Bangunan SDK Kokang di Flores Timur Retak Akibat Guncangan Gempa Flores–‘Kami Takut Runtuh Kalau Terjadi Gempa Susulan dan Dentuman Letusan Lewotobi’ - FloresPos Net - Page 2

Bangunan SDK Kokang di Flores Timur Retak Akibat Guncangan Gempa Flores–‘Kami Takut Runtuh Kalau Terjadi Gempa Susulan dan Dentuman Letusan Lewotobi’

- Jurnalis

Selasa, 1 September 2026 - 22:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Retakan pada dinding bangunan SDK Kokang, Desa Ojandetung, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, akibat gempa Flores, pada 15 Agustus 2026. Foto: Dok.Kepsek SDK Kokang

Retakan pada dinding bangunan SDK Kokang, Desa Ojandetung, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, akibat gempa Flores, pada 15 Agustus 2026. Foto: Dok.Kepsek SDK Kokang

“Retak pada bagian fondasi sampai slop atas. Sekarang kami duduk dalam kelas bisa lihat orang di luar melalui celah retakan. Meski was-was, KBM tetap kami jalankan dalam bangunan retak tersebut,” katanya.

“Kami takut runtuh kalau gempa susulan dan dentuman letusan Lewotobi Laki-laki yang lebih besar,” kata Yohanes Ipir.

Kepala Desa Ojandetung, Yohanes Nani Ipir dan Ketua BPD Desa Ojandetung, Agustinus Nasu Lewuk membenarkan kondisi bangunan SDK Kokang.

Baca Juga :  Ribuan Alumni Bakal Hadir di HUT Sekolah dan Pesta Family Syuradikara

“Retaknya sudah cukup parah. Retak akibat gempa beberapa waktu lalu,” kata Yohanes Nani Ipir diamini Agustinus Nasu Lewuk.

Laporan Resmi ke BPBD Flores Timur

Retakan pada fondasi bangunan SDK Kokang, Desa Ojandetung, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, akibat gempa Flores, pada 15 Agustus 2026. Foto: Dok.Kepsek SDK Kokang

Kondisi kerusakan akibat gempa tersebut sudah dilaporkan resmi oleh Kepala SDK Kokang ke BPBD Flores Timur termasuk juga sudah disampaikan ke Ketua DPRD Flores Timur.

Baca Juga :  Wakil Bupati Nagekeo Serahkan Sapi Kurban Bantuan Presiden Prabowo ke Masjid Baiturrahman Maunori

Kepala SDK Kokang Yohanes Wato Ipir lebih lanjut menjelaskan, pihaknya baru membuat laporan tertulis pada tanggal 24 Agustus 2026 dan diantara atau dikirim pada tanggal 27 Agustus 2026.

Yohanes Ipir mengaku baru bisa membuat laporan karena sehari setelah gempa pada 15 Agustus, pihaknya sedang ada kegiatan persiapkan peringatan Proklamasi 17 Agustus 2026 tingkat Kecamatan Wulanggitang yang dipusatkan di Desa Kokang.

Penulis : Wentho Eliando

Editor : Wall Abulat

Berita Terkait

Sat Samapta Polres Ende Bersihkan Reruntuhan dan Dirikan Tenda Kelas Darurat TK Sare Orha-Ende
Danramil Reo dan Puluhan Personel TNI Disribusikan Bantuan Kemanusiaan kepada Penyintas Gempa Tektonik
Posko Tanggap Darurat Turunkan Petugas Verifikasi Data Kerusakan Rumah Warga
Wabup Ngada Ingatkan Kades dan Lurah: Pastikan Bantuan Disalurkan Sampai Masyarakat
Wakil Kepsek SDI Iligetang Minta Trauma Healing Bantu Pulihkan Mental Siswa Pascabencana
PMI Salurkan Bantuan Non Food bagi Warga Terdampak Gempa Flores
Kejari Bajawa Serahkan Dua Truk Bantuan Bencana Gempa Flores
Posko Pemerintah Gandeng Relawan Distribusi Bantuan Sembako kepada Warga Terdampak
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 22:39 WITA

Bangunan SDK Kokang di Flores Timur Retak Akibat Guncangan Gempa Flores–‘Kami Takut Runtuh Kalau Terjadi Gempa Susulan dan Dentuman Letusan Lewotobi’

Selasa, 1 September 2026 - 19:26 WITA

Sat Samapta Polres Ende Bersihkan Reruntuhan dan Dirikan Tenda Kelas Darurat TK Sare Orha-Ende

Selasa, 1 September 2026 - 17:51 WITA

Danramil Reo dan Puluhan Personel TNI Disribusikan Bantuan Kemanusiaan kepada Penyintas Gempa Tektonik

Selasa, 1 September 2026 - 15:08 WITA

Posko Tanggap Darurat Turunkan Petugas Verifikasi Data Kerusakan Rumah Warga

Selasa, 1 September 2026 - 11:30 WITA

Wakil Kepsek SDI Iligetang Minta Trauma Healing Bantu Pulihkan Mental Siswa Pascabencana

Berita Terbaru