Warga Dua Desa Ancam Blokir Pintu Masuk Proyek Pembangunan Waduk Lambo - FloresPos Net

Warga Dua Desa Ancam Blokir Pintu Masuk Proyek Pembangunan Waduk Lambo

- Jurnalis

Senin, 26 Februari 2024 - 14:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Sejumlah masyarakat dari dua desa, yakni Desa Labolewa, Kecamatan Aesesa dan Masyarakat Desa Ulupulu, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo, mendatangi kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Nagekeo, Senin (26/2/2024) pagi.

Kedatangan warga kedua desa itu dipimpin langsung oleh pengacara Aristo Yanuarius Seda, bersama Antonius Carles Raga.

“Kami bersama masyarakat dua desa, yakni Labolewa dan Ulupulu hari ini datang bertemu dengan kepala BPN Kabupaten Nagekeo untuk meminta  BPN  melakukan pembayaran ganti rugi terhadap pemilik lahan dalam perkara nomor 21 /Pdt.G/2022/PN bjw yang telah berkekuatan hukum tetap, ” kata Aristo Yanuarius Seda, didampingi Antonius Carles Raga, bersama puluhan warga desa.

Selain itu, kata Aris pihaknya pertanyakan kepada BPN terkait berita acara penitipan uang ganti rugi di Pengadilan Negeri Bajawa (konsinyasi) dalam perkara 21, 22 dan 23 yang mana pemilik lahan sebanyak 84 orang. Karena informasi yang diperoleh PN Bajawa terkonfirmasi tidak ada penitipan uang ganti kerugian ketiga perkara tersebut.

Baca Juga :  105 PPK Untuk Pemilukada Dilantik, PJ Bupati Ende Ingatkan Kerja Sesuai Regulasi

Selanjutnya, masyarakat juga mempertanyakan kuitansi keuangan pemberian dari BPN atas perintah LMAN kepada masyarakat, itu sah atau tidak. Namun faktanya kuitansi diberikan terlebih dahulu tetapi pembayaran ganti rugi belum dilakukan.

Ditegaskan, apa bila hal ini tidak ada jawaban yang pasti “Kami 84 warga masyarakat adat Lambo dan masyarakat Ulupulu, menyatakan sikap akan memblokir pintu masuk proyek pembangunan Waduk Lambo sampai pihak BPN merealisasi pembayaran ganti rugi atas pemilik lahan baik perkara nomor 21, dan masyarakat lain yang tidak terdapat sengketa yang sampai saat ini belum menerima ganti rugi,” kata Thomas Jawa Sina salah satu tokoh adat Labolewa.

Baca Juga :  Tamu Tahbisan Uskup Labuan Bajo Mulai Berdatangan di Kota Super Premium

Disaksikan media ini, Kepala BPN Nagekeo tidak berada di tempat.

“Maaf, kami tidak bisa menjelaskan secara detail terkait keluhan warga. Hal ini bapak kepala BPN sedang bertugas di luar Daerah. Dan akan berkantor pada bulan Maret nanti, ” kata Rani salah satu staf  BPN Kabupaten Nagekeo di hadapan puluhan warga. *

Penulis: Arkadius Togo I Editor: Anton Harus

Berita Terkait

Gebrakan Disnakertrans Sikka: Aula Kantor Camat Mego Jadi Pusat Sosialisasi dan Mini Job Fair
Camino Flores, Perjalanan Spiritual dan Karitatif
Pemda Flores Timur Diminta Lakukan Pendekatan ke OJK Agar Debitur Penyintas Lewotobi Diberikan Kemudahan
Pertamina Pantau SPBU di Ende, kondisi Pasokan BBM Berangsur Normal
PWI NTT Salurkan Bantuan untuk 13 Wartawan Terdampak Bencana Gempa Flores di Ende
Kesan dan Pesan Wisuda 35 Wisudawan–‘STIE Karya Ruteng Jadi Rumah Persemaian Aneka Nilai Kemanusiaan’
John Tuba Helan Kritisi Pemisahan Pemilu Nasional dan Daerah
Djafar Achmad Temui Direktur Utama PT Pelindo Bicara Soal Perhatian ke Pensiunan Pelabuhan se Indonesia
Berita ini 86 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:17 WITA

Gebrakan Disnakertrans Sikka: Aula Kantor Camat Mego Jadi Pusat Sosialisasi dan Mini Job Fair

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:52 WITA

Camino Flores, Perjalanan Spiritual dan Karitatif

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:29 WITA

Pemda Flores Timur Diminta Lakukan Pendekatan ke OJK Agar Debitur Penyintas Lewotobi Diberikan Kemudahan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:18 WITA

Pertamina Pantau SPBU di Ende, kondisi Pasokan BBM Berangsur Normal

Rabu, 14 Oktober 2026 - 13:37 WITA

Kesan dan Pesan Wisuda 35 Wisudawan–‘STIE Karya Ruteng Jadi Rumah Persemaian Aneka Nilai Kemanusiaan’

Berita Terbaru

Opini

Ketika Sekolah Tidak Lagi Memanusiakan Peserta Didik

Kamis, 15 Okt 2026 - 11:10 WITA

Advertorial

Camino Flores, Perjalanan Spiritual dan Karitatif

Rabu, 14 Okt 2026 - 20:52 WITA