Unika Santo Paulus Ruteng Terus Lakukan Transformasi, Kolaborasi, dan Berkarakter - FloresPos Net

Unika Santo Paulus Ruteng Terus Lakukan Transformasi, Kolaborasi, dan Berkarakter

- Jurnalis

Selasa, 21 Mei 2024 - 16:16 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RUTENG, FLORESPOS.net-Usia Unika Santo Paulus Ruteng di Kabupaten Manggarai, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), telah mencapai 65 tahun. Dalam usia yang tidak mudah itu, Unika St. Paulus tentu tidak pernah berhenti melakukan transformasi, kolaborasi, dan berkarakter.

Komitmen itu terungkap pada puncak perayaan Dies Natalis Unika St. Paulus Ruteng, setidaknya seperti disampaikan Rektornya, Romo Maksimus Regus.

Menurutnya, perjalanan 65 tahun ini merupakan perjalanan syukur dan menjadi sebuah pertarungan untuk memenangkan nilai-nilai kebaikan dan  kasih di tengah kehidupan.

“Karena itu, kita patut terima kasih kepada semua mulai  para inisiator awal dari berdirinya lembaga pendidikan ini,” katanya.

Yang sama juga untuk para pemimpin terdahulu yang telah membuka jalan lebar sehingga lembaga ini terus bertumbuh dan berkembang sejauh ini.

Karena itu, tidak ada alasan bagi lembaga ini untuk berhenti  melakukan transformasi, kolaborasi dan berkarakter.

Transformasi yang bertumbuh dan berkembang merupakan transformasi pendidikan dalam semangat kolaborasi menuju masyarakat berkarakter ini menjadi komunitas akademik yang transformatif kolaboratif dan berkarakter.

Dikatakan, transformasi, kolaborasi, dan berkarakter memiliki makna teologis yang berkaitan dengan visi Trinitaria, yakni Bapa, Putra dan Roh Kudus.

Baca Juga :  Komisi III DPRD Ende Desak Pemerintah Bayar Hak Kontraktor, Orba ; Jika Ada Persoalan segera Diselesaikan 

Transformasi itu tanda untuk mengubah atau melahirkan. Hal itu hanya bisa dilakukan oleh Tuhan dan atas kemauan-Nya sendiri untuk melakukan perubahan atau transformasi.

Bicara tentang transformasi, kita harus menukarnya dengan sebuah pengorbanan. Tidak ada transformasi kalau tidak ada pengorbanan.

Selanjutnya, kolaborasi. Kolaborasi itu satu kepingan bersama dengan transformasi. Tidak ada transformasi kalau tidak ada kolaborasi. Bekerja bersama bergandengan tangan.

“Saya pikir semangat kolaboratif itu ada di dalam diri Yesus sendiri ketika dia mengajak 12 Rasul berjalan bersama-Nya untuk mewartakan kasih Tuhan,” katanya.

Kolaborasi itu juga menjadi prinsip dan nilai agar transformasi itu berusia panjang dan bertahan lama. Dan, mahkota dari transformasi dan kolaborasi itu yang penting dan disebut dengan karakter.

Berkarakter ini barangkali bisa dianalogikan dengan roh dari perjalanan transformasi dan kolaborasi itu sendiri yang tidak bisa dilihat alias  sesuatu yang abstrak.

Kalau membayangkan Unika yang berkarakter tentu muncul keinginan untuk membangun sebuah imajinasi tertentu guna melahirkan generasi -generasi berkualitas di tengah masyarakat.

Baca Juga :  DPRD Ende Akan Gunakan Hak Angket, Ini Tanggapan Bupati

Ketika itu, Ketua Yayasan Pendidikan St. Paulus (Yaspar), Rm. Ledobaldus Roling Mujur, mengatakan, Yaspar akan terus mendukung pengembangan Unika St. Paulus Ruteng.

“Selama 65 tahun Unika St. Paulus Ruteng telah melahirkan manusia berkarakter yang bekerja pada  bidang dan profesi yang beragam,” katanya.

Unika telah menjadi lembaga yang sangat besar. Unika ini bisa melewati segala macam krisis hanya karena penyelenggaraan Allah semata.

Karena penyelenggaraan Allah diberikan berbagai peluang dan orang-orang yang tepat sehingga Unika bisa sampai di titik ini.

Yaspar sebagai Ibu yang telah melahirkan menyaksikan pertumbuhan Unika St. Paulus Ruteng menyampaikan komitmen untuk terus  mengembangkannya ke depan.

Puncak Dies Natalis Unika Santo Paulus Ruteng, Senin (20/5/2024) berlangsung meriah. Perayaan puncak diawali dengan misa yang dipimpin Vikjen Keuskupan Ruteng, Romo Alfons Segar.

Hadir juga Bupati Manggarai Hery Nabit dan jajarannya, unsur Pemkab dari Mabar dan Matim berbaur undangan dan segenap civitas akademika Unika St. Paulus Ruteng. *

Penulis: Christo Lawudin I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Bupati Sikka Serahkan Sapi Kurban Presiden Prabowo Seberat 850 Kilogram di Masjid Baiturrahman Nangahure Bukit
Empat Pesan Gubernur NTT Terkait Idul Adha 1447 Hijriah
Weekend at Parapuar Kembali Suguhkan Harmoni Musik dan Tari Tradisional di Natas Parapuar
Pengurus Baru PPDKAE Kabupaten Ende Resmi Dilantik di Kampus Atma Reksa–Rumah Bersama untuk Inklusivitas
Perpolitikan Indonesia Hadapi Tantangan Money Politic
Jelang Open Turnamen Soekarno Cup, PBVSI Ende Up Grade Lisensi Wasit Voli
Baru Satu Jam Ditindak Petugas Pedagang Kembali Lagi ke Jalan, Ternyata Ini Alasan
Yonif TP 834/Wakanga Mere Resmi “Masuk Rumah” di Nagekeo Lewat Upacara Adat
Berita ini 92 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 21:43 WITA

Bupati Sikka Serahkan Sapi Kurban Presiden Prabowo Seberat 850 Kilogram di Masjid Baiturrahman Nangahure Bukit

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:57 WITA

Empat Pesan Gubernur NTT Terkait Idul Adha 1447 Hijriah

Senin, 25 Mei 2026 - 08:12 WITA

Weekend at Parapuar Kembali Suguhkan Harmoni Musik dan Tari Tradisional di Natas Parapuar

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:05 WITA

Pengurus Baru PPDKAE Kabupaten Ende Resmi Dilantik di Kampus Atma Reksa–Rumah Bersama untuk Inklusivitas

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:03 WITA

Jelang Open Turnamen Soekarno Cup, PBVSI Ende Up Grade Lisensi Wasit Voli

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Empat Pesan Gubernur NTT Terkait Idul Adha 1447 Hijriah

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:57 WITA

Opini

Mesin Tak Boleh ‘Memutuskan Hidup dan Mati’

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:56 WITA