Kasus Korupsi Pembangunan Puskesmas Paga, Dua Tersangka Jalani Pengenalan Lingkungan Rutan - FloresPos Net

Kasus Korupsi Pembangunan Puskesmas Paga, Dua Tersangka Jalani Pengenalan Lingkungan Rutan

- Jurnalis

Kamis, 19 Oktober 2023 - 10:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Dua tersangka dugaan korupsi pembangunan Puskesmas Paga, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang saat ini menjabat Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sikka berinisial YBL dan Kuasa Direktur berinisial IR menjalani Orientasi Pengenalan Lingkugan Rutan selama sepekan sejak Kamis (19/2023).

Selama menjadi warga binaan Rutan Maumere kedua penghuni baru ini diperlakukan sama dengan warga Rutan lainnya.

Demikian dikemukakan Kepala Rutan Maumere, Antonius Semuki, Amd.IP., S.H. yang dihubungi Florespos.net, Kamis (19/10/2023).

Antonius menjelaskan dua tersangka itu diantar oleh petugas kejaksaan dan kepolisian ke Rutan Maumere dengan dugaan tindak pidana korupsi menurut pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 UU No. 19 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Kedua tersangka menjalani masa tahanan dari penyidikan dan penuntutan, dan setelah dilimpahkan perkara untuk persidangan akan dipindahkan ke Rutan Kupang untuk menjalani persidangan di PN Tipikor Kupang.

“Selama menjalani penahanan di Rutan Maumere, kedua tersangka menjalani karantina atau masa pengenalan lingkungan selama 7 hari dan tidak ada perlakuan khusus,” katanya.

Baca Juga :  Bedah Buku Merefleksi Diri Menatap Masa Depan, Aktor Kasih dan Pentingnya Pendidikan Karakter

Sebelumnya, Florespos.net memberitakan bahwa Kejaksaan Negeri (Kejari) Sikka, Rabu (18/10/2023) malam  menetapkan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) yang saat ini menjabat Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sikka berinisial YBL dan  Kuasa Direktur berinisial IR sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan gedung Puskesmas Paga tahun 2021.

Kedua tersangka yang mengenakan rompi tahanan diantar oleh petugas ke Rutan Maumere pada Rabu malam.

Pembangunan Puskesmas Paga di bawah Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka dan dilaksanakan oleh CV Kasih Murni, dengan nilai proyek Rp 6.756.121.000. Dana  bersumber dari Dana Alokasi Khusus Tahun 2021.

Penetapan dua tersangka ini disampaikan Kasi Intel (Kasi) Kejari  Sikka I Puthu Bayu Pinarta dan Kasi Pidsus Rezki Pandie kepada wartawan di Kantor Kejari Maumere, Rabu malam.

Kasi Pidsus Rezki Pandie mengemukakan bahwa pada Rabu (18/10/2023), Tim Kejari Sikka telah melakukan pemanggilan kembali saksi IR dan YBL untuk keperluan pendalaman penyelidikan.

“Berdasarkan hasil ekpose telah diperoleh bukti permulaan yang cukup guna menentukan dan menetapkan keduanya sebagai tersangka,” katanya.

Baca Juga :  Polres Ende Gelar Apel Kesiapan Pengamanan Kampanye

Kasi Pidsus menjelaskan bahwa IR diduga melakukan perbuatan melawan hukum yakni tidak melaksanakan pekerjaan Pembangunan Puskesmas Paga sesuai ketentuan atau spesifikasi teknis yang tercantum dalam kontrak yang menimbulkan selisih pembayaran Rp 471.396.878.

Selain itu IR juga tidak membayar denda keterlambatan pekerjaan sesuai ketentuan perhitungan penetapan denda keterlambatan dalam kontrak yang seharusnya sebesar Rp 1.491 885.582.

Sementara  tersangka YBL, lanjut Kasis Pidsus, diduga melakukan perbuatan melawan hukum yakni  tidak mengendalikan pelaksanaan pekerjaan Pembangunan Puskesmas Paga pada Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka sesuai ketentuan atau spesifikasi teknis yang tercantum dalam kontrak.

Akibatnya menimbulkan selisih pembayaran Rp 471.396.878. YBL juga telah menetapkan denda keterlambatan pekerjaan tidak sesuai perhitungan pengenaan denda keterlambatan dalam kontrak yang seharusnya sebesar Rp 1.491 885.582.

“Kerugian Negara sebesar Rp 1.963.282.460 berdasarkan laporan hasil audit Inspektorat Kabupaten Sikka,” jelas Rezki Pandie. *

Penulis: Wall Abulat/Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende
Anggota DPRD NTT Janji Kawal Perbaikan Gedung SMAK Baleriwu yang Rusak Akibat Gempa
Tingkat Pengetahuan dan Keterampilan, Nakertrans Ngada Gelar Pelatihan Barber Pria
Taman Doa Bunda Maria Semesta Alam Wolowio, Titik Star 40 Peserta Memulai Perjalanan Rohani Camino de Flores
Pemkab Ngada Gelar Job Fair Selama Sepekan, 8 Perusahaan dan Lembaga Terlibat dalam Kegiatan
Oktovianus Moa Mesi Salurkan Bantuan Hand Traktor dari Bunda Julie Laiskodat kepada Dua Kelompok Tani di Ende
Nyala Pelita di Bumi Ribang: Ketika Harapan Menjemput Asa Lewat Mini Job Fair Nakertrans Sikka
Hari Kesepuluh Pencarian, Satu Korban Tenggelamnya Kapal Wisata KM Feronia Belum Ditemukan
Berita ini 125 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 17:13 WITA

Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:00 WITA

Anggota DPRD NTT Janji Kawal Perbaikan Gedung SMAK Baleriwu yang Rusak Akibat Gempa

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:42 WITA

Tingkat Pengetahuan dan Keterampilan, Nakertrans Ngada Gelar Pelatihan Barber Pria

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:16 WITA

Taman Doa Bunda Maria Semesta Alam Wolowio, Titik Star 40 Peserta Memulai Perjalanan Rohani Camino de Flores

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:13 WITA

Pemkab Ngada Gelar Job Fair Selama Sepekan, 8 Perusahaan dan Lembaga Terlibat dalam Kegiatan

Berita Terbaru