Pengarah Arus Irigasi di Nginamanu Barat Rusak, Bupati Ngada Pastikan Segera Diperhatikan - FloresPos Net

Pengarah Arus Irigasi di Nginamanu Barat Rusak, Bupati Ngada Pastikan Segera Diperhatikan

- Jurnalis

Rabu, 15 Mei 2024 - 08:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAJAWA, FLORESPOS.net-Kepala Desa Nginamanu Barat, Kecamatan Wolomeze, Kabupaten Ngada, Antonius Rangga mengatakan Pengarah Arus Irigasi Belaleo di desanya rusak parah akibat longsor dan tidak bisa digunakan lagi.

“Akibat longsoran tersebut sejumlah areal persawahan mengalami kesulitan untuk dilakukan pekerjaan sawah,” kata Antonius kepada Bupati Ngada Andreas Paru saat peresmian gedung baru TKK Ize, Selasa (14/5/2024).

Dia juga menyampaikan saluaran irigasi untuk daerah persawahan Nginamanu Barat masih sangat buruk seperti pada irigasi Alo Bheto Mala Ize, Alo Bheto Rea Naghe, Obonio, Beimapa, Tiwun Amba dan Belaleo.

Baca Juga :  Sehari Bermain Bersama Anak, Kolaborasi Lintas Sektor Menuju Aksi Generasi Iklim 2025

Selain itu, Antonius memohon perhatian pemerintah soal jalan masuk menuju Kantor Desa Nginamanu Barat yang perlu ditingkatkan dan bantuan alat berat untuk gusur Lapangan Desa, Jalan Tani dan jalan Lingkar Luar Desa jalur Beimapa, Koporangga, Obonio, Reanaghe menuju Mala Ize.

Bupati Ngada Andreas Paru meminta Pemerintah Desa segera membuat surat yang dibuktikan dengan foto-foto lokasi longsoran dan dikirim kepadanya. Persoalan irigasi tersebut harus segera ditindaklanjuti karena berurusan dengan perut.

“Kepala Desa segera buat surat dan akan saya minta BPBD dan Dinas PU segera turun ke lokasi. Saya jawab memang sekarang dan saya minta Kepada Desa segera buat surat,” pintanya.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Penganiayaan di Hari Natal, Kapolsek Soa: Penyidik akan Dalami Keterangan Para Terduga

Bupati Andreas mengatakan, Dinas PU dan BPBD akan melakukan survei untuk bisa dihitung kebutuhan anggaran sehingga dapat digunakan anggaran Bantuan Tak Terduga (BTT).

Kata Bupati Andreas, untuk saluran yang mengalami kerusakan akan menyusul untuk diperhatikan namun yang paling utama adalah saluran yang rusak. Sementara untuk irigasi yang rusak, jalan juga dapat diusulkan sehingga dapat dimasukkan dalam rancangan anggaran tahun 2025. *

Penulis: Wim de Rozari I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Pulihkan Populasi Pisang Kepok, Butuh Gerakan Seluruh Flores
Nando Watu Serahkan Beasiswa PIP Aspirasi AHP untuk 30 SDK Marsudirini Detusoko- Ende
Tingkatkan Penemuan Kasus TBC, Tim Peneliti Dosen Prodi Keperawatan Ende Latih Kader Kesehatan di Wolowaru
Dugaan Pencurian Berulang Kali, Orang Tua Terduga Pelaku Curi Kambing Dituding Selalu Bela Anaknya
Pemkab Ngada Dukungan Program Cetak Sawah Rakyat
Wabub Ngada Berni Dhey Serahkan Sembako Bagi Lansia di Desa Sobo
Kasus Curi Kambing, Polres Nagekeo Masih Lakukan Penyelidikan dan Pemeriksaan
Festival Bale Nagi 2026 Siap Digelar, Heri Lamawuran: Ada Pameran Ekraf, UMKM dan Job Fair
Berita ini 117 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:55 WITA

Pulihkan Populasi Pisang Kepok, Butuh Gerakan Seluruh Flores

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:06 WITA

Nando Watu Serahkan Beasiswa PIP Aspirasi AHP untuk 30 SDK Marsudirini Detusoko- Ende

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:00 WITA

Tingkatkan Penemuan Kasus TBC, Tim Peneliti Dosen Prodi Keperawatan Ende Latih Kader Kesehatan di Wolowaru

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:44 WITA

Dugaan Pencurian Berulang Kali, Orang Tua Terduga Pelaku Curi Kambing Dituding Selalu Bela Anaknya

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:03 WITA

Pemkab Ngada Dukungan Program Cetak Sawah Rakyat

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Pulihkan Populasi Pisang Kepok, Butuh Gerakan Seluruh Flores

Kamis, 30 Jul 2026 - 13:55 WITA

Nusa Bunga

Pemkab Ngada Dukungan Program Cetak Sawah Rakyat

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:03 WITA