Sukseskan Pertanian, Kandinda Manggarai Barat Kabulkan Permintaan Pemerintah Timor Leste - FloresPos Net

Sukseskan Pertanian, Kandinda Manggarai Barat Kabulkan Permintaan Pemerintah Timor Leste

- Jurnalis

Selasa, 25 Juli 2023 - 19:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Kamar Dagang dan Industri Daerah (Kandinda) Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Nusa Tenggara Timur (NTT), kabulkan permintaan Pemerintah Timor Leste untuk mensukseskan dunia pertanian di negara tersebut.

Hal dimaksud guna menghasilkan padi/beras bermutu tinggi, kelas premium bahkan super premium, sebagaimana komitmen Kadinda Mabar total mendukung pertanian berkelanjutan.

Ketua Kandinda Mabar, Charles Angliwarman mengungkapkan, permintaan Pemerintah Timor Leste kepada Kadinda Mabar untuk mendukung, mensukseskan sektor pertanian di negara itu, khususnya menghasil padi yang berlimpah dan bermutu bagus, berkelas premium bahkan super premium, sudah terwujud.

“Kemarin tanggal 9 sampai 12 Juli 2023 terjadi realisasi di Timor Leste,” komentar Angliwarman kepada media ini di Labuan Bajo baru-baru ini.

Menurut Angliwarman, Kadinda Mabar diminta CCI-Timor Leste dan Pemerintah negara tersebut untuk membantu dunia pertanian Timor Leste dan endingnya menghasilkan beras berlimpah, berkualitas baik, kelas premium, bahkan super premium.

Dengan demikian, sehubungan dengan kerja sama dimaksud, maka keterlibatan Kadinda Mabar di Timor Leste mulai sebelum pengelolaan lahan hingga pasca panen. Petani Timor Leste diajari, diedukasi tentang bertani yang baik. SDM petani setempat mesti ditingkatkan.

Baca Juga :  Melangkah Bersama, Pulihkan Bumi: Festival Golo Koe Labuan Bajo Maria Assumpta Nusantara 2026 Resmi Diluncurkan

Hal tersebut untuk menghasilkan prodak bermutu, dalam hal ini menghasilkan beras yang bermutu tinggi, premium bahkan super premium seperti beras merek Labuan Bajo Mabar NTT, kata Angliwarman.

Selama ini, lanjut Angliwarman, Negara Timor Leste import beras dari Vietnam 140 ribu ton/tahun.

Terkait kerja sama ini, Kadinda Mabar rencananya pada Agustus mendatang (2023) mulai olah lahan sawah di Timor Leste, September tanam, dan jika tidak ada halangan Desember panen.

“Kita sudah mulai coba demo ploting dan share pengalaman yang kita pernah lakukan selama ini di Manggarai Barat,” kata Angliwarman.

Tidak sampai di situ, terkait hal satu ini, usai penandatanganan dengan Pemerintah Timor Leste, Kadinda Mabar diundang Bank Indonesia-Kupang.

Lembaga keuangan ini (BI Kupang), minta masukan soal bagaimana membuat beras premium, dan jika bisa di NTT keseluruhan.

“Disamping sebagai Ketua Kadinda, saat itu saya hadir di BI sebagai ketua DPW PERPADI (Pengusaha Penggilingan Padi dan Beras) NTT,” kata Angliwarman.

Baca Juga :  Mantan Kepala BPN Kota Kupang Ditetapkan sebagai Tersangka

Masih Angliwarman, hingga kini pihaknya tetap membangun komunikasi baik dengan pengusaha Singapura, Malaysia dan beberapa daerah di Indonesia menyangkut perdagangan beras berlabel Labuan Bajo.

Dukungan Pemerintah Kabupaten Manggala Barat terhadap Kadinda setempat selama ini luar biasa suportnya, di antaranya melalu Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Mabar.

Diharapkan kebijakan Pemerintah pada semua tingkatan selalu berpihak pada prodak lokal, kearifan lokal, itu baru berpihak pada masyarakat lokal, petani lokal.Setidaknya 80 %-20%, 80% prodak lokal dan 20% prodak impor atau 60%-40%, 60% lokal dan 40% impor, termasuk beras.

Kolaborasi atau kerja sama para pihak untuk memajukan sektor pertanian dan lain-lain, juga sangat penting. Muara dari semua itu adalah rakyat, tidak terkecuali petani Mabar.

Angliwarman memang pebisnis ulung, termasuk bergerak pada sektor pertanian, tak terkecuali beras. Namun untuk beras lebih pada alasan kemanusiaan, bantu petani.

“Saya urus beras murni panggilan jiwa, karena mencintai petani. Kita semua bersaudara,” tutup Angliwarnan. *

Penulis: Andre Durung / Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Alat Berat Tak Bisa Lewat, Warga Desa Egon Gahar Gotong Royong Bersihkan Ruas Jalan Waigete-Galit
Ordo Karmel Distribusikan 3,7 Ton Beras ke Lokasi Terdampak Gempa Flores di Reok Barat dan Reok
Paroki Reo Terus Distribusi Bantuan Gempa Flores, Prioritaskan ke Wilayah Terpencil
Warga Aeramo Tetap Berkebun dan Produksi Garam di Tengah Waspada Gempa Susulan
Pemkab Manggarai Timur Ungkap Fakta Penanganan Bantuan di Lamba Leda Utara
5 Perusahaan Kalimantan Gelar Pengobatan Gratis 5 Hari untuk Korban Gempa Nagekeo
Songsong 40 Tahun Yayasan Bina Daya St. Vinsensius (Yasbida), Komunitas Panti Dymphna Gelar Berbagai Kegiatan
Dirjen Dukcapil RI Gandeng Dukcapil Nagekeo, Layani Penggantian Dokumen Kependudukan Gratis untuk Korban Gempa
Berita ini 50 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:26 WITA

Alat Berat Tak Bisa Lewat, Warga Desa Egon Gahar Gotong Royong Bersihkan Ruas Jalan Waigete-Galit

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:47 WITA

Ordo Karmel Distribusikan 3,7 Ton Beras ke Lokasi Terdampak Gempa Flores di Reok Barat dan Reok

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:19 WITA

Paroki Reo Terus Distribusi Bantuan Gempa Flores, Prioritaskan ke Wilayah Terpencil

Selasa, 25 Agustus 2026 - 16:15 WITA

Warga Aeramo Tetap Berkebun dan Produksi Garam di Tengah Waspada Gempa Susulan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:01 WITA

5 Perusahaan Kalimantan Gelar Pengobatan Gratis 5 Hari untuk Korban Gempa Nagekeo

Berita Terbaru

Opini

Mutiara dari Syiar Maulid Nabi untuk Flores yang Terluka

Selasa, 25 Agu 2026 - 19:46 WITA