BAJAWA, FLORESPOS.net-Bupati Ngada, Raymundus Bena resmi melantik dan mengambil sumpah Johanes Ghae menjadi Penjabat Sekretaris Daerah (Sekda), di Aula Setda Ngada, pada Kamis (26/3/2026).
Sebelumnya Bupati Ngada Raymundus Bena sempat melantik Johanes Capistrano Watu Watu Ngebu menjadi Sekda Ngada defenitif. Namun akhirnya dibatalkannya lagi dengan pencabutan SK Sekda Ngada Defenitif tersebut berdasarkan SK Bupati Ngada Nomor 172/KEP/GK tanggal 16 Maret 2026.
Lalu, pada tanggal 17 Maret 2026, Bupati Ngada Raymundus Bena melalui surat nomor 800.I.II.I/BPSDM/1/2026 mengangkat Johanes Ghae sebelumnya Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Ngada menjadi Pelaksana Harian Sekda Ngada.
Selanjutnya, berdasarkan Keputusan Gubernur Nusa Tenggara Timur Nomor 816.2.1/139/BKD.3.2 tentang Penunjukan Pejabat Sekretaris Daerah Kabupaten Ngada Bupati Ngada melantik Johanes Ghae, SH menjadi Penjabat Sekda Ngada.
Bupati Raymundus Bena usai melantik Joni Ghae tersebut mengatakan semua mempunyai semangat yang sama dalam membangun Kabupaten Ngada. Karena itu ia minta agar semua Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Ngada bersatu padu menjalankan tugasnya masing-masing.
Bupati Raymundus Bena juga mengajak ASN Kabupaten Ngada menjalankan tugasnya dengan penuh rasa tanggung jawab dan selalu kompak.
“Mari kita bangun solidaritas dan persaudaraan membangun Kabupaten Ngada tercinta ini,” ungkapnya.
Bupati Raymundus Bena mengatakan, dengan pelantikan Penjabat Sekda Ngada tersebut maka agenda – agenda ke depan berjalan dengan lancar, baik secara internal maupun sidang-sidang kedewanan yang sudah terjadwal.
Sebagai orang terdekat Bupati dan Wakil Bupati tentunya apapun yang didiskusikan harus diambil keputusan yang bijak juga harus bisa membangun koordinasi yang Solid dengan seluruh jajaran perangkat daerah.
Ditegaskan bahwa sebagai Penjabat Sekda dirinya berharap perannya untuk bisa menjaga integritas, netralitas dan yang paling penting adalah profesionalisme menjalankan tugas dan juga menjadi teladan bagi ASN yang ada.
Dimintanya juga untuk bisa memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah agar dapat melaksanakan program dan arah kebijakan daerah yang tertuang dalam RPJMD Kabupaten Ngada agar dapat berjalan dengan baik.
Dengan kehadiran Penjabat Sekda dapat mendorong percepatan reformasi birokrasi yang berfokus pada peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan publik.
Beberapa agenda ke depan seperti pengisian jabatan yang lowong untuk eselon 3 dan 4 baik mengisi yang akan pensiun juga yang lowong juga eselon 2 perlu dibentuk tim.
Tantangan kedepan berkaitan dengan batasan belanja juga menjadi perhatian dan dirinya yakin dengan kekompakan semuanya dapat dilewati dengan baik.
Kepada wartawan yang wawancaranya usai pelantikan, Bupati Raymundus Bena mengatakan SK Penjabat Sekda adalah 3 bulan untuk mendapatkan Sekda definitif.
Dirinya yakin sebelum 3 bulan Sekda Defenitif Kabupaten Ngada sudah dimiliki.
Bupati Raymundus meyakini bahwa dirinya bersama Gubernur akan duduk bersama untuk menentukan yang terbaik bagi Kabupaten Ngada.
“Saya mencintai yang Ngada dan Pak Gubernur juga mencintai Ngada. Kami juga sudah duduk bersama dan membangun komunikasi humanis,” ungkapnya.
Bupati Raymundus berharap setelah terjadi miss komunikasi yang sempat terjadi maka ke depan roda pemerintahan terus berjalan dengan. Dan yang paling penting adalah soliditas dan persaudaraan harus ada.
Pelantikan Penjabat Sekda Ngada tersebut dihadiri pula oleh Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu,Ketua DPRD Kabupaten Ngada Romilus Juji, Wakil Ketua Joys Djawa, para Staf Ahli, Asisten dan pimpinan Perangkat Daerah. *
Penulis : Wim de Rosari
Editor : Wentho Eliando










