Aksi Emak-emak Tonggurambang, Kembalikan Patok Batalyon 834 TP/WM ke Markas - FloresPos Net

Aksi Emak-emak Tonggurambang, Kembalikan Patok Batalyon 834 TP/WM ke Markas

- Jurnalis

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBAY, FLORESPOS.net-Puluhan perempuan warga Desa Tonggurambang, Kecamatan Aesesa, Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) melakukan aksi spontan dengan mendatangi Markas Batalyon 834 Wakanga Mere, Kamis (11/6/2026) pagi.

Kedatangan mereka bukan untuk berkonfrontasi, melainkan untuk mengembalikan patok-patok batas yang sebelumnya dipasang di wilayah tambak garam milik warga.

Peristiwa ini bermula Rabu (10/6/2026) sore, ketika anggota Batalyon 834 TP/WM melakukan pemasangan patok di areal sisi utara jalan desa. Lokasi tersebut selama ini dimanfaatkan warga Tonggurambang sebagai tambak garam.

Pemasangan patok tanpa komunikasi sebelumnya membuat warga, khususnya para perempuan yang sehari-hari menggantungkan hidup dari garam, merasa terkejut dan khawatir.

Baca Juga :  Rivalitas Perse dan Persami Berakhir dengan Kemenangan Anak-Anak Nian Tana

Merasa lahannya akan diambil, sekelompok “emak-emak” ini bergerak cepat. Kamis pagi kemarin mereka mendatangi titik pemasangan patok, mencabut satu per satu patok yang ditemukan, lalu mengumpulkannya.

Setelah itu, secara bersama-sama mereka berjalan kaki menuju markas Batalyon 834 TP/WM untuk mengembalikan patok tersebut langsung ke hadapan petugas.

“Kami tidak mau ribut dengan bapak-bapak TNI. Kami hanya mau tanya baik-baik. Ini tanah warisan nenek moyang kami, tempat kami cari makan garam untuk anak cucu. Kalau mau dipakai, bicaralah dulu dengan kami. Jangan langsung tancap patok,” ujar Karolina Sowa salah seorang ibu yang ikut dalam aksi, sambil menyerahkan patok ke petugas jaga.

Baca Juga :  Kisah Sukses Mantan Buruh Migran Asal Nagekeo  Tanam Ribuan Naga di Manggarai

Aksi para ibu ini berlangsung tertib dan tanpa anarkis. Mereka datang membawa patok, menyerahkan, lalu menyampaikan aspirasi agar ada dialog dan kejelasan status lahan sebelum ada tindakan lebih lanjut.

Sikap ini mendapat apresiasi karena menunjukkan cara warga menuntut hak dengan kepala dingin. Hingga berita ini ditulis, pihak Batalyon 834 TP/WM belum memberikan keterangan resmi terkait tujuan pemasangan patok dan status lahan di sisi utara jalan Desa Tonggurambang. *

Penulis : Arkadius Togo

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Pulihkan Populasi Pisang Kepok, Butuh Gerakan Seluruh Flores
Nando Watu Serahkan Beasiswa PIP Aspirasi AHP untuk 30 SDK Marsudirini Detusoko- Ende
Tingkatkan Penemuan Kasus TBC, Tim Peneliti Dosen Prodi Keperawatan Ende Latih Kader Kesehatan di Wolowaru
Dugaan Pencurian Berulang Kali, Orang Tua Terduga Pelaku Curi Kambing Dituding Selalu Bela Anaknya
Pemkab Ngada Dukungan Program Cetak Sawah Rakyat
Wabub Ngada Berni Dhey Serahkan Sembako Bagi Lansia di Desa Sobo
Kasus Curi Kambing, Polres Nagekeo Masih Lakukan Penyelidikan dan Pemeriksaan
Festival Bale Nagi 2026 Siap Digelar, Heri Lamawuran: Ada Pameran Ekraf, UMKM dan Job Fair
Berita ini 431 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:55 WITA

Pulihkan Populasi Pisang Kepok, Butuh Gerakan Seluruh Flores

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:06 WITA

Nando Watu Serahkan Beasiswa PIP Aspirasi AHP untuk 30 SDK Marsudirini Detusoko- Ende

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:00 WITA

Tingkatkan Penemuan Kasus TBC, Tim Peneliti Dosen Prodi Keperawatan Ende Latih Kader Kesehatan di Wolowaru

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:44 WITA

Dugaan Pencurian Berulang Kali, Orang Tua Terduga Pelaku Curi Kambing Dituding Selalu Bela Anaknya

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:03 WITA

Pemkab Ngada Dukungan Program Cetak Sawah Rakyat

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Pulihkan Populasi Pisang Kepok, Butuh Gerakan Seluruh Flores

Kamis, 30 Jul 2026 - 13:55 WITA

Nusa Bunga

Pemkab Ngada Dukungan Program Cetak Sawah Rakyat

Kamis, 30 Jul 2026 - 09:03 WITA