Mosalaki dan Orangtua Tolak Penggunaan Lahan Sekolah SDN Wolomoni untuk KDMP - FloresPos Net - Page 2

Mosalaki dan Orangtua Tolak Penggunaan Lahan Sekolah SDN Wolomoni untuk KDMP

- Jurnalis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 16:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gregorius mengatakan ia mengetahui informasi bahwa pemerintah akan membangun gedung KDMP di lahan milik sekolah dari adiknya. Saat  itu ia menegaskan agar warga dan orangtua murid menolak pembangunan di lokasi tersebut.

“Saya tau informasi itu saat pertemuan kemarin. Mereka undang tapi saya ada halangan maka adik saya yang ikut”.

Ia mengatakan  informasi yang didapatkan pertemuan yang dilakukan pada 19 Mei 2026 dihadiri oleh Kepala Dinas PK dan Dinas Koperasi Ende. Pertemuan itu telah memutuskan lokasi tersebut tidak layak dibangun KDMP.

“Pertemuan itu hasilnya sudah jelas bahwa lokasi tersebut tidak layak dibangun gedung KDMP dan meminta pemerintah desa untuk mencari lokasi lain”.

Baca Juga :  Dibawah Tema Berontak Part II, Pemuda Perumnas Ende Hibur Warga Melalui Musik Hip hop

Meski hasil pertemuan tersebut sudah jelas, Kata mosalaki, pihak pemerintah desa bersama pihak yang membangun gedung KDMP datang dengan alat berat ke lokasi pada Jumat (5/6/2026).

Mereka memaksa masuk ke lokasi di belakang gedung SDN Wolomoni untuk melakukan penggusuran secara paksa namun dihadang oleh warga.

Gregorius menegaskan bahwa pihaknya menolak karena lahan tersebut diserahkan untuk kepentingan pendidikan seperti pembangunan gedung atau ruang belajar dan mes guru.

“Itu lahan untuk sekolah, kedepannya untuk bangun gedung baru dan rencana bangun mes guru”.

Ia mengatakan mosalaki dan masyarakat di desa Niowula tidak menolak kehadiran Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) tetapi menolak penggunaan lahan sekolah untuk pembangunan gedung koperasi tersebut.

Baca Juga :  PT SGI Kembali Laksanakan Penyuluhan Kesehatan dan Pengobatan Gratis di Sokoria Ende

“Ini program nasional, kami dukung tapi bukan paksa gunakan lahan sekolah. Kamu cari lahan lain saja karena lahan ini untuk sekolah,” tegas Gregorius.

Informasi yang dihimpun dari warga di lokasi mengatakan bahwa Kepala Desa Niowula, Vinsen bersama  pihak yang membangun gedung KDMP membawa alat berat ke lokasi sekolah karena atas perintah.

“Kemarin mereka bilang bawa alat berat untuk gusur karena atas perintah atasan. Ini yang kami masih bingung, atasan  itu bupati atau orang lain”.*

Penulis : Willy Aran

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Ketua TP PKK Sikka Salurkan Bantuan Bagi Korban Gempa Flores
Menko PMK, Kepala BNPB, dan Asops Kapolri Tinjau Korban Gempa di Reok
Gempa Flores, Warga Aeramo dan Towak di Nagekeo yang Mengungsi Belum Dapat Bantuan Makanan
Dampak Gempa Flores Wamenkes Sebut 19 Puskesmas Rusak Berat dan Tidak Beroperasi
Momen Haru Gempa Flores: Uskup Agung Ende Berlutut di Tengah Pengungsi Lintas Agama, Simbol Kebangkitan Melalui Kemanusiaan
Update Dampak Bencana Gempa di Ende, Dua Korban Jiwa dan Ratusan Bangunan Rusak
Merdeka di Tanah Bergetar
Stok Makanan Semakin Menipis, Warga Towak dan Aeramo-Nagekeo Mulai Panik
Berita ini 178 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:44 WITA

Ketua TP PKK Sikka Salurkan Bantuan Bagi Korban Gempa Flores

Senin, 17 Agustus 2026 - 15:41 WITA

Menko PMK, Kepala BNPB, dan Asops Kapolri Tinjau Korban Gempa di Reok

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:39 WITA

Gempa Flores, Warga Aeramo dan Towak di Nagekeo yang Mengungsi Belum Dapat Bantuan Makanan

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:09 WITA

Dampak Gempa Flores Wamenkes Sebut 19 Puskesmas Rusak Berat dan Tidak Beroperasi

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:58 WITA

Momen Haru Gempa Flores: Uskup Agung Ende Berlutut di Tengah Pengungsi Lintas Agama, Simbol Kebangkitan Melalui Kemanusiaan

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Ketua TP PKK Sikka Salurkan Bantuan Bagi Korban Gempa Flores

Senin, 17 Agu 2026 - 15:44 WITA