Bupati Andreas: Munas Unindo Rahmat bagi Ngada - FloresPos Net

Bupati Andreas: Munas Unindo Rahmat bagi Ngada

- Jurnalis

Selasa, 26 September 2023 - 08:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAJAWA, FLORESPOS.net – Bupati Ngada Andreas Paru dalam sambutannya pada pembukaan Munas Unio Indonesia Ke XIV di Gereja Roh Kudus Mataloko,Senin (25/9/2023) menyampaikan kegembiraannya terkait pelaksanaan Munas Unio Indonesia Ke XIV yang dilaksanakan di Kabupaten Ngada.

“Pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Ngada sangat berbangga dan bergembira karena Munas Unindo dilaksanakan di Kevikepan Bajawa dengan mengangkat tema “Berpastoral di Tengah Arus Migrasi,” ungkapnya.

Dikatakan bahwa di tengah situasi melemahnya perekonomian masyarakat akibat dampak pandemi Covid 19, berbagai persoalan yang menderita keluarga dan dipermudah dengan hadirnya teknologi komunikasi dan transportasi yang kian berkembang telah mendorong masyarakat dan umat kita untuk migrasi dari tempat kelahirannya menuju tempat lain.

Bupati Ngada, Andreas Paru

Berdasarkan laporan dari direktorat jenderal kependudukan dan catatan sipil Kementerian Dalam Negeri menyatakan bahwa terdapat 6.577.916 kali peristiwa Pindah -Datang penduduk Indonesia di sepanjang tahun 2021.

Data survei sosial ekonomi nasional tahun 2021 menyatakan bahwa 30,3 juta migran seumur hidup di tanah air yang artinya ada 11,1% penduduk yang sudah berpindah tempat dari daerah kelahirannya ke tempat baru.

Banyak studi mengenai migrasi menunjukkan bahwa alasan migrasi terutama karena alasan ekonomi yaitu karena adanya kesempatan untuk memperoleh pekerjaan yang lebih baik dan atau pendapatan yang lebih besar.

Baca Juga :  STIPER-FB Dapat Bantuan Dirjen Dikti Kemendikbud Ristek

Namun upaya untuk mencari masa depan yang lebih baik di tempat lain tidak hanya membawa keuntungan secara ekonomis tetapi sekaligus melahirkan persoalan Baik iman,moral dan sosial itu sendiri.

Untuk itu menjadi sangat penting dan mendesak isumitiran dan migrasi mendapat perhatian yang sangat serius dalam Munas unio ke-14 dengan tujuan diantaranya meningkatkan pelayanan pastoral untuk para migran dan keluarga yang ditinggalkan, mengembangkan pastoral yang kreatif untuk menguatkan iman umat menghadapi derasnya arus migrasi.

Sebagai pemimpin di Kabupaten Ngada dirinya senantiasa memantau situasi di tengah masyarakat termasuk situasi yang dialami para migran dan keluarganya.

Terdapat banyak hal yang memprihatinkan dan mengkhawatirkan karena migrasi telah melahirkan persoalan iman, moral dan sosial seperti berpindahnya hak atas tanah dan bangunan rumah, berpindah keyakinan, perkawinan beda gereja perselingkuhan dan perceraian, lahirnya anak di luar perkawinan yang sah, kekerasan dalam rumah tangga, penalaran anak, anak-anak putus sekolah, minimnya perhatian keluarga terhadap tumbuh kembang anak sejak dalam kandungan, anak-anak bertumbuh dalam lingkungan yang tidak sehat, kasus stunting, merebaknya kasus infeksi menular seksual termasuk HIV dan AIDS, munculnya paham radikalisme, peredaran narkotika, korban trafficking, orang mengalami gangguan mental serta banyak kisah sedih yang dialami oleh umat juga adalah masyarakat itu sendiri.

Baca Juga :  Songsong Hardiknas di Golewa Barat, Lomba Ja'i Mendapat Atensi

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Ngada melalui Sistem Informasi dan Administrasi Kependudukan ( SIAK ) Kabupaten Ngada menginformasikan bahwa sejak tahun 2012 sampai Desember 2022 tercatat 65.090 peristiwa berikut perkawinan yang dilaporkan dengan

33.028 atur 50,74% akta perkawinan yang diterbitkan.

Mirisnya pada tahun 2012 sampai dengan Desember 2022 terdapat 584 kasus perceraian Yang dilaporkan dan 44 kasus sudah mendapatkan akta perceraian.

Situasi ini menurut Bupati Andreas sungguh menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Ngada bersama dengan Gereja Katolik yang terpanggil untuk mewujud nyatakan aksi di mana pemerintah dan gereja mengemban tugas dan fungsi dalam membangun jiwa dan raga umat dan masyarakat yang sama.

Umat kita menjadi sangat rapuh dan rentan, kehilangan jati diri, tercabut dari akar budayanya, terjebak dalam gaya hidup konsumeristis, heronisme dan mekanisme pasar kapitalis.

Diharapkannya pula bahwa kesempatan mulia pelaksanaan Munas Unio Indonesia Ke XIV sungguh mendapatkan model pelayanan pastoral secara khusus tentang persoalan migrasi guna meningkatkan kualitas keimanan umat dan pemahaman yang sama terkait Migrasi.

Pemerintah Kabupaten Ngada tentunya akan terus bersama Gereja mencari bentuk yang ideal dalam rangka bersama-sama menuntaskan persoalan migrasi yang senantiasa menghantui kehidupan umat dan masyarakat itu sendiri.*

Penulis: Wim de Rozari/Editor:Anton Harus

Berita Terkait

Anak-Anak Pengungsi di Nagekeo Kembali Tersenyum Lewat Nonton Bersama
Alat Berat Tak Bisa Lewat, Warga Desa Egon Gahar Gotong Royong Bersihkan Ruas Jalan Waigete-Galit
Ordo Karmel Distribusikan 3,7 Ton Beras ke Lokasi Terdampak Gempa Flores di Reok Barat dan Reok
Paroki Reo Terus Distribusi Bantuan Gempa Flores, Prioritaskan ke Wilayah Terpencil
Warga Aeramo Tetap Berkebun dan Produksi Garam di Tengah Waspada Gempa Susulan
Pemkab Manggarai Timur Ungkap Fakta Penanganan Bantuan di Lamba Leda Utara
5 Perusahaan Kalimantan Gelar Pengobatan Gratis 5 Hari untuk Korban Gempa Nagekeo
Songsong 40 Tahun Yayasan Bina Daya St. Vinsensius (Yasbida), Komunitas Panti Dymphna Gelar Berbagai Kegiatan
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 09:55 WITA

Anak-Anak Pengungsi di Nagekeo Kembali Tersenyum Lewat Nonton Bersama

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:26 WITA

Alat Berat Tak Bisa Lewat, Warga Desa Egon Gahar Gotong Royong Bersihkan Ruas Jalan Waigete-Galit

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:47 WITA

Ordo Karmel Distribusikan 3,7 Ton Beras ke Lokasi Terdampak Gempa Flores di Reok Barat dan Reok

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:19 WITA

Paroki Reo Terus Distribusi Bantuan Gempa Flores, Prioritaskan ke Wilayah Terpencil

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:30 WITA

Pemkab Manggarai Timur Ungkap Fakta Penanganan Bantuan di Lamba Leda Utara

Berita Terbaru

Opini

Mutiara dari Syiar Maulid Nabi untuk Flores yang Terluka

Selasa, 25 Agu 2026 - 19:46 WITA