Sejumlah Terobosan Dilakukan Direktur Baru RSUD Bajawa - FloresPos Net

Sejumlah Terobosan Dilakukan Direktur Baru RSUD Bajawa

- Jurnalis

Senin, 30 Maret 2026 - 11:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur RSUD  Bajawa, Heronimus Du'e, S.Kep. NS, M. Adm. Kes

Direktur RSUD Bajawa, Heronimus Du'e, S.Kep. NS, M. Adm. Kes

BAJAWA, FLORESPOS.net-Direktur Rumah Sakit Daerah (RSUD) Bajawa Heronimus Du’e, S.Kep. NS, M. Adm. Kes mengatakan, dalam memberikan pelayanan kepada Pasien pihaknya melakukan sejumlah terobosan.

Ditemui Florespos.net, Jumat (27/3/2026) di ruang kerjanya Direktur yang baru pertama kali dijabat non Dokter namun berpendidikan Master Administrasi Kesehatan dan angkatan pertama Sarjana Keperawatan di Kabupaten Ngada setelah dilantik 23 Januari 2026 ini menjelaskan, terobosan terhadap SOP Ambulans dan Mobil Jenazah RSUD Bajawa sudah dapat dimanfaatkan untuk masyarakat umum yang mana selama ini hanya bisa dipakai oleh pasien atau jenaZah dari RSUD Bajawa.

“Tinggal daftar di Loket yang ada di RSUD. Pasien atau Jenazah dari luarpun bisa manfaatkan mobil tersebut,” katanya.

Biaya angkut yakni, untuk dalam kota Rp100.000 sedangkan keluar kota Rp100.000 ditambah per/km Rp.14.000 dihitung pulang pergi.

Baru-baru ini pihaknya melakukan rotasi untuk semua petugas ruangan dan hal ini bertujuan untuk penyegaran organisasi juga pemberdayaan di mana memberikan juga kesempatan yang lain untuk memimpin.

Hal ini dilakukan juga adalah mutasi staf yang bertujuan penyegaran dan mengisi kekurangan SDM dalam rumah sakit.

Di RSUD Bajawa terdapat sejumlah ruangan seperti UGD, ICU, Ruang Anak, Anggrek, Mawar, Melati, Cemara, Nicu, HD, Rekam Medik, Farmasi, Laboratorium, Poliklinik, Gizi, Laundry, Ruang Jenazah, Tata Usaha, Manajemen, Gudang juga Unit Transfusi Darah.

Baca Juga :  Polres Ngada Gelar Sertijab, Dua Putra Nagekeo Jabat Kasat Reskrim dan Kasat Intel

Penggunaan HP dalam pelayanan berlaku sistematis menggunakan aplikasi maka bisa digunakan.

Selama berada di situasi kedinasan HP digunakan hanya untuk kepentingan menerima telepon dari keluarga namun juga diatur tidak boleh terlalu lama.

Selama berdinas tidak boleh menggunakan medsos seperti Tik tok, Facebook, Instagram atau sejenisnya.

Ketika dipercayakan menjadi direktur dirinya membuka unit baru yaitu Unit Case Mix, unit ini bertugas untuk melayani klaim jaminan Sosial Kesehatan.

Hal ini dimaksudkan Administrasi yang berhubungan dengan BPJS semua diurus oleh unit tersebut.

Tentang jadwal dinas bagi yang berdinas di ruang rawat inap dan UGD sudah diatur jadwalnya di mana tanggal 25 bulan sebelumnya sudah dibagi jadwal dinas baik dinas pagi,sore maupun malam.

“Walaupun tanggal merah, Nakes yang mendapat tugas tetap bertugas. Dan hal ini sudah berlangsung lama,” ungkapnya.

Untuk yang bertugas di ruang rawat jalan disesuaikan dengan jam kerja.

Terkait dengan pelayanan obat, terobosan yang dilakukan khusus untuk rawat inap, keluarga pasien tidak lagi mengambil resep di apotek.

Di ruang rawat inap sudah tersistem di mana orang dari apotek yang membawa obat ke ruang rawat dan apoteker wajib mendampingi dokter saat melakukan visit .

Baca Juga :  Bupati Ngada Launching Bulan Keteladanan Pajak bagi ASN

Selama ini keluarga diminta oleh perawat untuk mengambil sendiri obat di apotek.

“Keluarga pasien tidak lagi  antre di apotek kecuali yang rawat jalan,” tambahnya.

Untuk kegiatan pelayanan ekaristi yang juga sudah dilakukan dari pimpinan sebelumnya yaitu perayaan ekaristi yang dilakukan setiap hari Jumat.

Speaker terpasang di seluruh ruangan sehingga pasien dapat mengikutinya dari tempat tidur masing-masing dan komuni diantar ke masing-masing pasien.

RSUD Bajawa juga memiliki rumah tunggu yang lokasinya tidak jauh dari rumah sakit dan berjarak sekitar 100 meter yaitu di Daerah Padhawoli.

Dijelaskannya, rumah tunggu tidak hanya untuk pasien ibu hamil namun siapa saja keluarga pasien bisa tidur namun jumlahnya juga  terbatas dimana satu orang menjaga pasien satunya bisa istirahat.

Di rumah sakit disiapkan juga satu kamar untuk ibu-ibu yang hendak memberikan ASI bagi bayinya.

Kepada para penjaga pasien diharapkan juga untuk tetap menjaga kebersihan dan kenyamanan rumah sakit karena banyak yang membuang sampah sembarangan juga tidak datang menjenguk pasien pada waktu yang ditentukan.*

Penulis : Wim de Rozari

Editor : Anton Harus

Berita Terkait

20 Unit KDKMP di Ngada Mencapai 100 Persen Pembangunan Fisik Gerai
Enam Nelayan Selamat Usai Kapal Mori Sama 02 Tabrak Karang di Pulau Siaba Kecil
Realisasi Sementara PAD Manggarai Barat Rp.237 Miliar Lebih
Pemkab Sikka dan BTN Tandatangan Kerjasama Terkait Penyediaan Jasa Layanan Perbankan
Kasus Bunuh Diri Pelajar di Sikka Tergolong Tinggi, Dinas PKO Buat Program Layanan Dukungan Psikososial
Kelurahan Onekore Dapat Bantuan 5 Unit Rumah Layak Huni dari Bupati Ende
Lepas Kontingen Popda, Bupati Sikka Berpesan Kejar Target Raih Emas
Selamatkan Korban dan Pengungsi Gempa Bumi Flores, Aksi Flores Mendesak Tanggung Jawab Pemerintah Dalam Penanggulangan Bencana
Berita ini 617 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:34 WITA

20 Unit KDKMP di Ngada Mencapai 100 Persen Pembangunan Fisik Gerai

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:05 WITA

Enam Nelayan Selamat Usai Kapal Mori Sama 02 Tabrak Karang di Pulau Siaba Kecil

Kamis, 22 Oktober 2026 - 11:56 WITA

Realisasi Sementara PAD Manggarai Barat Rp.237 Miliar Lebih

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:37 WITA

Kasus Bunuh Diri Pelajar di Sikka Tergolong Tinggi, Dinas PKO Buat Program Layanan Dukungan Psikososial

Rabu, 21 Oktober 2026 - 21:04 WITA

Kelurahan Onekore Dapat Bantuan 5 Unit Rumah Layak Huni dari Bupati Ende

Berita Terbaru

Nusa Bunga

20 Unit KDKMP di Ngada Mencapai 100 Persen Pembangunan Fisik Gerai

Kamis, 22 Okt 2026 - 12:34 WITA

Nusa Bunga

Realisasi Sementara PAD Manggarai Barat Rp.237 Miliar Lebih

Kamis, 22 Okt 2026 - 11:56 WITA