ketika bicara tentang budaya berarti Pemali. Karena terkait martabat manusia sebagai citra Allah,” katanya.

Kata Lukas, “Mari kita sama-sama kerjasama. Jika ada yang kurang kita saling mengisi. Kami dari Dhawe sudah selesai terkait tanah karena secara adat sudah memberi tidak boleh mengambil kembali (Tii Mona Wiki Pati Mona lai). Ini mau menunjukan bahwa kita mau membangun kerjasama (Too Jogho Wagha Sama).”

Lukas juga menyampaikan terimakasih. “Kita sama-sama membangun dalam spirit budaya sehingga semua anak Nagekeo bisa selamat. Saya menyampaikan permintaan maaf, apabila selama ini pola-pola pendekatan saya kurang berkenan,” katanya. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Kronologi Lengkap Guru Agama Katolik di Sikka Didorong, Dikatai Monyet dan Diminta Pulang Saat Mengurus Berkas di Kantor Kemenag Sikka
Sambut HUT RI Ke-81, APNI Ajak Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral Demi Terwujudnya Negara Adi Daya
Kunjungi Marga Ende, Delvis Rettob Tegaskan PMKRI Tetap Berjuang untuk Orang Kecil
Gerakan Pangan Murah di Ende, Bulog Layani 4 Ton Beras kepada Warga
137 Guru Agama di Kabupaten Sikka Dapat TPG, Kemenag Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan
Harumkan Nama Ende, Siswi SMAKN Ende Melaju ke Tingkat Nasional OSN Bidang Kimia
Kemenag Sikka Evaluasi Layanan TPG dan PPG, Tiga Guru Dimintai Pendapat
Guru Agama di Sikka Laporkan Kasus Dugaan Tindak Pidana Penghinaan ke Polres Sikka
Berita ini 841 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:44 WITA

Kronologi Lengkap Guru Agama Katolik di Sikka Didorong, Dikatai Monyet dan Diminta Pulang Saat Mengurus Berkas di Kantor Kemenag Sikka

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:12 WITA

Sambut HUT RI Ke-81, APNI Ajak Perkuat Hilirisasi dan Tata Kelola Mineral Demi Terwujudnya Negara Adi Daya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:00 WITA

Kunjungi Marga Ende, Delvis Rettob Tegaskan PMKRI Tetap Berjuang untuk Orang Kecil

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:25 WITA

137 Guru Agama di Kabupaten Sikka Dapat TPG, Kemenag Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:42 WITA

Harumkan Nama Ende, Siswi SMAKN Ende Melaju ke Tingkat Nasional OSN Bidang Kimia

Berita Terbaru

Opini

Menjadi Korban Bukanlah Identitas Abadi

Kamis, 6 Agu 2026 - 22:21 WITA

Opini

Anatomi Krisis Keselamatan Angkutan Barang

Kamis, 6 Agu 2026 - 13:52 WITA