BPOLBF dan Disparekraf NTT Kolaborasi Tingkatkan Kompetensi Stakeholders Kepariwisataan - FloresPos Net

BPOLBF dan Disparekraf NTT Kolaborasi Tingkatkan Kompetensi Stakeholders Kepariwisataan

- Jurnalis

Senin, 4 Maret 2024 - 20:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net – Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) berkolaborasi dengan Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) demi peningkatan kompetensi kepariwisataan para stakeholder setempat, NTT.

Sehubungan kerja sama ini, Kedua belah pihak (BPOLBF- Disparekraf NTT) akan segera menyelenggarakan pelatihan eksekutif (executive training) kepariwisataan untuk seluruh Kepala Dinas Pariwisata dan Sekretaris Dinas Pariwisata di 22 Kabupaten/Kota di NTT. Kegiatannya digelar di Labuan Bajo ibu kota Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) NTT pada 5-8 Maret 2024.

Menurut Fransiskus Saverius Teguh, Plt.Dirut BPOLBF, program tersebut inisiatif bersama BPOLBF dan Disparekraf NTT. Tujuannya untuk peningkatan kompetensi para stakeholder terkait kepariwisataan. Juga sekaligus menjadikan forum ini sebagai ruang berdiskusi dan bertukar pendapat sesama peserta maupun dengan para narasumber.

Baca Juga :  Pengelolaan Pariwisata Tetap Menjaga Ruang Terbuka Publik

Program ini juga dimaksud supaya ada peningkatan kompetensi dalam pengelolaan pariwisata di daerah. Selain itu ada penguatan nilai inovasi pariwisata, penguatan orkestrasi dan sinergi pengelolaan destinasi sesuai kapasitas, potensi dan siklus pengembangan destinasi di masing-masing daerah.

“Kami juga berharap forum ini nantinya dimanfaatkan peserta untuk dapat saling berdiskusi baik sesama peserta dari berbagai Kabupaten di NTT maupun dengan para narasumber,” ujar Frans Teguh.

Kegiatan yang akan diadakan selama 4 hari di Labuan Bajo itu akan berlangsung secara offline dengan menghadirkan narasumber-narasumber yang merupakan praktisi dan pakar di bidangnya. Setiap harinya para peserta akan melakukan berbagai aktivitas pelatihan yang menarik dengan berbagai materi yang dapat menambah kompetensi serta keterampilan peserta.

Baca Juga :  Pemerintah Segera Lakukan Vaksinasi Massal HPR di Manggarai Barat

Beberapa modul yang akan disampaikan dalam pelatihan antara lain tentang ekosistem, perencanaan, dan desain pariwisata; destinasi, produk dan pasar dalam pariwisata; peningkatan inovasi, kreativitas, dan digitalisasi; layanan kepariwisataan; strategi pengembangan pariwisata berkelanjutan dan investasi; tata kelola destinasi; dan strategi peningkatan peran serta masyarakat dan stakeholder dalam pembangunan pariwisata. Forum pelatihan akan dibuka oleh Menteri Parekraf. *

Penulis:Andre Durung/Editor:Anton Harus

Berita Terkait

Pemerhati Perempuan dan Anak Prihatin Kasus Prostitusi di Ende, Siap Dampingi Korban
KPA NTT Minta Pencabutan Sertifikat Hak Pakai Tanah TNI di Tonggurambang
Bupati Simplisius Dorong Implementasi Manajemen Talenta Bersama BKN
KPA NTT Tegaskan Hentikan Perampasan Tanah Rakyat untuk Pembangunan Satuan dan Fasilitas Militer di Tonggurambang
Si Jago Merah Lalap Habis 1 Rumah di Ma’ubare, Tonggo-Nagekeo, Tidak Ada Korban Jiwa
WALHI Kritisi Penyusunan Roadmap Dekarbonisasi Oleh Pemprov NTT
WALHI NTT Tegaskan, Dekarbonisasi Merupakan Cara Baru Merampas Ruang Hidup Rakyat
Kos-kosan ASN di Ende jadi Tempat Prostitusi, Satpol PP Amankan Lima Perempuan
Berita ini 43 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:25 WITA

Pemerhati Perempuan dan Anak Prihatin Kasus Prostitusi di Ende, Siap Dampingi Korban

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:20 WITA

KPA NTT Minta Pencabutan Sertifikat Hak Pakai Tanah TNI di Tonggurambang

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:15 WITA

Bupati Simplisius Dorong Implementasi Manajemen Talenta Bersama BKN

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:48 WITA

KPA NTT Tegaskan Hentikan Perampasan Tanah Rakyat untuk Pembangunan Satuan dan Fasilitas Militer di Tonggurambang

Kamis, 16 Juli 2026 - 10:34 WITA

Si Jago Merah Lalap Habis 1 Rumah di Ma’ubare, Tonggo-Nagekeo, Tidak Ada Korban Jiwa

Berita Terbaru