Kabupaten Flores Timur Telah Capai 96 Persen Status Universal Health Converage - FloresPos Net

Kabupaten Flores Timur Telah Capai 96 Persen Status Universal Health Converage

- Jurnalis

Minggu, 24 Maret 2024 - 10:29 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) telah mencapai status Universal Health Converage (UHC) atau warganya dapatkan layanan jaminan kesehatan nasional (JKN) yang diselenggarakan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

“Kabupaten Flores Timur sudah melewati batas 95 persen atau saat ini 96 persen status UHC/JKN. Kesehatan masyarakatnya terjamin merata dengan status keaktifan kepesertaannya mencapai 81 persen,” kata Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Ir David Bangun, Eng, IPU, ASEAN.Eng.

David Bangun menyampaikan itu saat Launching UHC Program JKN di aula Setda Flores Timur, Kamis (21/3/2024).

David Bangun mengapresiasi Pemda dan DPRD Flores Timur yang mempunyai komitmen yang kuat termasuk mengalokasikan anggaran untuk memberi jaminan kesehatan kepada masyarakatnya.

“Dari semua yang sudah kami datangi mengenai UHC, semua Pemda umumnya mencapai standar UHC. Ini menandakan adanya komitmen yang kuat termasuk alokasikan anggaran untuk jaminan kesehatan masyarakat. Kami sangat apresiasi. Ini pencapaian luar biasa bagi Flores Timur,” katanya.

Baca Juga :  O2SN Tingkat SMA di Ngada Digelar, Romanus: Wahana Aktualisasi Unjuk Prestasi Anak
Launching UHC Program JKN di aula Setda Flores Timur, Kamis (21/3/2024)

Menurut David Bangun, dengan standar UHC mencapai 96 persen berarti hampir seluruh masyarakat Flores Timur mendapatkan jaminan kesehatan pada semua fasilitas kesehatan yang ada.

David Bangun berharap dengan standar UHC ini, fasilitas kesehatan juga dituntut untuk memberikan pelayanan kesehatan yang baik bagi masyarakat. Tidak boleh membeda-bedakan pasien dalam pelayanan dan penanganan. Tidak ada batas waktu rawat inap dan lainnya.

Sementara Penjabat Bupati Flores Timur Doris Alexander Rihi pada kesempatan itu mengatakan, kesehatan masyarakat sangat utama. Itu menjadi urusan wajib dan mendasar bagi seluruh masyarakat termasuk Pemda.

Selain jaminan kesehatan, kata Doris Rihi, Pemda Flores Timur juga telah berupaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat, baik di Larantuka daratan, Pulau Adonara dan Pulau Solor.

Baca Juga :  Kementan Berikan 119 Pompa Air Demi Peningkatan Indeks Pertanaman di Manggarai Barat

Kata Doris Rihi, dengan kemampuan keuangan daerah yang terbatas, Pemda dan DPRD Flores Timur telah berupaya alokasikan anggaran untuk jaminan kesehatan masyarakat, dan fasilitas kesehatan yang ada.

Launching UHC Program JKN di aula Setda Flores Timur, Kamis (21/3/2024)

“Manfaatkan secara optimal jaminan kesehatan ini dan kepada tenaga kesehatan untuk berikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat,” katanya.

Doris Rihi meminta dinas terkait untuk segera dan setiap bulan melakukan sosialisasi, verifikasi dan validasi data jaminan kesehatan masyarakat.

“Ini adalah doa dan mimpi kita bersama. Harapan kita manfaatkan secara baik-baik. Bersama-sama dengan teman-teman DPRD Kabupaten Flores Timur mengajak semua kita, mari kita manfaatkan layanan jaminan kesehatan ini,” katanya.

Hadir saat launching UHC Program JKN tersebut, Sekretaris Daerah Flores Timur Petrus Pedo Maran, Kepala BPJS Maumere, Ketua Pengadilan Flores Timur, Kejaksaan Flores Timur, Polres Flores Timur, Kepala Dinas Kesehatan Flores Timur, para Kepala Dinas dan Camat, serta staf BPJS Kesehatan. *

Penulis: Wentho Eliando I Editor: Anton Harus

Berita Terkait

‘Hidup Tak Ada Ujung’, Alumni SPP dan SPMA St Isidorus Boawae Temu Kangen di Ende
Ombudsman NTT Sarankan Perangkat Daerah Segera Benahi Standar Pelayanan Publik
Bupati Raymundus Lantik 11 Pejabat Eselon II, 6 Jabatan Belum Terisi
DLH Ende Bersihkan Drainase yang Mampet Akibat Tumpukan Sampah, Ini Imbauan ke Warga
Beras Pemda Manggarai Barat Sisa 44 Kg, Lainnya Dimakan Burung
DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian
Sudah Sepekan, DLH Ende Belum Sampaikan Hasil Kajian Dampak Lingkungan Pabrik Tahu Tempe Krakatau Lokoboko
Kejari Sikka Geledah Kantor PUPR dan Setda Sikka Terkait Proyek Watergen di Desa Semparong
Berita ini 137 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 19:27 WITA

‘Hidup Tak Ada Ujung’, Alumni SPP dan SPMA St Isidorus Boawae Temu Kangen di Ende

Jumat, 6 November 2026 - 18:46 WITA

Ombudsman NTT Sarankan Perangkat Daerah Segera Benahi Standar Pelayanan Publik

Jumat, 6 November 2026 - 17:35 WITA

Bupati Raymundus Lantik 11 Pejabat Eselon II, 6 Jabatan Belum Terisi

Jumat, 6 November 2026 - 10:22 WITA

Beras Pemda Manggarai Barat Sisa 44 Kg, Lainnya Dimakan Burung

Kamis, 5 November 2026 - 19:26 WITA

DPRD Sikka Minta Efisiensi Anggaran Jangan Sentuh Sektor Pendidikan, Kesehatan dan Pertanian

Berita Terbaru

Bentara Net

BENTARA NET: Keadilan Kesehatan

Sabtu, 7 Nov 2026 - 10:26 WITA