Angka Stunting di Ende Naik, Pimpinan OPD Hingga BUMD Siap-siap Jadi Orang Tua Asuh - FloresPos Net

Angka Stunting di Ende Naik, Pimpinan OPD Hingga BUMD Siap-siap Jadi Orang Tua Asuh

- Jurnalis

Kamis, 20 Juni 2024 - 19:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ENDE, FLORESPOS.net-Prevalensi stunting di Kabupaten Ende pada tahun 2023 lalu sebesar 6,8% atau 1.241 kasus stunting.

Pada tahun 2024 tepatnya masa timbang bulan Februari naik menjadi 8,2% atau 1.448 kasus.

Pemerintah Kabupaten Ende melalui instansi terkait menggelar Rembuk Stunting yang melibatkan semua pihak untuk melakukan intervensi dan penanganan bersama untuk penurunan angka sesuai target yaitu 5,3%.

Saat Rembuk Stunting Kabupaten Ende di Aula Hotel Flores Mandiri, Kamis (20/6/2024), Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Ende, Mathilda Gaudensia Ilmoe menyarankan agar Pimpinan OPD di Ende mengambil peran langsung untuk melakukan intervensi lapangan.

Selain kebijakan penanganan secara umum dari pemerintah, Kata Mathilda, para pimpinan OPD bahkan pimpinan BUMN dan BUMD bisa mengambil peran sebagai orang tua asuh bagi anak-anak stunting di Ende.

Baca Juga :  Tim SAR Gabungan Temukan Jenasah Pria yang Tenggelam di Wolowaru

“Selain intervensi dengan kebijakan pemerintah salah satu langkah lain adalah Pimpinan OPD, BUMN dan BUMD di Ende bisa menjadi orang tua asuh bagi anak stunting. Langkah ini adalah intervensi langsung yang bisa membantu untuk mengurangi angka stunting,” kata Kadis Ketahanan Pangan Ende.

Usulan tersebut ditanggapi oleh PJ Bupati Ende, Dr Agustinus Ngasu.

“Saya sepakat bahwa pimpinan OPD juga pimpinan BUMN, BUMD bisa jadi orang tua asuh untuk anak stunting tapi ada PR bagi orang kesehatan dan KB,” kata PJ Bupati kepada wartawan usai kegiatan.

Dikatakannya bahwa terhadap usulan tersebut Dinas Kesehatan dan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana harus mengindetifikasi dan mengetahui secara pasti kondisi riil di lapangan.

“Orang kesehatan dan KB di lapangan harus tau benar anak stunting itu penyebabnya apa. Apakah karena pola asuh atau masalah sanitasi,” kata PJ Bupati Ende.

Baca Juga :  Semarak Hari Lansia di Flores Timur, Lansia Lewolema Bahagia dalam Balutan Semangat Kebersamaan

Menurut PJ Bupati Ende penyebab stunting mesti diketahui secara pasti agar intervensi yang dilakukan tepat sasaran.

PJ Bupati Ende mencontohkan intervensi yang dilakukan di Kecamatan Nangapanda pada tahun lalu. Penyebab stunting di wilayah itu adalah masalah sanitasi tetapi intervensi yang dilakukan yaitu memberikan makanan tambahan. Hasilnya prevalensi stunting di wilayah Kecamatan Nangapanda tidak berubah.

“Misalnya di Nangapanda itu masalah sanitasi bukan karena pola asuh tapi yang dikasih dengan bantuan dari Bank NTT berupa makanan tambahan. Hasilnya anak-anak tidak keluar dari stunting. Kedepannya intervensi yang dilakukan harus tepat sasaran,” tegas PJ Bupati. *

Penulis: Willy Aran I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah
20 Unit KDKMP di Ngada Mencapai 100 Persen Pembangunan Fisik Gerai
Enam Nelayan Selamat Usai Kapal Mori Sama 02 Tabrak Karang di Pulau Siaba Kecil
Realisasi Sementara PAD Manggarai Barat Rp.237 Miliar Lebih
Pemkab Sikka dan BTN Tandatangan Kerjasama Terkait Penyediaan Jasa Layanan Perbankan
Kasus Bunuh Diri Pelajar di Sikka Tergolong Tinggi, Dinas PKO Buat Program Layanan Dukungan Psikososial
Kelurahan Onekore Dapat Bantuan 5 Unit Rumah Layak Huni dari Bupati Ende
Lepas Kontingen Popda, Bupati Sikka Berpesan Kejar Target Raih Emas
Berita ini 135 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:05 WITA

Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:34 WITA

20 Unit KDKMP di Ngada Mencapai 100 Persen Pembangunan Fisik Gerai

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:05 WITA

Enam Nelayan Selamat Usai Kapal Mori Sama 02 Tabrak Karang di Pulau Siaba Kecil

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:18 WITA

Pemkab Sikka dan BTN Tandatangan Kerjasama Terkait Penyediaan Jasa Layanan Perbankan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:37 WITA

Kasus Bunuh Diri Pelajar di Sikka Tergolong Tinggi, Dinas PKO Buat Program Layanan Dukungan Psikososial

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Penanganan Sampah Bukan Hanya Urusan Pemerintah

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:05 WITA

Nusa Bunga

20 Unit KDKMP di Ngada Mencapai 100 Persen Pembangunan Fisik Gerai

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:34 WITA