Panen Jagung Hibrida di Desa Lusitada, Wujud Nyata Ketahanan Pangan di Kabupaten Sikka - FloresPos Net

Panen Jagung Hibrida di Desa Lusitada, Wujud Nyata Ketahanan Pangan di Kabupaten Sikka

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2026 - 09:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Upaya memperkuat ketahanan pangan terus digencarkan di Kabupaten Sikka salah satunya melalui kegiatan panen jagung hibrida BISI 18 yang dilaksanakan di Dusun Nataweru, Desa Lusitada, Kecamatan Nita.

Kegiatan panen jagung Rabu (8/4/2026) ini merupakan bagian dari Program Ketahanan Pangan Tahun Anggaran 2025 yang dikelola oleh Kelompok Tani Lelapigang.

Panen berlangsung di kebun milik kelompok tani dengan luas lahan sekitar 3,5 hektare, yang sebelumnya ditanami pada bulan Desember tahun 2025 lalu.

“Saya sampaikan apresiasi kepada Kelompok Tani Lelapigang yang telah berkomitmen mendukung program ketahanan pangan melalui pemanfaatan lahan secara optimal, meskipun di tengah keterbatasan lahan yang ada di Desa Lusitada,” sebut Camat Nita, Fransiskus Herpianus Nong Lalang, Rabu (8/4/2026).

Fransiskus mengatakan, ini adalah bukti bahwa dengan semangat gotong royong dan kerja keras, keterbatasan lahan tidak menjadi penghalang untuk menghasilkan produksi pertanian yang baik.

Baca Juga :  PMKRI Maumere Desak Polres Sikka Usut Kasus Kematian Ibu Melahirkan di RS TC Hillers

Dia menyebutkan, pemerintah tentu akan terus mendorong dan mendampingi petani agar semakin produktif dalam mengolah lahan sehingga menghasilkan panen yang lebih bagus.

“Berdasarkan hasil panen, produktivitas jagung hibrida BISI 18 diperkirakan mencapai sekitar 2,77 ton dalam bentuk tongkol basah. Capaian cukup baik dan menjadi indikator positif keberhasilan program ketahanan pangan di tingkat desa,” ucapnya.

Sementara itu, Kapolsek Nita, Iptu Yermi Y. B. Soludale, menyatakan dukungannya terhadap program-program strategis pemerintah, khususnya di sektor pertanian yang bersentuhan langsung dengan kesejahteraan masyarakat.

“Kami siap mendukung dan mengawal program ketahanan pangan agar berjalan dengan aman, lancar, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ungkap IPTU Yermi.

Untuk diketahui, lanjutnya, keterbatasan lahan di wilayah Desa Lusitada, Kelompok Tani Lelapigang memanfaatkan lahan milik anggota yang berada di Dusun Nataweru.

Baca Juga :  Profil Paus Leo XIV Robert Prevost, Orang Amerika yang "Soft Spoken"

Yermi mengakui langkah ini menjadi contoh kolaborasi dan inovasi masyarakat dalam mengoptimalkan potensi yang ada.

Kegiatan panen ini juga dihadiri oleh Kasi Pemerintahan Kecamatan Nita Petrus Bura, Kepala Desa Lusitada, PPL Desa Lusitada, Kanit Binmas Polsek Nita Aipda Fransiskus Hubertus, Bhabinkamtibmas Brigpol Aprianus I. Reko, serta seluruh anggota Kelompok Tani Lelapigang.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat petani dalam meningkatkan produksi pertanian terus tumbuh, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah menuju kemandirian pangan yang berkelanjutan di Kabupaten Sikka.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Nita, Fransiskus Herpianus Nong Lalang, S.H, bersama jajaran pemerintah kecamatan, aparat desa, penyuluh pertanian lapangan (PPL), serta unsur kepolisian dari Polsek Nita. Kegiatan panen ini juga dipimpin langsung oleh Kapolsek Nita, Iptu Yermi Y. B. Soludale. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Kepala BPKH NTT: TPA Warloka Berada Diluar CA Wae Wuul
Kelompok Perempuan Petani Kelapa Desa Lambunga, Mandiri Ekonomi Berkat Mengolah Produk Turunan Kelapa
Wabup Nagekeo Bertemu Gubernur dan Ketua DPRD NTT, Bahas Penyelesaian Tanah TNI di Tonggurambang hingga Pembangunan Jembatan Pomakeke
Bulog Ende Targetkan Serap 64 Ton Beras Petani Lokal
Diduga, Kolong Rumah Penduduk Masuk Cagar Alam Wae Wuul, Minta Pemerintah Akui Hak Warga
Bupati Nagekeo Lantik 81 Pejabat Administrator dan Pengawas
Stikes St.Elisabeth Keuskupan Maumere Masih Buka Pendaftaran
Stikes Santa Elisabet Keuskupan Maumere Laksanakan Dies Natalis Kedua, Momentum Merefleksi Perjalanan
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:13 WITA

Kepala BPKH NTT: TPA Warloka Berada Diluar CA Wae Wuul

Selasa, 14 Juli 2026 - 10:51 WITA

Kelompok Perempuan Petani Kelapa Desa Lambunga, Mandiri Ekonomi Berkat Mengolah Produk Turunan Kelapa

Senin, 13 Juli 2026 - 15:48 WITA

Wabup Nagekeo Bertemu Gubernur dan Ketua DPRD NTT, Bahas Penyelesaian Tanah TNI di Tonggurambang hingga Pembangunan Jembatan Pomakeke

Senin, 13 Juli 2026 - 13:45 WITA

Diduga, Kolong Rumah Penduduk Masuk Cagar Alam Wae Wuul, Minta Pemerintah Akui Hak Warga

Senin, 13 Juli 2026 - 11:47 WITA

Bupati Nagekeo Lantik 81 Pejabat Administrator dan Pengawas

Berita Terbaru

Opini

Turun dari Gunung Tabor, Menjaga Rumah Bersama

Selasa, 14 Jul 2026 - 11:30 WITA

Nusa Bunga

Kepala BPKH NTT: TPA Warloka Berada Diluar CA Wae Wuul

Selasa, 14 Jul 2026 - 11:13 WITA