SMAS Bhaktyarsa Maumere dan Berbagai Keunggulan Berkat Inovasi Tiada Henti - FloresPos Net - Page 2

SMAS Bhaktyarsa Maumere dan Berbagai Keunggulan Berkat Inovasi Tiada Henti

- Jurnalis

Senin, 15 Juni 2026 - 20:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Selain itu asramanya juga penuh sehingga banyak yang tidak bisa diakomodir karena daya tamping asrama putri untuk SMP dan SMA sebanyak 180 orang saja.

Untuk tahun 2026 ini, Yayasan Santu Gabriel bekerjasama dengan pihak swasta putera asli Sikka Ense da Cunha Solapung membangun asrama putera untuk menampung para siswa.

“Kami berupaya untuk membangun ruang kelas tingkat 3 di bagian tengah.Kami tidak menerapkan pembelajaran shift karena tidak efektif apalagi sesuai kurikulum nasional pembelajaran mendalam,” ungkapnya.

Sarjana Filsafat ini mengakui SMAS Bhaktyarsa Maumere tidak mengejar jumlah siswa yang banyak agar bisa mendapat dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Baca Juga :  Pesan Wabup Sikka Pesta Perak SMPK St.Antonius Boganatar, Jangan Pernah Lupakan Budaya dan Budi Pekerti

Untuk mendaftar di sekolah ini kata Suster Marcelina, tidak ada persyaratan-persyaratan dan lebih banyak yang mendaftar dari luar Kabupaten Sikka.
Bahkan untuk Kelas XI dan Kelas XII sekolahnya menerima siswa yang pindah dari sekolah manapun dan memiliki karakter separah apapun.

Tidak Ada Penyeragaman

Di SMAS Bhaktyarsa Maumere seorang anak didik hampir tidak pernah dikeluarkan dari sekolah sebab kalau mengeluarkan anak maka sekolah dianggap gagal total.

Menurut Suster Marcelina pada prinsipnya anak didik berproses karena sekolah membentuk siswa sesuai dengan ritme siswa bukan penyeragaman.

Baca Juga :  7  Pegawai Lapas Ende Dilantik Jadi Anggota KPPS di TPS Khusus 

Bahkan di SMAS Bhaktyarsa Maumere, seorang anak didik tidak pernah dibilang bodoh sebab menurut Suster Marcelina,Tuhan tidak pernah menciptakan seorang bodoh tetapi menciptakan seseorang sesuai dengan kodratnya.

Suster Marcelina menegaskan sekolahnya menerima semua anak didik dan tidak bisa menyeragamkan sebab kalau penyeragaman maka ada ketidakadilan disana, ada pembunuhan karakter karena ada yang sombong dan ada yang akan rendah diri.

Dirinya memaparkan untuk saat ini jumlah siswa di Kelas XI sebanyak 257 orang sementara untuk Kelas XII jumlah siswanya tidak sampai 200 orang.

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

GP Ansor Pulau Ende dan Ta’mir Darul Muqamah Doa Bersama Sambut 1 Muharam
Meningkat Jumlah UMKM di Manggarai Barat
Keluarga Pendidikan Pertama dan Utama Ciptakan Budaya Belajar di Tengah Masyarakat
Weekend at Parapuar by IN-FLORES Hadirkan Edukasi Alam, Lingkungan, dan Budaya Flores di Natas Parapuar
Memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Ende Gelar Turnamen Futsal
HUT Ke-19, KSP CU Gerbang Kasih KAE Resmikan Kantor Cabang Mbay
Dampak Penertiban, Pedagang Pasar Alok Minta Pemerintah Ganti Rugi Barang Yang Rusak
Sambut Kison Kogoya, Ketua Yapertif Warning Dosen; Jangan Persulit Mahasiswa yang Harumkan Nama Kampus
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 20:25 WITA

GP Ansor Pulau Ende dan Ta’mir Darul Muqamah Doa Bersama Sambut 1 Muharam

Senin, 15 Juni 2026 - 20:13 WITA

SMAS Bhaktyarsa Maumere dan Berbagai Keunggulan Berkat Inovasi Tiada Henti

Senin, 15 Juni 2026 - 13:49 WITA

Meningkat Jumlah UMKM di Manggarai Barat

Senin, 15 Juni 2026 - 12:27 WITA

Keluarga Pendidikan Pertama dan Utama Ciptakan Budaya Belajar di Tengah Masyarakat

Senin, 15 Juni 2026 - 09:53 WITA

Weekend at Parapuar by IN-FLORES Hadirkan Edukasi Alam, Lingkungan, dan Budaya Flores di Natas Parapuar

Berita Terbaru

Ekonomi

Meningkat Jumlah UMKM di Manggarai Barat

Senin, 15 Jun 2026 - 13:49 WITA