Bank NTT Bajawa Serahkan CSR Cegah Stunting - FloresPos Net

Bank NTT Bajawa Serahkan CSR Cegah Stunting

- Jurnalis

Minggu, 17 Desember 2023 - 09:28 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BAJAWA, FLORESPOS.net-Bank NTT Cabang Bajawa, Kabupaten Ngada menyerahkan CSR (Corporate Social Responsibility) sebesar Rp 50 juta untuk penanganan stunting di kabupaten tersebut.

CSR Bank NTT sebesar Rp 50 juta dalam bentuk bantuan beras, telur ayam, susu dan makanan tambahan lain kepada perwakilan 100 anak stunting dari wilayah Puskesmas Kota dan Surisina.

Penyerahan CSR secara simbolis dilakukan langsung Pimpinan Bank NTT Cabang Bajawa Lorenso Andri Bere Mau kepada Bupati Ngada Andreas Paru bertempat di Podium Utama Taman Kartini Bajawa pada Sabtu (16/12/2023).

Pimpinan Bank NTT Cabang Bajawa Lorenso Andri Bere Mau mengatakan kegiatan “Bank NTT Berbagi Kasih” merupakan kepedulian pihaknya untuk dapat mengurangi atau menekan angka stunting di wilayah tersebut.

Di Kabupaten Ngada, saat ini upaya penurunan stunting telah mulai menunjukkan hasil yang menggembirakan. Dari 8 persen turun menjadi 3 persen dibawah kepemimpinan Bupati Ngada Andreas Paru.

Lorenso mengatakan, Bank NTT akan terus melakukan upaya menekan stunting karena persoalan ini menjadi hal yang penting untuk dilakukan semua komponen.

Baca Juga :  Buka Kegiatan FLS2N dan O2SN, Ini Kata Bupati Andreas 

Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Ngada senantiasa meminta kolaborasi semua pihak termasuk Bank NTT untuk terus bekerja sama membangun Kabupaten Ngada dalam berbagai aspek termasuk aspek kesehatan.

Kata Lorenso, dukungan Pemda bagi Bank NTT harus direspon untuk terus bersama membangun Ngada. Karena itu, kegiatan ini akan terus berlanjut dan direncanakan bulan Juli 2024 pihaknya akan memberi bantuan yang sama.

“Mudah-mudahan pemberian bantuan ini dapat memberi manfaat yang besar bagi anak-anak yang mengalami masalah stunting,” katanya.

Sementara Bupati Ngada Andreas Paru mengatakan Pemda menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Bank NTT yang terus berkolaborasi dalam berbagai aspek pembangunan salah satunya penanganan stunting di Kabupaten Ngada.

Menurut Bupati Andreas, penanganan stunting tidak bisa dikerjakan pemerintah daerah sendiri sehingga harus ada kerjasama dengan pihak lain antara lain dinas terkait, BUMN/BUMD, TNI, Polri dan masyarakat itu sendiri.

Baca Juga :  Ebin To'i Bergabung di EPA Borneo FC, Recis Bajawa Berbangga

Bupati Andreas berharap, agar beberapa tahun ke depan persoalan stunting di Kabupaten Ngada terus menurun sampai tuntas atau Zero Stunting.

Kata Bupati Andreas, Berbagi Kasih ini merupakan bentuk bagi hasil Bank NTT melalui CSR yang selanjutnya diberikan dalam bentuk beberapa barang yang diserahkan langsung kepada penerima yakni orang tua anak itu sendiri.

Karena itu, Bupati Andreas meminta kepada orang tua yang anaknya mengalami stunting agar bantuan itu sungguh-sungguh dimanfaatkan untuk kepentingan anak.

“Jangan sampai ada yang jual barang-barang bantuan untuk anak-anak ini. Apalagi pada masa Natal, jangan sampai digunakan untuk kepentingan lain,” harapnya.

Pada kesempatan itu, hadir juga Runner Up Miss Teen Beauty Indonesia 2023, Dea Fernandez yang merupakan siswi SMP Negeri 1 Bajawa. Dea juga diberi kesempatan memberikan motivasi kepada orang tua anak stunting. *

Penulis: Wim de Rozari I Editor: Wentho Eliando

Berita Terkait

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat
Pemkab Manggarai Barat Diminta Kelola Pulau Kelor, Wisatawan Kunjung 24 Jam
Pemda Flores Timur Sewa Lahan 200 Ha untuk Sentra Peternakan Sapi–Baru 30 Ha yang Dikelola
Universitas Flores Kembali Lepas Ratusan Sarjana dan 10 Lulusan Pasca Sarjana ke Masyarakat
WALHI Sebutkan Pembangunan Tambak Udang di Sumba Timur, Ancaman Serius Terhadap Ekologis
Bupati Sikka Ingatkan Bank NTT Bangun Komunikasi dengan Semua Pihak
Cross Way Putus, Akses ke Tiga Desa di Manggarai Timur Lumpuh
Pertemuan Koordinasi dan Advokasi Pelaksanaan PKG Flores Timur, Ogie Silimalar: Cek Kesehatan Gratis, Pintu Masuk Deteksi Penyakit
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:51 WITA

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:48 WITA

Pemkab Manggarai Barat Diminta Kelola Pulau Kelor, Wisatawan Kunjung 24 Jam

Rabu, 13 Mei 2026 - 20:11 WITA

Pemda Flores Timur Sewa Lahan 200 Ha untuk Sentra Peternakan Sapi–Baru 30 Ha yang Dikelola

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:05 WITA

Universitas Flores Kembali Lepas Ratusan Sarjana dan 10 Lulusan Pasca Sarjana ke Masyarakat

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:46 WITA

WALHI Sebutkan Pembangunan Tambak Udang di Sumba Timur, Ancaman Serius Terhadap Ekologis

Berita Terbaru

Nusa Bunga

Jadikan Pulau Kelor Spot Unggulan Manggarai Barat

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:51 WITA