Obat Bagi Pasien ODGJ di Kabupaten Sikka Sudah Tidak Tersedia di Puskesmas - FloresPos Net - Page 2

Obat Bagi Pasien ODGJ di Kabupaten Sikka Sudah Tidak Tersedia di Puskesmas

- Jurnalis

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lanjutnya, tenaga psikiater tidak tersedia di 27 Puskesmas yang ada di Kabupaten Sikka dan hanya ada 2 psikiater di rumah sakit TC Hillers Maumere yang siap memberikan pelayanan.

“Teman-teman tenaga kesehatan di Puskesmas serius memberikan pelayanan maksimal kepada pasien kesehatan jiwa.Namun kendalanya tidak ada tenaga khusus dan obatnya pun terbatas sehingga banyak yang belum mendapatkan obat,” ucapnya.

Venty mengakui setelah adanya LSM Yayasan Papha Indonesia,program kesehatan jiwa gaungnya tidak segencar saat ini dimana sekarang program-program kesehatan jiwa berjalan bagus.

Dirinya berharap agar kesehatan jiwa menjadi perhatian serius bagi semua warga Kabupaten Sikka terutama keluarga yang ada anggota keluarganya mengalami masalah kesehatan jiwa.

Baca Juga :  Bupati Sikka Minta Dukungan Gubernur NTT Bangun SMA dan SMK Negeri di Tiga Kecamatan

Kristianus Pana dari Kelompok Kasih Insanis (KKI) yang merupakan relawan peduli ODGJ membenarkan ketiadaan obat bagi pasien kesehatan jiwa di puskesmas-puskesmas di Kabupaten Sikka.

Pihaknya pun membantu membelikan obat bagi pasien kesehatan jiwa dari hasil sumbangan dana anggota relawan namun tentu saja jumlahnya sangat terbatas sesuai kemampuan mereka.

“Hasil diskusi dulu pernah diusulkan agar ada bangsal khusus di rumah sakit untuk melayani pasien kesehatan jiwa namun sampai saat ini usulan tersebut belum terealisasi,” ungkapnya.

Baca Juga :  Seruan Sejuk Tokoh Pemuda Manggarai Barat Jelang Pemilu

Titon Nau, Officer Project Yayasan Papha Indonesia menjelaskan,aturan baru dari pemerintah pusat tidak diperbolehkan lagi membangun rumah sakit jiwa yang khusus menangani pasien kesehatan jiwa.

Titon menyebutkan, rumah sakit diperbolehkan membangun bangsal atau klinik khusus yang melayani pasien kesehatan jiwa sehingga saat ini rumah sakit jiwa pun menangani pasien umum.

“Pemerintah provinsi NTT merencanakan membangun rumah sakit jiwa satu di Pulau Flores dan satu lagi di Pulau Sumba namun aturan tidak membolehkan. Makanya dibangun bangsal khusus bagi pasien kesehatan jiwa di rumah sakit,” pungkasnya. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton
Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat
Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU
Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani
Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi
STIPAS Sirilus Ruteng Gelar Seminar Nasional: Mendesain Pendidikan Tinggi Berdampak Pada Era Masyarakat 5.0
Patris Lali Wolo Sebut Anggaran Jembatan Pomakeke Aeramo Sudah Ada, Tapi Tidak Dieksekusi Pemprov NTT
Cegah Bullying dan Judol, Tim Polres Ende Sosialisasi di SMAN 1 Ende
Berita ini 135 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:15 WITA

Kekeringan ‘Memaksa’ Manggarai Barat Kehilangan Produksi Padi 423,4 Ton

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:11 WITA

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:57 WITA

Sajikan Kopi Juria Colol, Rumah Wunut Buka Cabang di Maumere, Dukung Misi Lingkungan dan Kemanusiaan LSM ILMU

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:38 WITA

Reses di Ende, Oktovianus Moa Mesi Serahkan Hand Traktor Bantuan Julie Laiskodat ke Petani

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:16 WITA

Disnakertrans Sikka Gelar Mini Job Fair di Waigete, Fasilitasi Warga Jadi Pekerja Resmi

Berita Terbaru

Blasius Apen, Kepala Bidang (Kabid) Produksi Tanaman Pangan (PTP) pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (DTPHP) Mabar

Nusa Bunga

Puso, 100 Hektar Tanaman Padi dan Jagung di Manggarai Barat

Selasa, 27 Okt 2026 - 20:11 WITA