Merujuk data BPBD Ngada, bantuan yang telah dikirimkan meliputi kebutuhan pokok, seperti beras, minyak goreng, kopi, gula, susu, mi instan, serta ribuan papan telur ayam untuk menjaga pasokan protein warga.
Selain pangan, pemerintah daerah juga memprioritaskan pemenuhan fasilitas penampungan sementara.
Terkait basis data, Eman menjelaskan bahwa angka 14.850 keluarga terdampak merupakan hasil pemutakhiran per 31 Agustus lalu.
Kendati demikian, pemerintah tetap mengantisipasi adanya warga terdampak yang belum terdata setelah tanggal tersebut.
“Memang ada kemungkinan data yang tercecer setelah 31 Agustus dan belum sempat diinput oleh relawan. Kami membuka diri untuk terus memperbarui informasi ini kepada publik,” kata Eman.
Saat ini kata Eman, Pemerintah Kabupaten Ngada bersama seluruh elemen relawan fokus mendampingi masyarakat di pengungsian.
“Langkah ini diharapkan dapat menjaga kondisi kesehatan warga sekaligus mempercepat pemulihan kondisi sosial ekonomi pascabencana,” katanya.
Penulis : Wim de Rosari
Editor : Wentho Eliando
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya










