Dialog Bersama Kelompok Cipayung Plus, Wabup Sikka Paparkan Keberhasilan di Bidang Kesehatan - FloresPos Net

Dialog Bersama Kelompok Cipayung Plus, Wabup Sikka Paparkan Keberhasilan di Bidang Kesehatan

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 19:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAUMERE, FLORESPOS.net-Mahasiswa dari kelompok Cipayung Plus melakukan aksi demo di Kantor Bupati Sikka terkait setahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago dan Simon Subandi Supriadi.

Wakil Bupati Sikka mempersilahkan mahasiswa masuk ke Kantor Bupati Sikka dan menyampaikan aspirasi mereka serta membuka ruang dialog terkait apa yang mau disampaikan kepada pemerintah.

Dalam dialog, mahasiswa menyampaikan berbagai permasalahan terkait pembangunan dan pelayanan publik termasuk di bidang kesehatan seperti janji kampanye 100 hari akan membangun RS Pratama Doreng.

Juru bicara HMI Sikka dalam audensi menyampaikan keprihatinan terkait dengan banyaknya kasus HIV dan AIDS di Kabupaten Sikka termasuk kasus Demam Berdarah Dengue (DBD).

Mahasiswa mengaku prihatin dengan adanya kasus di bidang kesehatan ini dan menyebutkan pelayanan di RS TC Hillers Maumere masih ada banyak hal yang perlu diperbaiki.

Baca Juga :  Komunitas Cinta Laut Bersih Flores Konsisten Edukasi Nelayan Bersihkan Laut dari Sampah

Dikatakan, banyak puskesmas yang tidak memiliki dokter serta dana Covid-19 tahap 2 belum dibayarkan kepada tenaga kesehatan dan janji kampanye berobat hanya membawa KTP.

Terhadap apa yang disampaikan mahasiswa, Wakil Bupati Sikka Simon Subandi Supriadi menjelaskan, saat dirinya dan Bupati Sikka Juventus Prima Yoris Kago menjabat kondisi RS TC Hillers sedang tidak baik-baik saja.

Simon mengatakan, dana Covid-19 belum dibayarkan kepada para tenaga kesehatan selama 4 tahun dan RS TC Hillers juga tidak memiliki dokter anestesi.

Saat keduanya menjabat, dana jasa Covid-19 untuk periode Maret 2020 hingga September 2021 bagi para tenaga kesehatan sudah dibayarkan di bulan Agustus 2025 setelah penantian panjang selama 4 tahun.

“Kalau dikatakan saya dan bupati tidak berhasil itu tidak benar sebab kami yakin apa yang kami kerjakan selama setahun kemarin, kami lewati dengan baik.Ada banyak keberhasilan,” terangnya.

Baca Juga :  BPOLBF Dukung Penuh Silentium Magnum, Gerakan Kolektif Pariwisata Berbasis Spiritualitas-Keberlanjutan

Simon memaparkan, dana Covid-19 tahap dua juga sudah tersedia dan sedang disiapkan pembayarannya termasuk juga uang jasa para tenaga kesehatan pun sudah lancar dibayarkan.

Saat ini kata dia, pemerintah sedang memikirkan untuk membayar gaji tenaga kesehatan yang selama ini pembayaran honornya menggunakan dana desa.

Dirinya mengaskan,tidak ada janji kampanye 100 hari kerja akan melanjutkan pembangunan RS Pratama Doreng dan menyebutkan hal itu omong kosong sebab masa 100 hari kerja mau bangun RS Prtama Doreng, itu tidak benar.

“Rumah sakit itu mangkrak pembangunannya yang ditinggalkan pemerintah sebelumnya. Pembangunannya menggunakan dana pinjaman daerah dari dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN),” ujarnya.

Simon mengaku sedang berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar bisa mendapatkan dana untuk melanjutkan pembangunannya namun sampai saat ini pemerintah pusat belum menyetujuinya. *

Penulis : Ebed de Rosary

Editor : Wentho Eliando

Berita Terkait

Anggota Pramuka SMPK Tri Bhakti Reo Wakili Kwarcab Manggarai di Jamda X NTT dan Jamnas XII 2026
Para Legend NTT Turun Lapangan di Soekarno Cup, Bobi: Kami Hadir untuk Gairahkan Voli di Ende
Hadiri Sertijab Camat Boawae Bupati Simplisius Donatus Tegaskan 3 Peran Utama
Festival Golo Koe: Memobilisasi Orang Berwisata di Labuan Bajo
Up Date Kasus DBD di Ende, Ende Timur Tertinggi Dalam Kota
Hari Anak Nasional di SDI Dorameli, Kolaborasi Jadi Kunci Jaga Senyum Anak di Tengah Keterbatasan Anggaran
Q One Club Petik Kemenangan Kedua di Soekarno Cup, Naya: Kami Tampil Maksimal
Thresher Shark Indonesia dan Masyarakat Solor Timur Petakan Peluang Mata Pencaharian Alternatif bagi Nelayan dan Pengepul Perikanan
Berita ini 24 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:27 WITA

Anggota Pramuka SMPK Tri Bhakti Reo Wakili Kwarcab Manggarai di Jamda X NTT dan Jamnas XII 2026

Kamis, 23 Juli 2026 - 21:05 WITA

Para Legend NTT Turun Lapangan di Soekarno Cup, Bobi: Kami Hadir untuk Gairahkan Voli di Ende

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:17 WITA

Hadiri Sertijab Camat Boawae Bupati Simplisius Donatus Tegaskan 3 Peran Utama

Kamis, 23 Juli 2026 - 15:35 WITA

Festival Golo Koe: Memobilisasi Orang Berwisata di Labuan Bajo

Kamis, 23 Juli 2026 - 08:40 WITA

Hari Anak Nasional di SDI Dorameli, Kolaborasi Jadi Kunci Jaga Senyum Anak di Tengah Keterbatasan Anggaran

Berita Terbaru

Advertorial

Festival Golo Koe: Memobilisasi Orang Berwisata di Labuan Bajo

Kamis, 23 Jul 2026 - 15:35 WITA