Direktorat KTYME dan MA Gelar ToT Sekolah Lapang Kearifan Lokal di Flores Timur - FloresPos Net

Direktorat KTYME dan MA Gelar ToT Sekolah Lapang Kearifan Lokal di Flores Timur

- Jurnalis

Rabu, 6 Maret 2024 - 22:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LARANTUKA, FLORESPOS.net-Direktorat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa (KTYME) dan Masyarakat Adat Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi menggelar kegiatan Training of Trainer (ToT) Fasilitator Sekolah Lapang Kearifan Lokal (SLKL) Kedaulatan Pangan Masyarakat Adat, di Kabupaten Flores Timur, NTT.

Kegiatan ToT bagi 40 pandu budaya berasal dari Kabupaten Flores Timur dan Lembata hasil SLKL tahun 2023 itu berlangsung selama tiga hari mulai Selasa hingga Jumat (5-8/3/2024), dipusatkan di Aula Kantor Desa Waibao, Kecamatan Tanjung Bunga, Kabupaten Flores Timur.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Plt Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Andreas Kewa Aman mewakili Penjabat Bupati Flores Timur, Doris Alexander Rihi, Selasa (5/3/2024).

Hadir sejumlah kurator, yakni Yanu Endar Prasetyo dari Badan Riset dan Inovasi Nasional, Jurnalis Kompas Ahmad Arif dan para praktisi budaya seperti Rinto Tri Hasworo, Ade Tanesya, Rudi Heru Suteja.

Hadir pula perwakilan unsur pemerintah dari Kabupaten Sikka dan Alor serta Badan Pemajuan Kebudayaan Wilayah XVI Provinsi NTT.

Baca Juga :  Pemkab Manggarai Barat Adakan Tiga Drone

Kegiatan ini merupakan upaya Kemdikbudristek untuk meningkatkan status pandu budaya menjadi fasilitator yang akan merekrut dan mendampingi 70 calon pandu budaya baru tersebar di pulau-pulau kecil di Kabupaten Sikka, Alor dan Flores Timur.

Kegiatan Sekolah Lapang Tahun 2024 bertujuan membangun pengelolaan pengetahuan tentang budaya, keragaman dan kedaulatan pangan sebagai pembelajaran bersama masyarakat adat untuk mengurangi ketergantungan pada pangan non-lokal serta mendorong gerakan kebudayaan  melalui partisipasi orang muda dalam mendorong kedaulatan pangan di pesisir dan di pulau-pulau kecil.

Pada ksempatan itu, Kepala Desa Waibao Hery Aran membeberkan segala potensi budaya, tradisi dan adat-budaya Desa Waibao.

Menurut dia, Desa Waibao, kaya dan beragam termasuk budaya gotong-royong, konsep penghematan, konservasi, pemanfaatan hasil laut dan hutan yang ramah lingkungan, budaya kejujuran dari tradisi pasar bisu yang mesti dihidupkan kembali dalam konteks kehidupan hari ini.

Yani Heryanto, Pamong Budaya Ahli Muda yang mewakili pihak Kemdikbudristek mengatakan program SLKL yang sudah berjalan di Flores Timur dan Lembata sejak tahun 2023.

Baca Juga :  Imam Keuskupan Ruteng, Romo Beny Jaya Tutup Usia

Program tersebut kemudian dilanjutkan tahun 2024 dengan jumlah dan jangkauan yang lebih luas diharapkan memiliki kontribusi terhadap kedaulatan pangan masyarakat. Empat fasilitator terbaik akan diapresiasi dan diundang ke Jakarta pada bulan Mei 2024.

Penjabat Bupati Flores Timur dalam sambutan tertulis yang dibacakan Plt Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Andreas Kewa Aman SH menyatakan bahwa apa yang dilakukan Kemdikbudristek ini sejalan dengan gerakan Nona Sari Setia yang merupakan gerakan tanpa nasi sehari. Gerakan tersebut dicanangkan  Pemda Flotim sebagai  upaya cerdas atasi inflasi akibat naiknya harga beras.

Sementara Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Servulus Satel Demoor, S.Hut yang hadir mendampingi Plt. Asisten Sekda Bidang Perekonomian dan Pembangunan menyampaikan dukungan terhadap segala bentuk kegiatan yang bersifat penguatan identitas budaya masyarakat Flores Timur.

“Terima kasih kepada pihak Kemdikbudristek yang dalam beberapa tahun terakhir memberikan perhatian bagi Kabupaten Flores Timur,” katanya. *

Penulis: Wentho Eliando I Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Sambut Kison Kogoya, Ketua Yapertif Warning Dosen; Jangan Persulit Mahasiswa yang Harumkan Nama Kampus
Literasi Menguatkan Karakter, Hifni Djafar Motivasi Siswa SMPN Satap Ekoreko
12 Gol Yoakim 10 Top Skor, Antar Fastpay FC ke Semifinal
Putra Wisata Ria Gelar Wahana Permainan Anak dan Dewasa di Lapangan Sepak Bola Reo
Dorong Percepatan Inpres Jalan Daerah, Pemkab Nagekeo Konsultasi ke BPJN
Difasilitasi AWK, NTT Dapat 3.000 Dosis Semen Beku untuk Mendukung Sektor Peternakan
Kison Kogoya, Mahasiswa Uniflor Raih Juara Tinju Kelas Berat Rektor Cup III UPG45 Kupang
Nagekeo Bidik 3 Pelabuhan Baru, Pemkab Audiensi ke Bapenas dan Krakatau Bandar Samudera
Berita ini 94 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:04 WITA

Sambut Kison Kogoya, Ketua Yapertif Warning Dosen; Jangan Persulit Mahasiswa yang Harumkan Nama Kampus

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:00 WITA

Literasi Menguatkan Karakter, Hifni Djafar Motivasi Siswa SMPN Satap Ekoreko

Sabtu, 13 Juni 2026 - 11:54 WITA

12 Gol Yoakim 10 Top Skor, Antar Fastpay FC ke Semifinal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 10:41 WITA

Putra Wisata Ria Gelar Wahana Permainan Anak dan Dewasa di Lapangan Sepak Bola Reo

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:34 WITA

Difasilitasi AWK, NTT Dapat 3.000 Dosis Semen Beku untuk Mendukung Sektor Peternakan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

12 Gol Yoakim 10 Top Skor, Antar Fastpay FC ke Semifinal

Sabtu, 13 Jun 2026 - 11:54 WITA

Bentara Net

BENTARA NET: Rak Kosong dan Martabat ODGJ

Sabtu, 13 Jun 2026 - 10:29 WITA