Bupati Andreas Paru Ajak Kopdit Sangosay Kerjasama di Sektor Pariwisata - FloresPos Net

Bupati Andreas Paru Ajak Kopdit Sangosay Kerjasama di Sektor Pariwisata

- Jurnalis

Senin, 11 Maret 2024 - 17:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAJAWA, FLORESPOS.net-Bupati Ngada Andreas Paru mengajak Kopdit Sangosay untuk bekerjasama di sektor pariwisata di daerah tersebut.

Ajakan orang nomor satu di Kabupaten Ngada itu disampaikannya saat membuka Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2023 Kopdit Sangosay pada Sabtu (9/3/2024), di Kantor Pusat Kopdit Sangosay Bajawa.

Bupati Andreas mengatakan, Kopdit Sangosay memiliki kekuatan yang sangat dahsyat, yakni saat ini beranggotakan 132.130 anggota dengan aset mencapai Rp.1.198.088.147.588 tersebar di 19 kabupaten/kota se NTT.

“Kepercayaan anggota kepada pengurus dan manajemen harus terus ditingkatkan di mana hak dan kewajiban harus terus dilakukan dengan baik. Kekuatan ini juga sangat dimungkinkan untuk pengelolaan sektor Pariwisata,” katanya.

Kata Bupati Andreas, kerjasama atau kolaborasi dengan berbagai pihak sangat penting. Kolaborasi juga bisa dilakukan dengan pemerintah termasuk dengan inovasi. Terobosan harus dilakukan pengurus dalam meningkatkan kepercayaan anggota. Anggota akan terus bertambah dan berdampak pula penambahan aset.

Bupati Andreas mengatakan, namanya “Sangosay” berarti “semoga sampai tujuan”. Tentu tujuan itu tercapai bila sejumlah inovasi dan langkah konkrit pengurus diikuti dengan tanggung jawab anggota itu sendiri.

Menurut Bupati Andreas, sebagai Koperasi Kredit, Sangosay dimungkinkan untuk mengembangkan sayapnya pada sektor-sektor lain yang tentunya juga dapat menambah pendapatan Koperasi itu sendiri.

Baca Juga :  Ones Manggo, Mutiara yang Terabaikan dan Mimpi Buruk Wolowaru di Stadion Marilonga

Dirinya pernah berbincang dengan General Manager Kopdit Sangosay, Lodofikus Lenga dan hal yang dibicarakan adalah potensi Kabupaten Ngada, salah satunya sektor Pariwisata.

Kerjasama dengan Koperasi merupakan peluang yang bagus. Ada beberapa destinasi wisata yang dapat dikelola oleh Koperasi dan dirinya yakin Kopdit Sangosay dapat melakukan itu.

“Sudah banyak pihak ketiga yang mengajukan surat permohonan pengelolaan objek pariwisata Air Panas Mengeruda. Saya berkeinginan koperasi bisa ambil alih,” ungkap Bupati Andreas.

Hal ini menurutnya, juga akan ada banyak manfaat kalau dikelola oleh Koperasi karena yang merasakan adalah banyak orang bukan orang per orang.

Dicontohkannya, aset Pemerintah yang terlantar pada beberapa lokasi telah dilakukan pembangunan Alfamart yang berdampak pada pendapatan asli daerah yang tentunya juga berdampak langsung bagi masyarakat Kabupaten Ngada.

Bila pengelolaan objek pariwisata dikelola oleh Koperasi dengan manajemen yang baik maka akan berdampak langsung kepada anggota itu sendiri.

Ketua Pengurus Kopdit Sangosay, Petrus E. Y. Ngilo Rato mengatakan kehadiran Bupati Ngada membuka RAT Kopdit Sangosay tentu sejalan dengan filosofi yang digalinya sendiri oleh kearifan lokal melalui Moto Tante Nela Paris untuk Tuka, Tuku dan Teka yang bermakna bekerja supaya bisa hidup, bekerja agar ada hasil untuk tidak dihabiskan semuanya namun harus pula untuk ditabung dan dijual.

Baca Juga :  Kalemdiklat Polri, Dekan Ekonomi Uniflor, dan Dosen IFTK Ledalero Bedah Buku  Manajemen Konflik Karya RD. Dr. Rofinus Neto Wuli

Filosofi ini, katanya, sangat sejalan yang dengan spirit yang berkembang dan hidup dalam gerakan Koperasi Kredit.

Jeni Rato, sapaan akrabnya mengatakan Kopdit Sangosay berawal dari KST Yasukda didirikan pada 6 Juni 1977 dan pada Juli 1979 oleh seorang tokoh bernama Blasius Sawu Nono memberi nama menjadi KST Sangosay.

Pada tanggal 28 Juni 1983 di Aula FMM Bajawa, Yasukda memfasilitasi kelahiran Kopdit Sangosay dengan anggota perdana 67 orang dengan aset Rp.3.800.000.

Ditambahkannya, bahwa mengingat sejarah tidak saja tentang peristiwa namun nilai-nilai yang mengilhami saat itu yang harus diteruskan. Nilai tanggung jawab, kejujuran, pengabdian yang tulus, disiplin dan lainnya yang telah menjadi pondasi bagi hidupnya Kopdit Sangosay.

Hadir saat itu, Sylvia Peku Djawang selaku Kepala Dinas Koperasi, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Diskopnakertrans) Propinsi NTT, Wakil Ketua Puskopdit Flores Mandiri Hubertus Sari, penasehat, pengurus, pengawas, General Manager Lodofikus Lenga, Manajemen, perwakilan anggota dan kelompok Microfinance. *

Penulis: Wim de Rozari I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

DPRD Usul Pemkab Ende Jual Kendaraan dan Ratusan Alat Berat Tidak Produktif Untuk Pembangunan Daerah
94 Sarjana Pendidikan Keagamaan Katolik STIPAS Ruteng Berjanji Setia Jalani Tugas Sebagai Katekis dan Guru Agama Katolik
Bupati Yosef Tanggapi Kritik Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Ende, Meski Tanpa Mobil Prokopim Tetap Jalankan Tugas
Kepala Bulog Cabang Ende Kunjungi RPK dan Mitra, Pedagang Mengaku Senang Bekerjasama
Anggota Komisi XI DPR RI Julie Laiskodat Bersama LPS Peduli, Salurkan Seribu Paket Sembako di Sikka
Komisi 1 DPRD Ende Sebut Usulan Anggaran untuk Pilkades dan PKK Tidak Rasional
Hiu Paus Terdampar di Pantai Lowolabo Wilayah Kerja Maumere, Dagingnya Dikonsumsi Warga
DLH Segera Turun Lapangan Sikapi Keluhan Warga, Mathilde: Kami Kesal Jika Krakatau Kembali Berulah
Berita ini 96 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:12 WITA

DPRD Usul Pemkab Ende Jual Kendaraan dan Ratusan Alat Berat Tidak Produktif Untuk Pembangunan Daerah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 18:20 WITA

94 Sarjana Pendidikan Keagamaan Katolik STIPAS Ruteng Berjanji Setia Jalani Tugas Sebagai Katekis dan Guru Agama Katolik

Jumat, 30 Oktober 2026 - 14:12 WITA

Bupati Yosef Tanggapi Kritik Wakil Ketua Komisi 1 DPRD Ende, Meski Tanpa Mobil Prokopim Tetap Jalankan Tugas

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:57 WITA

Kepala Bulog Cabang Ende Kunjungi RPK dan Mitra, Pedagang Mengaku Senang Bekerjasama

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:12 WITA

Komisi 1 DPRD Ende Sebut Usulan Anggaran untuk Pilkades dan PKK Tidak Rasional

Berita Terbaru