Nurdin Dorong Generasi Muda Manggarai Barat Menjadikan Membaca sebagai Kebutuhan, Berbudaya Literasi - FloresPos Net

Nurdin Dorong Generasi Muda Manggarai Barat Menjadikan Membaca sebagai Kebutuhan, Berbudaya Literasi

- Jurnalis

Kamis, 7 Mei 2026 - 06:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Ketua DPRD Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Nusa Tenggara Timur (NTT), Benediktus Nurdin, mendorong generasi muda Mabar untuk menjadikan membaca sebagai kebutuhan, berbudaya literasi. Membaca adalah jendela dunia.

Nurdin menyampaikan itu baru-baru ini di Labuan Bajo, terkait peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026.

Menurutnya, Hardiknas menjadi momentum penting bagi semua pihak di kabupaten ujung barat Flores itu untuk merefleksikan kembali sejauh mana pendidikan telah membawa perubahan nyata bagi generasi muda setempat.

Sebagai Ketua DPRD Kabupaten Manggarai Barat, Nurdin menyampaikan tiga hal mendesak yang harus menjadi perhatian bersama. Pertama, semua pihak harus membudayakan kembali kebiasaan membaca buku literasi bagi anak-anak.

Baca Juga :  Surya Paloh: NTT Salah Satu Lumbung Suara Nasdem

“Di era digital ini, minat baca anak-anak kita cenderung menurun. Padahal, membaca adalah jendela dunia,” katanya.

Terkait ini, Nurdin mengajak seluruh sekolah, perpustakaan desa, dan orang tua untuk menyediakan buku-buku menarik serta menciptakan sudut baca yang nyaman. Mari jadikan membaca sebagai kebutuhan, bukan sekadar tugas sekolah, ujarnya.

Kedua, pendidikan hari ini harus fokus pada pembentukan karakter, bukan hanya mengejar nilai akademis. Anak-anak Mabar perlu dibekali integritas, disiplin, rasa hormat, dan cinta terhadap alam serta budaya lokal. Karena masa depan daerah ini tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan otak, tetapi juga oleh kuatnya karakter dan moral.

Baca Juga :  152 Warga Golo Kempo Manggarai Barat Alami Gangguan Penglihatan

Ketiga, keberhasilan pendidikan adalah tanggung jawab bersama antara orang tua, guru, dan lingkungan. Orang tua adalah madrasah pertama bagi anak. Guru adalah pembimbing di sekolah. Sementara lingkungan sosial dan masyarakat harus menjadi ekosistem yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak.

“Saya mendorong terciptanya komunikasi yang erat antara ketiga pilar ini, termasuk melalui pertemuan rutin dan program berbasis komunitas. Mari kita wujudkan generasi Manggarai Barat yang cerdas, berkarakter, dan berbudaya literasi. Merdeka belajar,” kata Nurdin. *

Penulis : Andre Durung

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Stikes St.Elisabeth Keuskupan Maumere Masih Buka Pendaftaran
Stikes Santa Elisabet Keuskupan Maumere Laksanakan Dies Natalis Kedua, Momentum Merefleksi Perjalanan
Perarakan Patung Bunda Maria Asumpta Nusantara Awali Rangkaian Festival Golo Koe 2026
Deklarasi Pembentukan DANE, Djafar Tegaskan Tak Ada Urusan dengan Politik
Sentuhan Kasih Bhayangkari: Ny. Tantri Levi Gelar Rangkaian Aksi Sosial dan Edukasi Hukum di Manggarai
Tiga Kampung di Manggarai Barat Akhirnya Menikmati Air Bersih
Wabup Weng Optimis PAD Manggarai Barat Capai Target
Produktivitas Padi Musim Panen 2026 di Ende Menurun, Gadir Sebut Pemicunya
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 19:02 WITA

Stikes St.Elisabeth Keuskupan Maumere Masih Buka Pendaftaran

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:59 WITA

Stikes Santa Elisabet Keuskupan Maumere Laksanakan Dies Natalis Kedua, Momentum Merefleksi Perjalanan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 18:42 WITA

Perarakan Patung Bunda Maria Asumpta Nusantara Awali Rangkaian Festival Golo Koe 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:20 WITA

Deklarasi Pembentukan DANE, Djafar Tegaskan Tak Ada Urusan dengan Politik

Sabtu, 11 Juli 2026 - 08:41 WITA

Sentuhan Kasih Bhayangkari: Ny. Tantri Levi Gelar Rangkaian Aksi Sosial dan Edukasi Hukum di Manggarai

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Stikes St.Elisabeth Keuskupan Maumere Masih Buka Pendaftaran

Sabtu, 11 Jul 2026 - 19:02 WITA