Tim SAR Medivak 2 WNA Spanyol Lemas dan Pusing Saat Berwisata di Pulau Padar - FloresPos Net

Tim SAR Medivak 2 WNA Spanyol Lemas dan Pusing Saat Berwisata di Pulau Padar

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 19:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LABUAN BAJO, FLORESPOS.net-Tim SAR Gabungan menerima informasi terkait dua orang Warga Negara Asing (WNA) asal Spanyol bernama Lusia Parejo Escot dan Andreas Altufe yang berumur 22 tahun.

Kedua wisatawan asing ini mengalami lemas, pusing dan muntah-muntah di Kapal Wisata Kapal Jaya 02 saat berada perairan Pulau Padar, Taman Nasional Kelimutu, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Tim SAR Gabungan langsung dikerahkan menuju lokasi kejadian dengan menggunakan RIB Pos SAR Manggarai Barat serta membawa perawat dari KKP Labuan Bajo (Kantor Kesehatan Pelabuhan),” ungkap Kepala Kantor SAR Maumere Fathur Rahman, Senin (27/4/2026).

Baca Juga :  Ratusan Warga Binaan dan Petugas Lapas Ende Ikuti Pemilu Tahun 2024 di TPS Khusus

Fathur mengatakan, sekitar pukul 21.10 Wita, Tim SAR Gabungan tiba di Kapal Jaya 02 dan langsung mengevakuasi 2 Orang WNA menuju Labuan Bajo.

Ia menerangkan, sebelum dievakuasi dilakukan pengecekan tensi darah oleh perawat KKP Labuan Bajo, didapatkan hasil tensi kedua WNA normal namun tetap dibutuhkan evakuasi lebih lanjut.

Baca Juga :  Warga Lintas Agama Berkomitmen Sukseskan Festival Golo Koe Maria Assumpta Nusantara Keuskupan Labuan Bajo

“Pukul 22.35 Wita, Tim SAR Gabungan bersama kedua WNA asal Spanyol tersebut akhirnya tiba di Pelabuhan Marina Labuan Bajo,” ungkapnya.

Lanjut Fathur, kedua WNA Spanyol pun dievakuasi menggunakan Ambulance KKP Labuan Bajo menuju RS Siloam Labuan Bajo untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih memadai.

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Gempa Flores, Warga Aeramo dan Towak di Nagekeo yang Mengungsi Belum Dapat Bantuan Makanan
Dampak Gempa Flores Wamenkes Sebut 19 Puskesmas Rusak Berat dan Tidak Beroperasi
Momen Haru Gempa Flores: Uskup Agung Ende Berlutut di Tengah Pengungsi Lintas Agama, Simbol Kebangkitan Melalui Kemanusiaan
Update Dampak Bencana Gempa di Ende, Dua Korban Jiwa dan Ratusan Bangunan Rusak
Merdeka di Tanah Bergetar
Stok Makanan Semakin Menipis, Warga Towak dan Aeramo-Nagekeo Mulai Panik
Relawan Sahabat JSL Salurkan Bantuan Sembako kepada Warga Terdampak Bencana di Ende
Dampak Gempa Flores, Seluruh Rangkaian Kegiatan HUT RI di Sikka Dibatalkan
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:39 WITA

Gempa Flores, Warga Aeramo dan Towak di Nagekeo yang Mengungsi Belum Dapat Bantuan Makanan

Senin, 17 Agustus 2026 - 14:09 WITA

Dampak Gempa Flores Wamenkes Sebut 19 Puskesmas Rusak Berat dan Tidak Beroperasi

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:58 WITA

Momen Haru Gempa Flores: Uskup Agung Ende Berlutut di Tengah Pengungsi Lintas Agama, Simbol Kebangkitan Melalui Kemanusiaan

Senin, 17 Agustus 2026 - 11:45 WITA

Update Dampak Bencana Gempa di Ende, Dua Korban Jiwa dan Ratusan Bangunan Rusak

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:50 WITA

Merdeka di Tanah Bergetar

Berita Terbaru

Suasana Apel Bendera HUT Kemerdekaan RI ke-81, Senin (17/8/2026) di RT 15 Kelurahan Sarotari Tengah, Kabupaten Flores Timur, Pulau Flores, NTT. Foto: Istimewa

Nusa Bunga

Merdeka di Tanah Bergetar

Senin, 17 Agu 2026 - 10:50 WITA