Kasus Bunuh Diri di Nagekeo, Almarhum Sempat Kirim Foto dan Video kepada Istri - FloresPos Net

Kasus Bunuh Diri di Nagekeo, Almarhum Sempat Kirim Foto dan Video kepada Istri

- Jurnalis

Jumat, 26 Januari 2024 - 22:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Yohanes Brechmans Tae Roja (41), warga Kadha Ebo, Desa Ulupulu, Kecamatan Nanganoro, Kabupaten Nagekeo, NTT, mengakhiri hidup dengan cara bunuh diri pada Kamis (25/1/2024).

Sebelum kejadian, almarhum sempat mengirim foto dan video yang didalamnya nampak ada tali nilon di leher dan di pagar kepada istrinya. Istrinya merupakan anggota Polwan yang bertugas di wilayah hukum Polres Nagekeo.

Demikian Kapolres Nagekeo AKBP Andrey Valentino S.I.K melalui KBO Reskrim Ipda Ferdi Leonard Mina Belo kepada Florespos.net, Jumat (26/1/2024).

Ipda Ferdi menjelaskan, pada Kamis (25/1/2024) pukul 23.30 Wita, berdasarkan informasi masyarakat, Unit Identifikasi Satreskrim bersama Piket Fungsi SPKT Polres Nagekeo dan piket Polsek Nangaroro di pimpin Kapolsek Nangaroro Iptu Yosep Tote mendatangi tempat kejadian di Kandang Sapi milik korban, terletak di Kali Lambo, Desa Ulupulu, Kecamatan Nangaroro, Kabupaten Nagekeo.

Baca Juga :  Komite Dukung SMAN 1 Ende Siapkan SDM Siswa Masuk Sekolah Kedinasan

Menurut Iptu Ferdi sesampai di tempat kejadian pihaknya menginterogasi beberapa saksi yang juga merupakan keluarga almarhum. Para saksi menerangkan, sebelum kejadian almarhum sudah sering mengatakan akan bunuh diri.

“Katanya sudah bosan hidup dan lain-lain karna punya dosa sudah terlalu banyak terhadap pihak keluarga terutama istri dan anak-anak korban,” kata Iptu Ferdi mengulang keterangan saksi saat dikonfirmasi Polisi.

Iptu Ferdi mengatakan selain itu, sebelum kejadian almarhum juga sempat mengirim foto dan video yang nampak terlihat ada tali nilon di leher dan di pagar kepada istri yang juga seorang Polwan di Polres Nagekeo.

Baca Juga :  Jelang Hari Pencoblosan, FKUB Rote Ndao Beri Imbauan untuk Masyarakat

Namun karena istrinya sibuk kerja, istinya menganggap itu hal biasa. Karena sudah sering korban mengancam untuk bunuh diri.

Kata Iptu Ferdi, dari hasil pemeriksaan luar tubuh korban oleh dokter RSD Aeramo tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan selain ditemukan jejak luka lecet pada bagian depan dan bagian belakang leher akibat gesekan jeratan tali. Pihak keluarga juga menerima kematian almarhum sebagai musibah. *

Penulis: Arkadius Togo I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Kemensos Salurkan Bantuan Rp308 Juta di Nagekeo, 30 Anak Terima Bantuan ATENSI
Sekjen Kemensos Tatap Muka dan Dialog di Nagekeo: ‘Negara Benar-Benar Hadir’
KSP Kopdit Pintu Air Miliki 60 Kantor Cabang di Seluruh Indonesia
Sejumlah Pelaku Usaha Sudah Berinvestasi di Ngada
UKI Jakarta Dukung Pemda Ngada Tingkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia
Tahun 2025, Bulog Ende Serap 61 Ton Beras dari Petani Lokal
Progam Murni Kasih, Nelayan di Ngada Terima Bantuan 36 Unit Mesin Ketinting
Budaya Pesta Pora di Masyarakat Jadi Sorotan Saat Peresmian Kantor Cabang KSP Kopdit Pintu Air Nangablo
Berita ini 297 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 14:35 WITA

Kemensos Salurkan Bantuan Rp308 Juta di Nagekeo, 30 Anak Terima Bantuan ATENSI

Jumat, 17 April 2026 - 14:19 WITA

Sekjen Kemensos Tatap Muka dan Dialog di Nagekeo: ‘Negara Benar-Benar Hadir’

Kamis, 16 April 2026 - 20:16 WITA

KSP Kopdit Pintu Air Miliki 60 Kantor Cabang di Seluruh Indonesia

Kamis, 16 April 2026 - 15:16 WITA

Sejumlah Pelaku Usaha Sudah Berinvestasi di Ngada

Kamis, 16 April 2026 - 15:12 WITA

UKI Jakarta Dukung Pemda Ngada Tingkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia

Berita Terbaru

Nusa Bunga

KSP Kopdit Pintu Air Miliki 60 Kantor Cabang di Seluruh Indonesia

Kamis, 16 Apr 2026 - 20:16 WITA

Nusa Bunga

Sejumlah Pelaku Usaha Sudah Berinvestasi di Ngada

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:16 WITA