Pemkab Manggarai Barat Bangun Job Center di Labuan Bajo - FloresPos Net

Pemkab Manggarai Barat Bangun Job Center di Labuan Bajo

- Jurnalis

Kamis, 7 Maret 2024 - 07:10 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net  – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Manggarai Barat (Mabar) Nusa Tenggara Timur (NTT) akan membangun job center di Labuan Bajo dalam waktu dekat.

Job center dimaksud terkait infomasi ketenagakerjaan. Informasi memberi layanan kemudahan bagi pencari kerja untuk mencari lowongan kerja, terpusat pada satu tempat, lengkap dengan syarat/kualifikasi yang dibutuhkan pemberi kerja, yaitu pihak perusahan/ industri, entah hotel, toko, cafe dan lain-lain.

Kepada media ini di Labuan Bajo, Rabu (6/3/2024), Wakil Bupati (Wabup) Mabar Yulianus Weng, mengatakan Pemkab Mabar bekerja sama dengan Kementerian Tenaga Kerja Republik Indonesia (RI) terkait pembangunan job center.

Diungkapkan, sehubungan dengan job center, Pemkab Mabar terlebih dahulu menyiapkan gedungnya. Tetapi besar kemungkinan awalnya akan menggunakan salah satu ruang di Kantor Bupati Mabar di Labuan Bajo.

“Soal ini kita koordinasi ke dalam dulu, dengan Sekda, Aset dan lain-lain. Biar pakai ruang yang kecil-kecil di Kantor Daerah ini (Kantor Bupati), ” kata Wabup Weng.

Dengan adanya job center, terang Wabup Weng yang eks Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai itu, orang amat mudah mencari informasi dunia pasar kerja, tak lagi cari-cari seperti dulu.

Baca Juga :  Inovasi Pelayanan Publik Harus Fokus pada Kebutuhan Masyarakat

Di job center, katanya, pencari kerja tinggal menyerahkan lamaran kepada pemberi kerja, yaitu pihak perusahan/industri yang membutuhkan tenaga kerja sesuai syarat, kualifikasi. Di job center juga tertera lengkap kebutuhan tenaga di setiap perusahan/industri,  entah di hotel, toko dan lain-lain.

Hasil lamarannya juga tidak bertele-tele diperoleh pencari kerja, diterima atau ditolak mudah didapat pencari kerja setelah diwawancara pihak perusahan, pihak industri (pihak hotel, toko dan sebagainya). Yang tidak sesuai kualifikasi juga langsung pulang.

“Job center bagus sekali, membantu sekali. Tidak kaya dulu, pigi tidak jelas, bawah lamaran tidak jelas, tunggu- tunggu tidak jelas,” komentar Wabup Weng.

Dulu, sambung Wabup Weng, pencari kerja tenteng map lamaran datang dari satu perusahan/industri ke industri perusahan lainnya. Hasilnya serba tidak jelas. Jawaban pihak perusahan/industri hanya janji-janji tidak jelas; sabar, sabar, nanti kami panggil. Tunggu panggilan tapi tidak dipanggil-panggil juga, akhirnya tidak jelas.

Tetapi dengan ada job center semua jelas, pasti, efektif dan efisien waktu. Datang ke job center cek kebutuhan/ kualifikasi di setiap industri/perusahan. Kalau tidak ada kebutuhan/kualifika, pulang.

Baca Juga :  Keluarga Siswi SMP Korban Pembunuhan di Rubit Kecewa Kinerja Polres Sikka

Kalau ada kebutuhan, sesuai kualifikasi, masukan lamaran dan siap diwawancara oleh perusahan/industri. Apabila lulus berarti siap kerja, tetapi jika tidak lulus pulang.

Masih Wabup Weng, terkait hal di atas, hari pertama acara Job Fair & Naker Fest, Selasa (5/3/2014), di Water Front/Marina Labuan Bajo, hingga jam sebelasan Wita, pencari kerja yang mendaftar 850 orang. Slot kerja yang dibuka sekitar 140 pada 21 perusahan yang beroperasi di Labuan Bajo Mabar. Dan seratusan tenaga kerja yang dibutuhkan itu di antaranya untuk hotel, toko, dan cafe.

“Mereka waktu itu langsung diwawancara. Kalau waktu tidak cukup di Marina mungkin wawancanya lanjut ke hotel atau toko yang membutuhkan mereka,” kata Wabup Weng.

Sebanyak 850 peserta itu, menurut Wabup Weng, tidak hanya dari Manggarai Barat. Tapi ada juga dari Manggarai dan Manggarai Timur serta Bajawa-Ngada.

Masih Wabup Weng, job center untuk umum, tetapi harapannya di awal ini utamakan lokal Manggarai Barat. *

Penulis:Andre Durung/Editor:Anton Harus

Berita Terkait

BNPB Dorong Percepatan Penanganan Pascagempa di Manggarai Timur
Psikolog Mabes Polri: Menyanyi Jadi Cara Efektif Hilangkan Stres Anak di Pengungsian
Kantor Kekarantinaan Kesehatan Kupang Kirim Mobil Ambulance dan Tim Layani Warga Terdampak Gempa di Weleng Manggarai Timur
Anak-Anak Pengungsi di Nagekeo Kembali Tersenyum Lewat Nonton Bersama
Alat Berat Tak Bisa Lewat, Warga Desa Egon Gahar Gotong Royong Bersihkan Ruas Jalan Waigete-Galit
Ordo Karmel Distribusikan 3,7 Ton Beras ke Lokasi Terdampak Gempa Flores di Reok Barat dan Reok
Paroki Reo Terus Distribusi Bantuan Gempa Flores, Prioritaskan ke Wilayah Terpencil
Warga Aeramo Tetap Berkebun dan Produksi Garam di Tengah Waspada Gempa Susulan
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:57 WITA

BNPB Dorong Percepatan Penanganan Pascagempa di Manggarai Timur

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:52 WITA

Psikolog Mabes Polri: Menyanyi Jadi Cara Efektif Hilangkan Stres Anak di Pengungsian

Rabu, 26 Agustus 2026 - 10:14 WITA

Kantor Kekarantinaan Kesehatan Kupang Kirim Mobil Ambulance dan Tim Layani Warga Terdampak Gempa di Weleng Manggarai Timur

Rabu, 26 Agustus 2026 - 09:55 WITA

Anak-Anak Pengungsi di Nagekeo Kembali Tersenyum Lewat Nonton Bersama

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:26 WITA

Alat Berat Tak Bisa Lewat, Warga Desa Egon Gahar Gotong Royong Bersihkan Ruas Jalan Waigete-Galit

Berita Terbaru

Nusa Bunga

BNPB Dorong Percepatan Penanganan Pascagempa di Manggarai Timur

Rabu, 26 Agu 2026 - 12:57 WITA