Gempa Flores, Warga Aeramo dan Towak di Nagekeo yang Mengungsi Belum Dapat Bantuan Makanan - FloresPos Net

Gempa Flores, Warga Aeramo dan Towak di Nagekeo yang Mengungsi Belum Dapat Bantuan Makanan

- Jurnalis

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:39 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo Mengungsi di bukit.

Warga Desa Aeramo, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo Mengungsi di bukit.

MBAY, FLORESPOS.net-Pascagempa berkekuatan 7,7 magnitudo pada Sabtu (15/8/2026) pukul 05.45 WITA, puluhan rumah warga di Desa Aeramo dan Kelurahan Towak, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo mengalami kerusakan ringan, sedang hingga berat.

Data sementara yang dihimpun hingga Senin (17/8/2026) pagi, kerusakan menyebar di hampir semua RT di Desa Aeramo dan sedikitnya 10 RT di Kelurahan Towak.

Sebagian besar warga Desa Aeramo dan Kelurahan Towak mengungsi di bukit dan tidur dibawah tenda seadanya. Mereka belum mendapat bantuan makan, minum maupun pakaian.

Aktivitas warga saat ini lumpuh total. Pasar tutup, kebun tidak digarap, dan semua orang bertahan di tenda pengungsian.

“Kami mau mati pak. Stok makanan susah hampir habis,” ujar Simon Sue, warga terdampak saat ditemui di lokasi pengungsian, Senin (17/8/2026).

Simon mengatakan, hingga saat ini warga sudah tidak lagi beraktivitas seperti biasa. Semua fokus mencari tempat aman dan menunggu bantuan.

Baca Juga :  Presiden Jokowi Jadi ke Nagekeo, Forkompimda Gelar Rapat Persiapan Penyambutan

“Sementara stok makanan semakin berkurang. Beras di rumah sudah habis. Yang ada hanya singkong sedikit,” katanya dengan nada cemas.

Warga Desa Aeramo lainnya, Forus Bongo juga demikian. Ia mengaku saat ini bahan makanan di rumahnya tinggal sedikit.

“Sementara bantuan dari pemerintah tidak ada sama sekali,” ujarnya lirih.

RSUD Aeramo Layani Warga

Sementara pascagempa 7,7 magnitudo yang merusak sebagian gedung RSUD Aeramo, pelayanan kesehatan bagi warga tidak berhenti.

Tim medis RSUD Aeramo mulai melayani warga Desa Aeramo di halaman Gereja Yesus Kerahiman Ilahi Aeramo (YKI) pada Senin (17/8/2026).

Pelayanan ini dilakukan sebagai langkah darurat karena sebagian ruangan RSUD Aeramo retak dan rusak akibat gempa Sabtu (15/8/2026) pagi.

“Kita tidak bisa gunakan gedung untuk rawat pasien karena takut ada gempa susulan. Jadi kita buka posko pelayanan di halaman gereja untuk mendekatkan layanan ke warga pengungsi,” ujar dr Resa, salah satu tenaga medis RSUD Aeramo di lokasi.

Baca Juga :  Pembangunan Pasar Modern di Ende Segera Rampung, Akan Tampung 80 Lebih Pedagang

Disaksikan wartawan, puluhan warga memeriksa kesehatan sejak Senin pagi. Warga Aeramo yang mengungsi di sekitar gereja paroki berdatangan.

Layanan yang diberikan meliputi, pemeriksaan umum, tensi, keluhan sakit kepala, demam, luka ringan, Pelayanan kesehatan ibu dan anak, Distribusi obat-obatan gratis dan Konseling trauma pascagempa.

Adolfus Jawa, warga Aeramo mengaku sangat terbantu dengan adanya layanan ini. Apalagi banyak yang tidak bisa ke RSUD karena takut dan tidak ada biaya.

Pihak Paroki Yesus Kerahiman Ilahi Aeramo juga menyediakan tempat, listrik, dan air untuk mendukung posko kesehatan ini.

Kegiatan ini juga dibantu oleh anggota Brigif TP 42/KEF dan Polri yang sejak awal membangun tenda dan evakuasi pasien. Relawan kesehatan dari kecamatan turut bergabung.

Hingga siang ini puluhan warga telah dilayani. Tim medis RSUD Aeramo memastikan pelayanan akan terus dibuka selama masa tanggap darurat. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Sobat Sehat Lakukan Pendampingan Psikososial Korban Gempa Nagekeo
Ketua DPRD Sikka Serahkan Koleksi Buku Penulis Lokal buat Perpustakaan Daerah Frans Seda
Pemda Sikka Akan Membayar Tunggakan Pajak Kendaraan Dinas, Kesadaran Masyarakat Bayar Pajak Juga Meningkat
Pemerintah Berikan Keringanan Pajak Kendaraan Pasca Gempa Flores, Warga Diminta Manfaatkan Kesempatan Ini
Kementerian Pariwisata Perkuat Pendataan dan Pembinaan Perizinan Usaha Pariwisata di NTT
Senator AWK Minta Bapanas Perpanjang Penyaluran Beras ke Flores untuk Warga Terdampak Bencana
Bincang Kepariwisataan, Kemenpar dan BPOLBF Serap Aspirasi Pelaku Wisata Live on Board di Labuan Bajo
Peduli Gempa Flores, SR12 dan PT PAF Salurkan CSR Bagi Warga Terdampak
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:42 WITA

Sobat Sehat Lakukan Pendampingan Psikososial Korban Gempa Nagekeo

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:55 WITA

Ketua DPRD Sikka Serahkan Koleksi Buku Penulis Lokal buat Perpustakaan Daerah Frans Seda

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:54 WITA

Pemda Sikka Akan Membayar Tunggakan Pajak Kendaraan Dinas, Kesadaran Masyarakat Bayar Pajak Juga Meningkat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:39 WITA

Pemerintah Berikan Keringanan Pajak Kendaraan Pasca Gempa Flores, Warga Diminta Manfaatkan Kesempatan Ini

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:36 WITA

Kementerian Pariwisata Perkuat Pendataan dan Pembinaan Perizinan Usaha Pariwisata di NTT

Berita Terbaru