Tekan Stunting, Penjabat Bupati Manggarai Timur Keliling Semua Kecamatan - FloresPos Net

Tekan Stunting, Penjabat Bupati Manggarai Timur Keliling Semua Kecamatan

- Jurnalis

Rabu, 28 Februari 2024 - 07:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BORONG, FLORESPOS.net-Penjabat Bupati Manggarai Timur, Boni Hasudungan melakukan kunjungan kerja (kunker) di semua kecamatan di wilayah setempat. Ia mengawali kunker di Kecamatan Kota Komba, Senin (26/2/2024).

“Ada beberapa hal yang menjadi prioritas dalam pelaksanaan tugas saya selama satu tahun ke depan sebagai Pj Bupati Manggarai Timur, yaitu penurunan angka kemiskinan, menekan angka stunting dan menahan laju inflasi,” kata Boni Hasudungan.

“Kita kerja bersama, kita temukan cara yang paling efektif untuk mencapai target ini. Para Kepala Desa saya minta untuk melakukan pendataan detail dan mengenal masyarakatnya yang miskin ekstrem, anak stunting dan ibu-ibu yang kehamilannya bermasalah,” katanya.

Baca Juga :  Pelaksanaan Pemilu Serentak di Flores Timur, Penjabat Bupati Doris Rihi Apresiasi Masyarakat

Dia mengatakan, dengan data yang jelas dan valid, penanganan berupa makanan tambahan, bansos dan lain sebagainya akan lebih tepat sasaran.

Data juga masyarakat yang belum memiliki BPJS, terutama ibu hamil. Maksimalkan semua upaya yang bisa membantu, intervensi pada ibu hamil yang bermasalah akan membantu mencegah anak stunting.

Pada kesempatan ini kepada para Kades, Pj Bupati juga menekankan pentingnya sosialisasi terkait dokumen kependudukan.

“Kepala desa saya minta untuk proaktif mengecek masyarakatnya yang belum memiliki dokumen kependudukan. Dokumen kependudukan berupa KTP, Kartu Keluarga dan NIK yang valid adalah dokumen yang wajib dimiliki. Bansos sampai pupuk subsidi hanya akan diberikan kepada yang memiliki dokumen kependudukan yang valid,” kata Boni Hasudungan.

Baca Juga :  Ketua DPD PAN Flores Timur Rofin Kabelen Ajak Semua Elemen Jaga Budaya Lamaholot dalam Pesta Demokrasi Pilkada

Lebih  lanjut Penjabat Boni Hasudungan mengatakan, untuk kepala desa, mulai bulan Maret 2024 ini akan diupayakan menerima gaji setiap bulan. Tidak perlu menunggu 3 bulan atau 6 bulan sekali.

“Gaji adalah hak bapak dan ibu sekalian, sehingga ini akan otomatis tanpa syarat dan ketentuan, berbeda dengan dana desa yang baru bisa dicairkan setelah syarat dan ketentuan dipenuhi. Ini salah satu komitmen saya sebagai Penjabat Bupati dan akan saya tetapkan bersama dinas terkait agar bulan Maret ini sudah terealisasi,”  katanya. *

Penulis: Albert Harianto I Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Bangun Ketahanan Pangan Keluarga, Istri Bupati Sikka Bersinergi Bersama Petani Milenial
UPTD Samsat Manggarai Timur Tertibkan Pengisian BBM Subsidi di SPBU
22 Gerai KDMP di Ende Sudah Rampung Tetapi Belum Beroperasi, Ini Alasannya
GP VBC dan Q One Club Raih Tiket ke Final Soekarno Cup 1
Pemain Perseftim U-17 Panen dan Makan Semangka di Kebun Irigasi Tetes di Maumere
Weekend Sekami–‘Anak-anak Menjadi Pelopor Perlindungan’
Harga Cabe Rawit di Manggarai Barat 70 Ribu Per Kilogram
Kantongi Izinan dari Kementerian, PT Alam Permai Indonesia Rekrut Perempuan NTT Jadi PMI legal Bekerja di Malaysia
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 19:53 WITA

Bangun Ketahanan Pangan Keluarga, Istri Bupati Sikka Bersinergi Bersama Petani Milenial

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:08 WITA

UPTD Samsat Manggarai Timur Tertibkan Pengisian BBM Subsidi di SPBU

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:21 WITA

22 Gerai KDMP di Ende Sudah Rampung Tetapi Belum Beroperasi, Ini Alasannya

Selasa, 4 Agustus 2026 - 07:45 WITA

GP VBC dan Q One Club Raih Tiket ke Final Soekarno Cup 1

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:20 WITA

Weekend Sekami–‘Anak-anak Menjadi Pelopor Perlindungan’

Berita Terbaru

Nusa Bunga

GP VBC dan Q One Club Raih Tiket ke Final Soekarno Cup 1

Selasa, 4 Agu 2026 - 07:45 WITA