Hujan Lebat Beberapa Hari, Lahan Sawah Empat Desa di Magepanda Terancam Gagal Panen - FloresPos Net

Hujan Lebat Beberapa Hari, Lahan Sawah Empat Desa di Magepanda Terancam Gagal Panen

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 20:55 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Curah hujan dengan intensitas tinggi mengakibatkan tanaman padi yang memasuki masa panen di 4 desa di Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) terancam gagal panen dan mengalami kerusakan.

Sejak tiga hari lalu, Sabtu (25/4/2026) hingga Senin (27/4/2026) hujan lebat masih terjadi sehingga areal persawahan di 4 desa yakni Desa Done, Legu Woda, Magepanda dan Wolomude tergenang.

“Untuk wilayah sekitar Magepanda sejak 3 hari lalu curah hujan sangat tunggi disaat tanaman padi di 4 desa sekitar bendungan sedang siap panen,” sebut Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sikka, Inosensius Siga, Selasa (28/4/2026).

Ino sapaannya mengatakan, dampak dari tingginya curah hujan mengakibatkan para petani kuatir karena tanaman padi yang memasuki masa panen tergenang air yang debitnya meningkat.

Baca Juga :  Bermain Tanpa Gol dengan Persami, Coach Petu Akui Masih Lemah di Lini Depan

Ia memaparkan, untuk lahan sawah di 4 desa ini totalnya sekitar 590 hektar dan jumlah areal persawahan yang siap panen dan terancam gagal panen sekitar 50 hektar.

“Kalau misalnya curah hujan masih tinggi selama seminggu ke depan maka kemungkinan besar tanaman padi akan mengalami gagal panen dan banyak yang berkecambah dan batangnya rebah,” ungkapnya.

Sekertaris Dinas Pertanian Kabupaten Sikka ini menjelaskan rata-rata tanaman padinya berumur 4 bulan dan siap panen sehingga menunggu hujan reda baru bisa dipanen.

Ino menyebutkan, pihaknya saat ini menghimbau para petani agar apabila cuaca bagus segera melakukan pemanenan dan pihaknya mengerahkan mesin panen ke wilayah yang rawan tergenang agar bisa digunakan.

Baca Juga :  Tinggi Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Ende, Jaringan Advokasi Lakukan Aksi Damai

“Kami akan kerahkan mesin panen ke wilayah persawahan yang rawan tergenang air agar bisa dipergunakan para petani secepatnya saat cuaca tidak lagi hujan,” terangnya.

Camat Magepanda, Vinsensius Kustance juga sudah turun melakukan pemantauan ke lokasi areal persawahan yang tergenang banjir dan memastikan akan terjadi kerugian bila curah hujan masih tinggi.

Vinsensius menjelaskan akibat curah hujan tinggi membuat luapan air dari Bendungan Pukana dan Ijura meluap sehingga air banjir menggenangi areal persawahan di sekitarnya.

“Para petani pasti akan mengalami kerugian terkait dengan padi yang sudah hampir panen tetapi terendam air akibat curah hujan tinggi selama beberapa hari ini,” pungkasnya. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Ombudsman NTT Apresiasi Inisiasi DPMPTSP Kabupaten Kupang dalam Menyederhanakan Perizinan
Bupati Sikka Tegaskan Kepatuhan Royalti Musik Dukung Ekonomi Kreatif Sikka
Bupati Sikka Apresiasi Mahasiswa IFTK Ledalero Desain Website Perpustakaan Frans Seda
Tim SAR Medivak 2 WNA Spanyol Lemas dan Pusing Saat Berwisata di Pulau Padar
Musancab PDIP Ende jadi Ajang Konsolidasi, Tote Badeoda Optimis Menang Lagi di Pileg dan Pilkada
Resmikan SMPN Henga, Bupati Sikka Tegaskan Gedung Baru, Semangat Baru untuk Pendidikan
Lima Sekolah di Ngada Dapat Bantuan Perlengkapan Sekolah dari Kompas
Lima Ribu Lebih Kepala Keluarga Manggarai Timur Terdata sebagai Penerima Bantuan Pangan
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 21:12 WITA

Ombudsman NTT Apresiasi Inisiasi DPMPTSP Kabupaten Kupang dalam Menyederhanakan Perizinan

Selasa, 28 April 2026 - 21:09 WITA

Bupati Sikka Tegaskan Kepatuhan Royalti Musik Dukung Ekonomi Kreatif Sikka

Selasa, 28 April 2026 - 20:55 WITA

Hujan Lebat Beberapa Hari, Lahan Sawah Empat Desa di Magepanda Terancam Gagal Panen

Selasa, 28 April 2026 - 19:20 WITA

Bupati Sikka Apresiasi Mahasiswa IFTK Ledalero Desain Website Perpustakaan Frans Seda

Selasa, 28 April 2026 - 19:09 WITA

Tim SAR Medivak 2 WNA Spanyol Lemas dan Pusing Saat Berwisata di Pulau Padar

Berita Terbaru